
Pagi ini cahaya mentari pagi menembus jendela kamar Almira,menyoroti satu per satu wajah cantik 5 cewe yang tengah tertidur pulas itu.
Tak ada satu pun yang bernafas,maksudnya ngk ada satupun yang ingin membuka mata.
Semuanya enggan membuka mata karena mata yang di rasanya masih sangat berat.
Mau tidak berat bagaimana?mereka tidur memang larut sekali karena habis pada nonton drakor semalam.
Mereka dapat tertidur mungkin pada jam 2 pagi.
Itu juga karena Almira yang menakut nakuti mereka dengan berkata bohong kalau lewat jam 2 suka ada yang ngetuk ngetuk pintu.
Yah,karena mereka semua penakut,mereka percaya dan dapat tertidur.
Udah lama juga yah kita cerita cerita,ko belom pada bangun juga?
Perlahan Almira membuka matanya,melihat ke sekeliling dan menemukan teman teman gilanya yang tidur di sembarang tempat.
Dia enggan untuk bangun,,,apa lagi saat dia melihat jam,,,
"Eh tunggu"Almira mengeluarkan suara.
Dia melihat ke arah jam dinding hello Kitty yang menggantung di dinding kamarnya.
Dia harap sekarang jam menunjukan waktu masih pagi.
Namun,,,jam menunjukkan pukul 10 siang.
"What?"ucap Almira nyaring.
Membuat Lexa ingin sekali menutup telinga nya yang dirasa sakit karena teriakan Almira.
"Apaan sih Fik?"tanya Elsa yang baru saja bangun dan masih mengucek ngucek matanya yang masih ingin terlelap.
"Udah jam sepuluh ****"ucap Almira,dia segera menyingkirkan selimut dan berdiri lalu membenarkan posisi rambutnya yang berantakan.
"Bibi ko ngk ngebangunin yah?"tanya Almira entah pada siapa.
__ADS_1
Elsa mengangkat bahu.
"Hey bangun heyy"teriakan Elsa mampu membuat Tesa,Lexa dan Sacha terbangun dan menatap tajam ke arahnya.
"Ganggu aja"ucap Tesa yang kembali tengkurap sambil memeluk guling.
"Udah jam sepuluh nih"ucap Elsa.
Sontak semuanya kaget dan segera berdiri.
"Apa?jam sepuluh?"teriak Sacha kaget.
"Kenapa kalian ngk bangunin gue sih"oceh Lexa.
Yang segera membereskan tempat tidur yang sangat berantakan karena tidur mereka berdesakan.
"Mau bangunin gimana orang gue aja baru bangun"timpal Almira.
Yang membuat semua terdiam.
"Non,,,udah pada bangun?cepetan sarapannya udah jadi"ucap Bi Inah di belakang pintu yang entah di kuci entah tidak.
"Ya udah mending makan aja dulu,biar ngk stress"ucap Tesa,disusul tawanya yang garing.
"Garing Lo"sindir Elsa yang segera keluar membuntuti Almira yang telah turun duluan.
"Suka suka gue dong"sahut Tesa.
,,,
Kini mereka telah berdiri di meja makan.
Almira menggeser kursi lalu duduk di salah satu kursi.
Sacha duduk di samping Almira dan berhadapan dengan Lexa
Sedangkan Tesa duduk di samping Lexa dan samping Almira.
__ADS_1
Mereka masih sibuk menatap makanan yang berada di meja makan.
Sedangkan bi Inah masih sibuk dengan telur yang sedang ia goreng
Lalu tak lama kemudian Bi Inah selesai menggoreng telur dan disimpan nya telur itu di atas meja.
Lantas Almira pun menyinduk beberapa galo nasi ke atas piring nya.
Dia menatap paha ayam yang membuat perutnya semakin meronta ronta minta di isi.
Dia pun mengambil satu potong ayam goreng.
Tak lupa mengambil telur yang sudah pas di goreng,5 buah.
Dia mengambil sendok lalu perlahan membuka mulutnya dan menyinduk kan nasi.
Hingga 15 menit berlalu.
Mereka telah selesai sarapan dan masih duduk di sana.
"Oh iya,bukannya kita mau ke apartemen sekarang?ayo soalnya gue udah ngomong sama bokap gue kalo gue ke apartemen jam 11 pagi sekarang"ucap Sacha tiba tiba.
"Jam sebelas?"tanya Tesa.
"Ya udah gue siap siap dulu pulang yah,buat bawa barang barang gue"lanjut Tesa.
"Lo ngk mandi dulu?"tanya Almira.
"Alah nanti aja"ucap Tesa santai.
"Jorok amat"timpal Elsa.
"Bodo"ucap Tesa acuh.
Dia pun segera berlari ke atas megambil tas nya dan turun lagi.
"Gue balik duluan yah,,,nanti gue langsung aja ke apartemen bokap Lo"ucapnya pada Sacha dan yang lain.
__ADS_1
"Siip"ucap Sacha megancung kan jempol.