Berubah

Berubah
<3


__ADS_3

"Kalo gue sih setuju setuju aja,,,"ucap Winda.


"Gue juga,,"lanjut Tesa.


"Yah kalo gue mah kayanya ngk di izinin"ucap Nova.


"Kenapa?"tanya Sacha.


"Yah Lo tau kan gimana bokap Ama nyokap gue"ucap Nova sambil memiringkan bibirnya.


"Lo sendiri sa?gimana gpp kalo kita tinggal di apartemen bokap Lo?"tanya Almira.


"Gue sih ngk keberatan,,,,kalo kalian bayar sesuai prosedur nya😂🤣"ucap Sacha sambil tertawa terbahak bahak.


"Lah urusan itu mah gampang"ucap Tesa.


"Heem"ucap Elsa sambil mengangguk ngangguk.


"Kalo elo Tan?"tanya Lexa pada Thania yang sedari tadi bengong,,entahlah,,pandangannya tertuju pada seseorang.


"Tan,,"ucap Elsa yang duduk di samping Thania sambil menyenggong perutnya.


"Iya,,,gimana?"ucap Thania seakan kaget.


"Lah ni anak malah bengong lagi"ucap Tesa.


"Gimana Lo setuju gk kalo kita tinggal di apartemen?"lanjut Lexa meyakinkan.


"Hmm gue sih harus izin dulu sama nyokap gue,,secara bokap gue kan lagi di luar kota,,,jadi nanti nyokap gue sama siapa di rumah?"tanya balik Thania.

__ADS_1


"Ya kan ada Ade lo Tan"ucap Elsa


"Oh iya ngomong ngomong lo lagi liatin apa sih?"tanya Almira penasaran.


"Itu Fik,gue liat ada cowo ganteng abis disana"ucap Thania,,jadi telunjuknya menunjuk ke sebuah meja,,dimana ada beberapa cowo yang lagi ngopi.


Almira meneguk kopi yang mulai dingin karena pembicaraan mereka.


"Hm ni anak kalo ada cogan dikit matanya langsung kebuka lebar gitu"ucap Lexa sambil tertawa.


"Ihh beneran"ucap Thania.


"Yang mana?"tanya Wanda.


"Itu tuh yang pake topi item yang pake jaket abu,,"ucap Thania memperjelas penampilan cowo yang ia maksud.


"Yang mana?"tanya Sacha sambil mengintip ngintip


Almira yang penasaran pun berdiri dan mencari cowo yang di maksud Thania.


"Itu tuhh"ucap Thania pada teman teman gilanya itu.


Almira yang melihat cowo itu seakan kaget.


"Itu,,,ahh iya ganteng banget yahh🤣"ucap Thania tertawa,,,melihat seorang cowo yang terlihat sangat jadul.


"Bukan yang itu,,,tapi yang ini"ucap Thania,,dia membelokkan wajah Almira yang salah melihat.


Seketika pandangan Almira dan cowo itu pas,berbarengan.

__ADS_1


"Hah?itu kan Rizki"batin Almira.


"Tunggu bukannya itu Almira,,,Almira itu yah"batin Rifki.


Kini pikiran Rifki terpancar untuk nge-comblangin Almira sama Rizki,,untuk nebus semua kesalahannya yang udah buat salah paham besar antara Almira dan Rizki.


Tanpa berkata apapun,,,Rifki pun berjalan mendekati meja Almira dan Geng nya.


Almira yang menyadari hal itu segera duduk dengan pipi yang mulai memerah.


"Ko bisa bisanya gue ketemu dia disini?apa emang Alloh temuin kita karena kita emang seharusnya menjalin hubungan kembali"batin Almira.


Selagi bengong Almira dikagetkan dengan Rifki yang tiba tiba saja berdiri tepat di samping Almira.


"Boleh gue minta nomor telepon elo?"tanya Rifki manis,,dia berlaga bahwa dia itu Rizki yang sangat baik hati.


"Ciee,,,ehem,,,ehem"ucap Lexa pura pura batuk.


"Udah kasih aja"ucap Nova.


Almira membisu.


"Apa ini kesempatan gue buat minta maaf atas kesalah pahaman gue sama dia selama ini,,,apa gue,,"batinnya


"Oke kalo Lo ngk mau gue aja yang kasih nomer Lo yahh"ucap Tesa,,dia mengeluarkan handphone nya.


"Maaf yah temen gue emang malu malu orang nya,,,"lanjut Tesa.


Tesa pun menyebutkan nomor telepon Almira.

__ADS_1


"Aduhh,,,andaikan mereka tau kalo Rizki ini siapa,,,"batin Almira.


"Oke,, thanks yah kalo gitu"ucap Rifki,,dia pun segera pergi.


__ADS_2