Berubah

Berubah
Chapter 97


__ADS_3

Almira langsung saja pergi dan duduk di depan api unggun.


Lalu Ihsan duduk di samping nya sambil bernyanyi dan memainkan gitar.


Makin larut cuacanya makin dingin membuat Almira menggosok gosok kedua telapak tangannya sambil di hadapkan ke api unggun.


"Elo pasti kedinginan yah?"tanya Ihsan


"Gw ada jaket,kalo elo mau gw pinjemin buat Lo"tawar Ihsan.


"Kalo gak ngerepotin sih"-Almira cengengesan.


"Enggak ko,bentar yahh gw cari dulu habisnya gw simpen paling bawah"-Ihsan.


"Okey"-Almira.


Sebenarnya Almira hanya ingin duduk sendirian dulu dan memikirkan sesuatu yang ada di pikirannya.


"lagian sekarang gw udah mulai sayang lagi sama orang lain selain Rizki,gw minta maaf tapi perasaan emang gak bisa di paksain"dia terus mengingat ucapannya tadi.


"Gw udah mulai sayang lagi sama orang lain selain Rizki,kenapa yah pas gw ngomong itu gw jadi mikirin Rivan,apa emang gw sayang yah sama dia?tapi masa sih?"Batinnya sendiri.


Tiba tiba seorang cowok duduk di samping nya.


"Mir"ucapnya,iya dia Rivan,orang yang sedang Almira pikiran,sedangkan dia tidak menyadarinya.


"HM?"ucapnya yang masih saja melamun.


"Gw sayang sama Lo"ucap Rivan pelan,tanpa sadar dia mengucapkan kata itu di depan Almira.


"A?apa apa?"kini Almira menatap Rivan.


"Eh elo gw kirain Ihsan"-Almira.


"Barusan Lo ngomong apa?sorry gw gak denger"-Almira cengengesan lagi.


"Enggak ko,lagian gak penting juga"-Rivan.


"Oh gitu yah,yaudah"-Almira.


"Ko gw jadi gugup gini yah"batin Almira.


"ko gw jadi gugup gini yahh,ahh **** padahal baru aja gw ngomong kalo gw suka sama dia"-Rivan.


"Yaudah gw ke tenda duluan yahhh"pamit Rivan yang segera berdiri lalu pergi menuju tenda nya yang bersebelahan dengan tenda cewek.


"Kenapa tadi gw gak ngomong aja sih"ucapnya sambil berjalan dan menjambak rambut nya.


"Tapi kayaknya Rivan b aja deh respon nya sama gw,apa gw aja yang ke gr-an yahh"batin Almira.


Tak lama kemudian Ihsan kembali dengan jaket yang ia pegang lalu menyerahkan nya pada Almira dan langsung Almira pakai.


~


Keesokan harinya


"Guys hari ini tuh hari terakhir kita camping disini jadi gw mau kita semua nikmatin hari terakhir yang indah ini dengan senang senang"-Teriak Candra.


"Boleh tuh tapi kita mau ngapain?"-Tesa.


"Gimana kalo kita jalan jalan aja di sekitar hutan sini,sambil nyari kayu bakar buat api unggun soalnya kayu nya udah mau habis"-Zoe.


"Yaudah yuk nunggu apa lagi"--Rifki yang kini sudah mulai akrab dengan yang lainnya.


Siang ini,tepat pukul 12.00 mereka pergi bermain ke dalam hutan,mereka bersenang senang sambil mencari kayu bakar juga mengabadikan momen itu dengan berfoto.

__ADS_1


"Gimana kalo kita mencar cari kayu bakar nya,kita bagi kelompok, kelompok yang paling banyak ngumpulin kayu bakar bakalan di penuhin permintaan nya sama kelompok yang paling dikit ngumpulin,gimana?"saran Fadli.


"Enggak deh kayaknya bahaya, apalagi kita kan gak tau semua jalannya"protes Rivan.


"Tapi kayaknya asik tuh"-Ihsan.


"Iyah kek nya seru"-Agoy.


"Kita kan ada 20 orang nih,gimana kalo kita bagi 4 kelompok aja,perkelomok nya 5 orang"-saran Sacha.


"Boleh tuh"sahut yang lain.


Setelah membagikan kelompok,kini mereka pun mulai berpencar untuk mencari kayu bakar.


Almira sekelompok bersama Lexa,Ihsan,Candra sama Agif.


Rivan merasa kesal sekaligus iri karena tidak bisa sekelompok bersama orang yang sebenarnya ingin ia lindungi, orang yang sangat ia sayangi.


Namun kelihatannya Almira baik baik saja bersama Ihsan dan yang lainnya.


