
Rifki masih syok mendengar perkataan Rizki.
Ternyata cewe cantik itu orang yang sempat ia saat di SMA.
"Udah jelas kan sekarang?Lo mau kan maafin gue?Lo mau kan jadi cewe gue lagi?apa seengak nya kita sahabatan lagi?"tanya Rizki.
Tiba tiba saja Ihsan datang karena melihat keributan dan Almira yang tak kunjung kembali.
"Apa apaan sih ni,,dia siapa Fik?"tanya Ihsan pada Almira yang mematung.
Almira meneteskan air mata.
Namun ia segera mengusap air mata itu.
"Jadi Lo Almira?"tanya Rifki yang sedari tadi diam saja.
Kini Rifki mendekati Almira.
"Gue minta maaf,,,maafin gue,,,karena gue hubungan kalian bisa hancur kaya gini"ucap Rifki,entahlah dia yang biasanya suka bercanda sepertinya kali ini dia sangat serius.
"Gue udah maafin elo ko,,karena gue tau ini semua cuman kesalah pahaman"ucap Almira yang ternyata dia dari tadi diam karena sedang merenungkan semuanya.
"Jadi Lo mau balikan sama gue?"tanya Rizki.
"Ohh jadi cowo ini mantannya Fika ngk boleh gue biarin nih mereka bersatu lagi"batin Ihsan.
"Kalo buat itu gue masih butuh waktu"ucap Almira mencoba membuang muka.
__ADS_1
"Tapi kan?,,,"ucapan Rifki terpotong.
"Gue masih belum bisa dengan ikhlas nerima semua kenyataan ini,,karena cinta itu ngk perlu kebohongan,,,kenapa Lo ngk jujur aja dari awal ?dengan itu mungkin sampai saat ini kita masih bersama"ucap Almira, Entahlah perkataan itu tiba tiba saja terucap dari seorang Wafika Almira.
"Udah Fik ayo kita pergi,,"ucap Ihsan,dia menarik lengan Almira.
"Gue masih akan tunggu keputusan Lo"teriak Rizki.
Almira pun pergi bersama Ihsan.
"Gue minta maaf yahh semuanya salah gue"ucap Rifki.
Namun Rizki tidak menghiraukan nya dia terus memandangi mobil yang Almira dan Ihsan naiki yang lama kelamaan mulai tak terlihat.
Sementara itu,,,,
"Fik cowo tadi mantan Lo yahh?"tanya Ihsan di mobil.
"Oke gue ngerti sekarang ternyata dia itu galmove sama salah satu cowo kembar tadi"batin Ihsan.
Mereka pun tidak membicarakan apa apa yang terlihat hanyalah kesunyian.
Hingga,,,
Ckit
Mobil mereka telah sampai di depan rumah Almira.
__ADS_1
"Thanks yahh Sann"ucap Almira sembari turun dari mobil itu.
Ihsan tersenyum.
"Fikk gue tunggu jawaban pasti dari Lo"ucap Ihsan.
Almira hanya membalas dengan senyuman.
Mobil milik Ihsan pun pergi.
Almira pun masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamarnya.
Dia langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Dia menyeka air mata yang tumpah membasahi pipinya.
"**Kenapa Lo mutusin gue?"tanya Almira.
"Kenapa?Lo tanya kenapa?ngaca,,"teriak Rizki membuat semua orang melihat ke arah mereka**.
Lo itu udah jelek,cupu ngeselin lagi,,,harusnya Lo nyadar Lo tuh jelek ngk mungkin ada yang mau jadi pacar Lo bahkan kalo ngk ada lagi wanita di dunia ini,,,ngk ada yang mau sama lo,,dan satu lagi jangan pernah ganggu hidup gue lagi mulai saat ini,besok dan selamanya"bentak Rizki.
"Ternyata selama ini gue udah salah paham"batin Almira.
"Gue bodoh,gue emang bodoh harusnya gue dengerin dulu penjelasan dia waktu itu,mungkin gue ngk bakal ngerasain gimana rasanya sakit hati"teriak Almira di kamarnya.
"Sekarang apa yang harus gue lakuin? sebenernya gue masih sayang sama Rizki tapi,,,,,gimana sama Ihsan?"tanya Almira pada dirinya sendiri.
__ADS_1
Semalaman dia tidak bisa tidur nyenyak karena terus terbayang bayang semua yang terjadi tadi.
Skip