Berubah

Berubah
makasihh


__ADS_3

"Hey,,"teriak lembut seseorang di tepat di telinga Almira.


Almira pun membuka mata yang dirasanya berat sekali.


Tatapan nya tertuju pada laki laki yang berada di samping nya,tepat di depan stir.


Menyadari semuanya,Almira kaget dan segera membenarkan posisi duduknya.


"Udah nyampe?"tanya Almira kaget.


Dia menatap sekeliling.


Dan akhirnya dia lega melihat mobil Rizki yang ternyata terparkir di depan rumah Almira.


"Iyah,,,elo mau balik apa tetep tidur di mobil gue?"tanya Rizki halus.


"Oh iya sorry gue ketiduran,,,habisnya gue ngantuk banget"ucap Almira sambil menahan mulutnya yang menguap.


Sebelum Rizki mengatakan apa apa,Almira pun segera turun dari mobil Rizki dan berjalan menuju rumah nya.


"Mir,,"tiba tiba saja terdengar suara Rizki saat Almira berjarak sekitar 5 langkah dari mobil nya.


Sontak Almira berhenti dan menoleh.


"Makasih untuk malam ini"ucap Rizki.Dia terlihat so sweet banget.


Deg deg


Jantungnya berdetak kencang tak karuan.


Dia merasakan pipi nya yang mulai memanas.


Sebelum warna pipinya berubah menjadi merah,dia segera berlari menuju pintu masuk.

__ADS_1


Rizki menyunggingkan sebuah senyuman.


Setelah pasti melihat Almira masuk ke dalam rumah,,Rizki pun melajukan mobilnya,,membelah jalanan kota Jakarta malam yang lumayan sepi karena sudah hampir tengah malam.


Almira terus melihat ke arah jendela di ruang tengah,,memastikan Rizki sudah benar benar pergi.


Setelah memastikan Rizki pergi,dia pun segera membalikkan badan menuju kamar nya.


"Ehem"tiba tiba saja suara Lexa terdengar jelas di kuping Almira sampai sampai dia kaget.


"Apaan sih Lo"ucap Almira gugup.


"Ciee yang habis nge-Date sama doi"goda Elsa yang ternyata sedang duduk di sofa,,sambil menonton acara drakor di Tv dan menikmati kacang di dalam toples.


"Iyah,sampe di gendong segala"lanjut Sacha.


Disertai tawa yang lainnya.


"Yaelah,,,kaya ngk pernah aja kalian"sabung Tesa.


"Lagian kalian,,,ngerjain gue sampe gue jatoh segala,,,kan sakit tau"ucap Almira,dia meletakkan tas nya di atas meja.


"Kenapa kalian ngk ngomong dulu sebelumnya"lanjutnya.


"Yahh namanya juga nge-prank yah harus beneran dong jangan sampe gagal dan kayak di buat buat"ucap Lexa,,,dia segera duduk di karpet berbulu depan televisi.


"Iyah sih,,tapi kaki gue sakit banget sumpah"-Almira ngotot.


"Itu gpp"ucap Tesa sambil menunjuk kaki Almira dengan jari telunjuk nya.


Almira segera melihat ke arah kakinya.


Iyah sih,,dia juga ngk nyadar,,ternyata kakinya udah enggak sakit lagi semenjak di pijit sama Rizki.

__ADS_1


"Iya ini juga berkat Rizki"ujar Almira.


"Oh iya Fik,,ngomong ngomong,,,tadi gue sempet liat dia panggil Lo Mir,,Apa nama panggilan elo?"tanya Lexa heran.


"Iyah emang sih waktu SMA nama panggilan gue bukan Fika tapi Almira"ucap Almira.


"Oh iya btw,,gue,Elsa,sama Tesa ikutan nginep gpp kan?"tanya tanya Sacha.


"Yah gpp lah"ucap Almira.


"Malahan gue seneng,,ada temen"lanjutnya.


Mereka pun mengangguk setuju.


"Ya udah cepetan,ke kamar yuk"ajak Almira.


Dia merasa dia sudah tidak bisa lagi menahan kantuk yang sudah terasa sejak dia pertama naik ke dalam mobil Rizki.


"Ihh,,bentar dong,,drakor nya seru banget"ucap Elsa


"Ya udah elo sendiri aja disini,,kita mau naik"ucap Tesa.


"Awas Lo di rumah Fika banyak setan"bisik Lexa


Perkataan Lexa membuat Elsa menelan ludah.Elsa menatap teman temannya yang sudah sampai di tengah tangga.


Tanpa pikir panjang dia Elsa segera berlari menyusul Almira dengan raut wajah ketakutan,,tanpa mematikan televisi.


"Ngikut juga nih anak"ucap Tesa seakan meledek.


Elsa memanyunkan bibirnya


"Emang bener di rumah Lo banyak setan Fik?"tanya Elsa polos.

__ADS_1


Hingga samar samar suara derap kaki mereka tidak terdengar lagi.


__ADS_2