Berubah

Berubah
Ngafe


__ADS_3

Almira segera berdiri dan mengambil handphone nya yang berdering.


Ada notifikasi pesan masuk.


Almira segera membaca pesan itu.Senyumnya mengembang saat melihat nama yang tertera Rizki.


Dia pun segera membalas pesan itu.


Almira


Udah siang kali


Jawab Almira,meski kelihatan jutek tapi aslinya dia tak henti tersenyum sendiri.


"Cie yang udah sah punya pacar"ucap Lexa tiba tiba, ternyata dari tadi dia sedang memperhatikan Almira yang senyam senyum sendiri.


"Apaan sih"bantah Almira.


Dia pun kembali menatap layar handphone nya.


Tring


Rizki


Iyah Sorry habisnya gue baru bangun sih


Pesan dari Rizki.


Almira


Yaudah gue juga bercanda ko



Rizki


Bay the way lagi ngapain?



Almira


Ini lagi pada ngumpul sama temen temen



Rizki


Awas loh kalo main sama cowo🤣



Almira


Apaan sih dasar,receh!!



Rizki


Ngk lah gue bercanda,masa gue se alai itu


Gue bukan Rifki🤣



Almira


Terserah


"Hey guys,laper nih beli cemilan Kek"ucap Tesa sambil memegangi perutnya.


Sontak semuanya melihat ke arahnya


Dia tersenyum malu.


"Malah pada bengong,seriusan gue laper"ucapnya lagi.


"Gimana kalo kita makan di cafe?"saran Elsa.

__ADS_1


"Boleh juga"lanjut Lexa


"Gimana Fik?"tanya Lexa pada Almira yang masih berfokus pada layar handphone nya.


"Boleh"ucap Almira.


" Yaudah sekarang aja"ucap Tesa.


"Sekarang?"tanya Sheren yang sedari tadi terdiam


"Ya iya lah kan laper nya juga sekarang,masa kita ke cafe taun depan"ucap Tesa kesal.


"Yaudah jangan banyak bacot, yuk"ajak Sacha yang sudah berdiri duluan


Almira pun segera mengirim pesan singkat.


Almira


Nanti kita sambung yah,bye:\)


Almira pun mengambil tas nya lalu memakai sepatu dan segera berjalan ke luar menuju parkiran


Mereka pergi kesana 2 mobil.


Almira,Lexa,dan Sacha naik mobil milik Lexa.


Sedangkan Elsa,Tesa,dan Sheren naik mobil Sheren.


Tidak perlu waktu yang lama untuk sampai di cafe itu,karena jaraknya juga enggak terlalu jauh.


Sesampainya di cafe mereka segera mencari tempat yang kosong,saat ada satu bangku yang kosong mereka pun segera duduk.


"Tunggu,mening kita makan di atas,biar lebih sejuk"ucap Tesa yang baru saja sampai.


"Apaan sih ko kan sama aja"protes Elsa.


"Ya beda lah di atas tuh,kita bisa sambil liat pemandangan Jakarta"lanjut Tesa dengan logat so-manis.


"Ya udah lah ada bebernya juga kata dia"lanjut Sheren.


Mereka semua pun setuju lalu naik ke atas dan duduk persis di meja yang berada di ujung,meja tanpa atap dengan itu kita bisa melihat pemandangan Jakarta.


Setelah semua nya memesan pelayan itu pun pergi.


Tak lama kemudian 2 orang pelayan lain datang dan menyuguhkan makanan yang mereka pesan


Entah karena lapar,atau memang doyan mereka dapat menghabiskan semua makannya dalam waktu kurang lebih 17 menit.


"Udah lama banget yah kita ngk makan seenak ini"ucap Tesa sambil memegangi perutnya yang kenyang.


"Udah kenyang sekarang?"tanya Elsa.


"Iya lah"ucap Tesa mantap.


"Lo tuh harus jaga,tuh perut udah kaya ibu hamil aja"goda Elsa, diiringi tawanya.


"Apaan sih Lo tapi kan seenggaknya gue enggak segendut Riri dan enggak sekurus elo kali"ucap Tesa tak mau kalah.


Memang diantara mereka Elsa lah yang paling kurus,padahal dia makan banyak tapi enggak tau kenapa dia ngk gendut gendut.


"Dasar"ucap Elsa marah.


"Xa anter ke WC yu"ajak Sheren sambil memegangi perutnya.