"Euhh Fik, gw pengen kencing nih,anter yukk"-Lexa.


Almira yang tengah memunguti kayu bakar pun mendongakkan kepala.


"Yah elu xa,WC kan jauh"-Almira.


"Tapi Fik,gw gak tahan nih"-Lexa.


Almira berdecak.


"Yaudahlah di semak semak sana aja"-Candra menunjuk ke sebuah arah dimana penuh dengan tumbuhan.


"Ihh gila ya lu"-Lexa.


"Iya xa,disana aja gw jagain ko"-Almira.


"Kita nunggu disini,Jan lama lama"teriak Ihsan.


"Yaudah deh,janji yah jagain"-Lexa.


Almira mengangguk.


Mereka pun berjalan sedikit menjauh dari tempat Dimana para cowok mencari kayu bakar ke arah yang lebih sepi.


"Jagain,jangan ngintip loh awas"-Lexa.


"Iya xa"Almira membalikkan badan menunggu Lexa yang tengah buang air kecil.


"Udah yukk"-Lexa.


Mereka pun berniat kembali namun saat akan melewati jalan itu mereka di hadang seekor ular berukuran cukup besar yang membuat mereka berteriak lalu berlari ke arah lain.


"Aghhh"Kedua cewek ini berteriak nyaring.


"Ada apa tuh?"-Agif.


"Tau,periksa gih takut ada apa apa"Candra.


Mereka pun berjalan ke arah suara itu dan melihat seekor ular di jalan lalu mengusirnya agar pergi dari sana.


Tapi mereka tidak melihat Almira dan Lexa.


"Mereka ko gak ada? apa jangan jangan mereka lari ke dalem lagi"-Agif.


"Kalo gitu bahaya,kita harus susul mereka"-Ihsan.

__ADS_1


Mereka pun segera berlari mencari kedua cewek itu.


Sementara itu


Nafas mereka berdua tersenggal senggal.


"Eh tunggu sa kita lari lumayan jauh loh,ayo cepetan kita balik,gw takut mereka nungguin"-Almira.


"Yaudah yokk,tapi,,,Fik,lewat jalan mana? jalannya ko keliatan sama yahh?"Lexa.


Almira menatap sekeliling,iya banyak sekali jalan kecil seperti yang tadi mereka lewati.


Almira memejamkan matanya mencoba mengingat.


"Gw inget gw inget"-Almira.


"Yaudah yuk"-Almira.


Mereka pun berjalan kembali,namun mereka harus di buat kebingungan lagi karena ada ua jalan yang sama.


"Ayo"Ucap Almira ke arah sebelah kanan.


"Tunggu deh Fik,gw rasa kesini"-Lexa.


"Apaan sih xa,jelas jelas kesini"protes Almira.


"Kesini Fik"-Lexa.


"Tapi gw inget banget kesini Lexa"-Almira.


"Yaudahlah terserah elo, Pokonya gw mau kesini"-Lexa berjalan ke sebelah kiri.


"Tapi xa,agh yaudahlah"-Almira.Dia pun berjalan mengikuti jalan itu dan tak lama kemudian menemukan tempat awal mereka kumpul.


"Tuh kan bener jalan sini"ucap Almira sendiri.


"Eh kalo gitu,Lexa salah jalan dong,gw harus susul dia"bukannya segera pergi ke tenda Almira malah masuk kembali untuk menyusul Lexa.


"Aduhh ko gak sampe sampe yahh,apa jangan jangan harusnya emang gw pergi ke jalan tadi sama Fika,aghhh gimana nih,gw harus balik lagi dong"-Lexa.


Dia pun berniat balik lagi namun.


"Nah ini dia nih yang di cari cari"ucap salah seorang yang tak asing lagi,Candra,iya Candra.


"Hah, syukurlah kalian,gw kira siapa"Lexa lega.


"Ngapain lo kesini?terus Fika mana?ko gak bareng sama Lo?"-Ihsan.


"Tadi Fika ke kanan"-Lexa.


"Tuh kan anj*r dah gw bilang si Fika pasti inget jalan ,gak kek bocah ini"-Candra.


"Apaan sih Lo"Lexa kesal.


"Yaudah buruan kita balik susul Fika"Agif.


Mereka pun kembali ke jalan dimana Fika belok dan sampai di tempat pertama.


"Lah Fika ko gak ada?"-Ihsan.


"Ya palingan juga dia udah balik duluan"-Candra.


"Yaudah kalo gitu kita balik juga yuk,cape nih gw pen istirahat"-Agif.


Mereka pun kembali berjalan menuju ke tenda.

__ADS_1


__ADS_2