Berubah

Berubah
Chapter 79


__ADS_3

Almira dan teman temannya tengah sibuk menonton televisi di pagi yang lumayan cerah ini.Hari ini mereka memang tidak datang ke kampus,dengan segala alasan kecuali Tesa.


Tesa memang ada jadwal hari ini,jadi mau tidak mau dia harus berangkat sendirian.


Almira,dia tengah sibuk memandangi potonya dengan Rizki yang diambil kemarin.Iyah senyum nya terukir ketika melihat wajah tulus Rizki.


Namun tiba tiba saja Elsa merebut handphone nya itu.


"Apaan sih sa"cibir Almira tak rela handphone nya di ambil begitu saja.


"Ohh foto kemarin,sa Lo cocok juga ternyata sama Rizki,kenapa enggak ajak dia jadi model aja sih"ucap Elsa.


"Oh iya gue hampir lupa,Minggu depan juga gue emang ditawarin jadi model sama nyokap gue"sahut Almira


"Sama Rizki"lanjutnya setelah menjeda perkataan nya.


"Yaudah keep Longsat aja"ucap Lexa yang tiba tiba saja nimbrung.


"Eh,katanya jangan suka bilang langgeng langgeng atau keep Longsat gitu,nanti hubungan nya bisa putus di tengah jalan"ucap Sheren


Yang lainnya pun cekekehan.


"Apaan sih,mitos aja di percaya"ucap Sacha diselangi tawanya yang begitu pecah.


"Iyah aduhh"lanjut Almira dengan wajah berseri seri.


"Yaudah kalo enggak percaya"ucap Sheren lirih.


Tiba tiba saja handphone Almira berbunyi.Ada yang Nelpon.


"Oh Rizki gue kirain siapa"ucap Almira sesaat sebelum mengangkat telepon itu.


A\=Halo Assalamualaikum


R\=Waalaikumsalam,Mir elo enggak kemana mana?


A\=Pagi ini sih enggak tapi nanti siang gue ada latihan seleksi raja ratu kampus


R\=Yaudah deh'(


A\=Emang nya ada apa Ki?


R\=Tadinya gue sama Rifki mau pergi ke Bogor,ke rumah nenek awalnya gue mau ngajak elo,tapi yaudahlah


A\=Apa gue izin dulu aja yah


R\=Gausah Gausah,gpp lagian enggak lama ko nanti malem udah balik lagi.


Iyah elo enggak usah khawatir ada gue ko


Terdengar suara dari sebrang


Apaan sih Lo siniin(Rizki)


Ih bentar pelit amat(Pekik Rifki)


Rizki berangkat sama gue jadi tenang aja,kalo ada cewe deketin dia,gue biarin aja biar nanti elo sama gue(Rifki tertawa terbahak bahak)


Be*o(Rizki dapat meraih kembali ponsel nya yang semula di tangan Rifki)


R\=Sorry biasa tuh si Fakboy ikut ikutan aja


Almira tertawa


A\=Iyah gpp Santai aja kali

__ADS_1


R\=Yaudah gue tutup dulu telpon nya nanti gue kabarin lewat chatt,gue mau siap siap dulu,semangat latihannya bawel


A\=Yaudah katanya mau siap siap


R\=Yaudah byee


A\=Bye


Beep.


Sambungan mati.


"Apaan?"tanya Sacha penasaran.


"Itu Rizki mau ke Bogor ke rumah neneknya"ucap Almira santai.


"Sendirian?"tanya lagi Sacha.


"Enggak lah sama Rifki"jawab Almira lagi.


Sacha mengangguk ngangguk mengerti.


"Oh iya Fik,gue minta no Rifki Rifki itu dong"ucap Elsa sambil nyengir.


"Iyah gue juga"timpal Sheren


"iya iya nanti gue kirimin"ucap Almira.


Elsa pun tersenyum lega.