"Apaan sih Lo males ah"ucap Lexa yang sedang asyik memegang handphone nya.


"Lah elo may enggak solidaritas"ucap Sheren.


Dia pun berjalan mendekati Tesa.


"Sa Anyer yu"ucap Sheren memelas.


"Enggak ah"ucap Tesa.


"Lah kalian ini gimana sih,cepetan dong ngk tahan nih pengen Pup"ucap Sheren lagi.


Suaranya terlalu keras sehingga mungkin terdengar beberapa orang yang segera mengarahkan pandangannya pada Sheren.


"Berisik Lo"ucap Almira yang menyadari beberapa orang melihat jijik mereka

__ADS_1


"Yaudah ayo"ucap Almira yang segera berdiri dan melangkah pergi menuju WC.


"Makasih banyak yah Fik,gue udah ngk tahan lagi pingin,,"Almira segera menutup mulut Sheren menggunakan tangannya.


"Yaudah diem"sentak Almira.


Sheren pun terdiam.


Mereka pun sampai di depan kamar mandi.


"Sana,gue nunggu di luar aja"ucap Almira.


"Tapi tungguin yah"ucap Sheren.


Almira mengangguk.


Sheren pun lari lari kecil kedalam WC.


Almira mengeluarkan handphone nya dan sedikit menjauh dari WC,menuju lahan kosong,Dimana kita bisa melihat pemandangan Jakarta dari sana.


Dia mengambil beberapa Poto,bukan mempoto dirinya tapi dia memoto keindah Jakarta.


"Iyah, namanya Rizki katanya dia kuliah di Universitas Pancasila"Ucap Ihsan pada teman temannya,tersempil di tangannya sebuah rokok yang masih menyala.


"Tunggu deh,bukannya itu Wafika"ucap Zaky menunjuk Almira


"Iyah Iyah itu Wafika,buset cantik bener yah"lanjut Rindar.


"Tunggu bentar"Ihsan berjalan menuju Almira dan membuang puntung rokok yang segera ia injak


Merasa ada yang berdiri di belakang nya,Almira berbalik badan.


"Lo udah"ucapannya terputus ketika melihat ternyata yang berdiri itu bukan Sheren melainkan Ihsan.


"Hai Fik"ucap Ihsan ramah.


"Hai"ucap Almira canggung.


"Lo kesini sama siapa?"tanya Ihsan.


"Biasa,,,"ucap Almira.


Almira memang terlihat sangat hangat bila bersama teman temannya,namun dengan yang lain dia terlihat sedikit ngartis dan dingin


"Oh,Fik gue masih nunggu jawaban Lo"ucap Ihsan.


Tiba tiba saja Almira teringat bahwa dia memang belum sempat memberi keputusan pada Ihsan,istilahnya Ihsan digantung.


Belum sempat Almira mengatakan apa apa,Ihsan sudah angkat bicara.


"Iyah gpp gue tau ko,Lo udah balikan kan sama mantan Lo yang waktu itu ketemu kita di lestoran"ucap Ihsan.


Perkataan itu membuat Almira melotot.


Ihsan ko bisa tau?


"Gak papa mungkin gue belum pantes buat Lo,tapi asal Lo tau gue ngk bakal tinggal diem,gue pasti bakal dapetin semua yang gue mau"ucap Ihsan yang segera pergi.


Entahlah ucapan Ihsan itu bagaikan sebuah ancaman untuk Almira


Apa Ihsan bakal macem macem?apa dia bakal sakitin Rizki?Tapi pikiran itu segera ia hapus teringat bahwa Ihsan memang tidak mengenal Rizki lagi pula Rizki itu enggak sekampus sama mereka makannya bakalan susah kalo cari tau tentang Rizki.


Tak lama kemudian Sheren keluar dari dalam WC.


Mereka pun segera kembali ke tempat teman temannya.


,,,


Sebelum mau minta maaf karena aku udah lama ini ngk up,tapi aku juga ngucapin banyak makasih buat yang selalu semangatin aku.


Oh iya kalo ada yang punya ide buat alurnya,atau mau tau alur dari author bisa langsung di komen atau bisa add wa aku


08882333829


Bisa juga follow Ig aku terus chatt @fadilahrns


atau FB,Fadila Hrns


Jangan lupa Like and Komen Yah,kalo misalkan ada masukan jangan sungkan buat komen

__ADS_1


Makasih;))


__ADS_2