
Kini,Almira telah duduk dengan pakaian rapih,dia siap menunggu jemputan Rizki.
Entahlah,meski ini baru sore belum malam tapi Rizki minta biar Rizki jemput Almira sorenya.
Almira masih menonton story wa kontak nya.
Dan tak lupa melihat ke arah jendela memastikan Rizki belum datang.
Tringgggg
Handphone nya berdering seperti tidak biasanya,Almira pun segera mengangkat telpon itu yang tertera nama Rizki.
Halo Assalamualaikum
Suara dari sebrang.
Waalaikumsalam
Lo cepetan keluar gih gue udah di depan nih
Oh iya gue turun sekarang
Tanpa mematikan teleponnya Almira sesegera mungkin meraih tasnya dan berlari keluar tanpa berpamitan pada teman temannya.
Saat baru saja Almira keluar dari kamar,dia kaget melihat sosok Rizki yang sudah berdiri di depan pintu dengan kaos oblong berwarna kuning dan celana jeans biasa
Penampilan nya memang terlihat biasa saja,tetapi di mata Almira itu luar biasa.
"Ko elo ada disini?"tanya Almira sedikit canggung
"Lah kan elo sendiri yang share location nya sampe no kamar nya,yaudah sekalian gue kesini aja biar gue tau"ucap Rizki singkat
"Ohh gitu,yaudah yuk"ajak Almira duluan
Almira pun mematikan sambungan ponsel yang masih tersambung dan segera menyimpan handphone nya ke dalam tas.
Mereka pergi ke menggunakan mobil Avanza berwarna putih membelah jalanan kota Jakarta.
"Oh iya ngomong²,elo tinggal di apartemen?"ucap Rizki memecah keheningan.
"Iyah,tapi belum lama kok baru juga sekitar 2 hari an"jawab Almira
"Oh gituh"ucap Rizki sambil mengangguk ngangguk
Rizki diam diam melirik ke arah Almira yang terlihat sangat anggun dan cantik.
Tidak cantik bagaimana,dia memakai rok selutut,sepatu cat impor dan rambut yang di gerai rapih sebahu.
Sampai tak sengaja mata mereka berpapasan
"Apaan Lo liat liat"ucap Almira sambil tertawa-tawa.
"Apaan sih Gr banget deh lo"ucap Rizki membuat Almira bungkam
__ADS_1
"Tunggu deh,elo yang be*o apa gue yang pikun sih, perasaan gue kalo mau ke SMA enggak ngelewatin jalan ini deh"ucap Almira protes.
Memang benar,Rizki mengambil jalan yang salah,jalan yang berlawanan dengan arah ke SMA.
"Elo mau bawa gue kemana?"ucap Almira mulai panik
Rizki terus Diam dan sampai mereka tiba di sebuah perumahan mewah disana
Rizki memarkirkan mobilnya di depan rumah yang besar.
Lalu melirik ke arah Almira.
"Ayok"ajak Rizki,dia memegang tangan Almira.
Deg deg deg
jantung Almira berdetak begitu kencang.
"Kemana?"tanya Almira yang segera melepaskan tangan Rizki
"Yah ke dalem lah"ucap Rizki santai.
"Apa apaan sih Lo"bantah Almira .
"Gue harus ganti baju dulu kali,masa gue pake baju kaya beginian"ucap Rizki melihat ke arah pakaian yang ia kenakan.
"Jadi ini rumah Lo"ucap Almira ragu.
Rizki mengangguk.
"Banyak nanya,cepetan turun"ucap Rizki
Mau tak mau Almira pun turun dengan rasa gugup yang luar biasa.
"Ayo"Rizki mempersilahkan masuk
"Enggak ah gue tunggu di luar aja"ucap Almira saat mereka berada di ambang pintu.
"Gpp kali lagian gue enggak bakal apa apain elo ko"ucap Rizki yakin.
Tapi tiba tiba saja ada yang membuka pintu dari dalam.
Krek
Membuat perdebatan diantara mereka hening seketika.
"Eh bang,udah balik lagi?cepet amat"ucap Rifki,kembarannya Rizki
Almira memerhatikan wajah merekamemang sekilas tidak ada perbedaan diantara wajah mereka,mereka terlihat percis bak pinang di bagi dua.
"Mah,pah ada yang Dateng nih"teriak Rifki yang segera berdiri sedikit menjauh dari pintu.
Tiba tiba ada seseorang wanita parubaya yang datang.
__ADS_1
"Siapa Ki?"tanya wanita itu,wanita itu memakai kacamata dan tongkat untuk membantu jalan.
"Oh ada tamu,silahkan masuk"ucap wanita itu mempersilahkan Almira pun menyambut nya dengan senyuman.
"Kenalin nek ini Almira pacarnya Rizki"ucap Rizki memperkenalkan.
Almira mencium tangan wanita itu yang ternyata adalah nenek nya Rizki
Almira pun masuk dengan perasaan tak menentu
Dia panik juga malu.
"Secepat ini Rizki kenalin gue ke keluarga nya"batin Almira.
"Nila ada tamu"teriak nenek pada seorang wanita yang sedang sibuk berdiri di depan panggangan kue.
Wanita itu pun membalikan badan dan langsung menyambut Almira dengan senyuman.
Terlihat wajahnya yang seperti nya tidak asing untuk Almira.
Almira pun mencium tangan wanita itu dengan lembut,yang sudah dia tebak pasti ibunya Rizki.
"Mah ini pacaran Abang,Almira"ucap Rifki sebelum Rizki mengeluarkan kata kata.
"Oh iya silahkan duduk dulu"ucap mamahnya Rizki mempersilahkan Almira untuk duduk.
Almira tersenyum lalu mengangguk.
Dia pun duduk di sebuah kursi dekat meja makan bersebelahan dengan Rizki
"Ki apa apaan sih Lo"bisik Almira pelan.
Dia tak ingin keluarga Rizki yang lain mendengar ocehan nya pada Rizki yang enggak bilang dulu kalo mau ajak Almira ke rumaynya.
"Apanya yang apaan"ucap Rizki berbisik juga.
"Ehem ada yang bisik bisik ni"goda Rifki yang ternyata sedang memperhatikan mereka dari tadi.
"Bang*e"ucap Rizki sambil melotot.
Almira ikut ikutan melotot.
"Waselow waselow"ucap Rifki menunjukkan telapak tangannya.
Mamah Rizki yang sepertinya mendengar pun hanya tertawa kecil melihat kelakukan 2 putra kembarnya ini.
Sedangkan nenek nya Rizki hanya menggeleng gelengkan kepala sambil menikmati secangkir teh di atas meja makan yang besar.
Almira dan Rizki terus saja berdebat.
Sedangkan Rifki masih dalam posisi tadi,duduk di kursi sambil menikmati Snack yang ada di toples.
"Ternyata Almira cantik juga"batin Rifki yang seperti nya mulai tertarik pada Almira yang sangat manis.
__ADS_1
Tapi Rifki buru buru menghapus pikiran itu dengan menggelengkan kepala,mengingat kalo dia enggak mungkin bisa deketin Almira yang masih menjadi pacar kakak kembarnya itu.
Untuk kali ini segini aja yah maklum author nulis nya malem malem jadi author harus istirahat jangan lupa baca kelanjutannya nya yah,