Berubah

Berubah
Gue Wafika(


__ADS_3

"Ngk gue yakin gue ngk salah orang Lo Almira kan?"tanya Rizki mencoba menahan Almira dengan berdiri di hadapannya.


"Nama gue Wafika,,,"bentak Almira sembari meluapkan semua amarahnya yang selama ini ia pendam.


"Iya gue tau nama Lo itu Wafika Almira kan?seseorang yang paling gue cintai"ucap Rizki.


"Bangs*t Lo ngomong cinta hah?gila apa ni cowo"batin Almira kesal.


"Gue Wafika dan tolong jangan sebut nama Almira lagi karena gue ngk kenal sama Lo,,,"teriak Almira.


"Gue mohon Mirr gue cuma mau mastiin kalo Lo itu beneran Almira,,,yang udah salah paham selama ini"ucap Rizki.


"Salah paham?gue gk salah denger?"batin Almira yang menjadikan amarah nya semakin meluap luap.


"Gue bukan Almira dan gue mohon Lo pergi sekarang dari hadapan gue"ucap Almira,dia masih tetap berbohong.


"Mirr mau sampai kapan sih Lo bohong,udah jelas jelas Lo tuh Mira,,,,"ucap Rizki.


Almira menelan ludah.

__ADS_1


"Okehh iya,iya gue Almira gue Almira orang yang Lo kenal selama ini Almira yang udah Lo jelek jelek kin Almira yang cupu,jelek Iyah gue dia ,,puas Lo sekarang?"Almira mencoba berterus terang.


Rizki masih terdiam.


"Udah mendingan Lo sekarang pergi dari hadapan gue karena gue muak sama semua ini"bentak Almira mengusir Rizki.


Almira pun mencoba pergi dari sana.


Ternyata dari kejauhan Rifki sedang memperhatikan mereka berdua dan hendak menghampiri mereka.


"Gue mohon Mir dengerin penjelasan gue"ucap Rizki mencoba menahan agar Almira tidak pergi sebelum dia menjelaskan semuanya.


"Ngk perlu Lo jelasin"ucap Almira dia berlari.


Almira pun berbalik badan.


Kini Rifki berdiri di pinggir Rizki.


Seketika suasana hening sesaat.

__ADS_1


"Apa apaan sih ini pasti mimpi kan?Rizki?ada dua?apa apaan sih"ucap Almira seakan tak percaya.


"Ini kenyataan nya Mirr"ucap Rizki.


"Apa apaan sih nihh ngk jelas banget"ucap Rifki yang masih belum sadar bahwa itu Almira anak SMA yang selalu dia ejek ejek.


"Dan yang waktu itu permaulin Lo di depan orang banyak itu bukan gue tapi kembaran gue Rifki"ucap Rizki mencoba menjelaskan semuanya


"Permaulin?gue?permaulin siapa sih?"tanya Rifki pelan.


"Jadi waktu itu ngk banyak orang tau kalo kita itu kembar,,yang tau itu cuma temen sekelas kita,Bahkan mereka juga di tuntut yu untuk ngk bilang sama siapa siapa dan saat gue pacaran sama Lo semua orang nyangka kalo Lo pacaran sama Rifki karena waktu itu yang populer di sekolah itu cuma Rifki,sedangkan gue ngkk,,,kenapa waktu itu dia ngomong kaya gitu karena dia kesal,selalu dianggap pacaran sama Lo,,,dia kira dengan ngomong kaya gitu semuanya bakalan beres tapi ternyata Lo sakit hati dan pergi sebelum dengerin penjelasan gue"ucap Rizki panjang lebar.


"Mungkin Rifki cuman mau malu maluin si cupu depan banyak orang"


"**Pacar hah?gue pacar Lo?"


"Ya udah kalo gitu kita putus**,,,"


"Lo itu udah jelek,cupu ngeselin lagi,,,harusnya Lo nyadar Lo tuh jelek ngk mungkin ada yang mau jadi pacar Lo bahkan kalo ngk ada lagi wanita di dunia ini,,,ngk ada yang mau sama lo,,dan satu lagi jangan pernah ganggu hidup gue lagi mulai saat ini,besok dan selamanya"bentak Rizki.

__ADS_1


Ingatannya kembali berputar.


"Ternyata semua perkataan itu bukan dari Rizki melainkan Rifki"batin Almira.


__ADS_2