"Tadi gue denger,Rizki ngajak elo yah"pekik Lexa.


Almira mengangguk.


"Kenapa elo enggak ngikut aja?"ucap Lexa.


"Ohh"ucap Lexa dengan bibir yang membulat.


Waktu terus berputar hingga kini jam menunjukkan pukul 11 siang.Iya,Almira sudah siap dengan rok selutut berwarna maroon,dia akan pergi ke kampus beberapa menit lagi.


Setelah merasa pas,Almira pergi naik taksi,dia sengaja tidak membawa mobil hari ini,karena mobilnya akan di servis karena udah 2 bulan belum ganti oli.


Almira sampai di kampus dan langsung pergi ke tempat dimana latihan seleksi nya di selenggarakan.


Singkat waktu,kini Almira tengah berdiri di depan kampus menunggu Taksi yang tak kunjung datang,hingga akhirnya sebuah mobil sport biru berhenti.


Dari dalam mobil keluar seorang cowok berparas tampan dengan gayanya yang cool mendekati Almira.


"Kok belom pulang Fik"ujar Cowo itu,siapa lagi kalo bukan Ihsan si pangeran kampus


"Iyah ni,tau enggak ada taksi lewat dari tadi"pekik Almira kesal.


"Yaudah gue anter aja"ucapnya singkat.


"Enggak ngerepotin?"tanya balik Almira memastikan,cewe ini memang tidak enakan.


"Enggak lah santai aja"ucap cowo itu.


Almira pun mengangguk dan langsung naik ke dalam mobil Ihsan.Saat mereka baru saja pergi sebuah motor ninja berhenti di tempat yang sama.cowo itu memandangi mobil Ihsan yang lama kelamaan mulai pergi menjauh.


Entahlah,cowo itu begitu penasaran dengan sosok Almira.Sejak pertama melihatnya dia melihat sosok yang berbeda dari yang lainnya.


Hampir tiap hari cowo itu melihat gerak gerik Almira.Iyah,siapa lagi?itu adalah cowo yang pernah Almira tabrak di apartemen.Siapa yang nyangka kalo ternyata cowo itu tertarik dengan sosok Almira.


Setelah berhenti beberapa menit, Kini cowo itu pun pergi ke arah apartemen.

__ADS_1


"Makasih yahh San"ucap Almira sebelum dia turun dari mobil Ihsan.


"Iya sama sama"ucap Ihsan manis dengan senyum yang terukir di bibirnya itu.


"Yaudah gue masuk dulu yah bye"Almira melambaikan tangan lalu pergi menjauh dari mobil Ihsan.


Kini Almira telah sampai di depan kamar apartemen nya dan langsung masuk begitu saja.


Hari menjelang malam dan Rizki belum mengabari Almira padahal jam 12 lewat 2 menit tadi Rizki sudah ngabarin kalo dia udah di jalan.


Masa jam segini belum nyampe?tapi yaudahlah mungkin dia sibuk.


Hati memang tak pernah salah,sebuah pesan masuk dari Rizki


Rizki


Sorry baru ngabarin,hp gue lobet jadi gue


cas dulu



Almira


Iyah gpp,Lo jadi pulang malem ini?



Rizki


Kayanya gue pulang besok sore aja deh


Soalnya mamah yang minta gue Ama


Rifki buat nginep,katanya bahaya kalo


pulang malem



Almira


Iyah hati hati yah,Jan lupa besok kabarin


kalo mau pulang:v



Rizki


Iyah,nanti kita sambung yah,Rifki minta


Main PS nih



Almira


Iyah sono kesian kalo main sendiri



Rizki


Yaudah bye

__ADS_1


Almira tidak berniat membalas pesan itu dia pun memilih untuk rebahan sambil dengerin musik di kamarnya bersama Lexa.


Alunan musik yang begitu merdu mampu menina bobo kan Almira dan Lexa yang kini sudah tertidur pulas.


__ADS_2