
Tak lama kemudian,Nila,mamahnya Rizki datang menghampiri kami yang tengah duduk di kursi tamu dengan sebuah nampan yang berisikan potongan potongan Pizza yang sepertinya sangat Lezat.
"Nah,,,ini ada pizza dimakan yahh,,ini buatan Tante sendiri loh"ucap mamah nya Rizki.
Almira tersenyum sambil mengangguk.
Rizki pun memberikan kode agar Almira mengambil sepotong Pizza.
Dengan perasaan canggung Almira pun mengambil sepotong pizza,yah itung itung menghargai mamahnya Rizki yang sudah repot repot membuat Pizza segala.
Saat satu suapan Pizza hangat masuk ke mulutnya,lidahnya seakan bergoyang,benar saja Pizza nya sangat enak bahkan lebih enak dari pizza yang sering Almira beli di toko pizza.
"Gimana?enak enggak?"tanya Mamah Rizki ramah.
"Ini enak banget Tante"ucap Almira girang
"Ah masa sihh,,,"ucap mamahnya Rizki malu
"Seriusan Tan,bahkan lebih enak dari pizza pizza yang ada di luaran sana"ucap Almira lagi.
Tak sengaja Almira bertingkah layaknya pada seorang ibu yang membuatkan makanan kesukaan untuk anaknya.
"Yaudah kalo enak habisin yah"ucap mamah Rizki tersenyum hangat,entahlah Almira melihat sosok ibu yang sangat sangat menyayangi anaknya.
Almira mengangguk senang.
Tapi tiba tiba saja terbersit di pikiran Almira tentang keluarnya.
"Perasaan,keluarga gue aja enggak pernah seramai ini,bahkan mamah aja jarang masak buat gue"batin Almira.
Rasanya emang nyesek,keluarga Almira jarang sekali kumpul seperti ini.Padahal Almira itu kan anak cewe tapi rasanya enggak pernah di manjain kaya anak cewe lainnya.
Sedangkan Rizki sama Rifki cowo tapi kayanya mamahnya sangat perhatian.
Almira melihat ke arah mamah nya Rizki yang sedang tertawa sambil mengacak ngacak rambut Rifki.
Almira tersenyum miris dan matanya mulai berkaca kaca.
"Kamu kenapa cantik?"ucap seseorang yang tiba tiba saja duduk di sebelah Almira.
Almira buru buru menyeka air mata yang hampir saja jatuh ke pipinya.
Ternyata yang duduk itu nenek nya Rizki
"Gpp ko nek,ini Mira cuma kelilipan"ucap Almira pura pura menggisik gisik matanya yang sebenarnya sudah tak tahan ingin menangis melihat keluarga yang terlihat harmonis itu.
Rizki,Rifki dan Tante Nila pun ikut memandangi Almira yang sedang sibuk menggisik gisik matanya.
"Kenapa?kelilipan?"tanya Rizki perhatian dan segera mendekatkan wajahnya di dekat wajah Almira.
"Sini sini gue tiupin"ucap Rizki
"Gpp gak usah"tolak Almira.
Tapi Rizki segera mendekat kan mulutnya ke mata Almira dan memegangi kepala Almira.
deg deg deg
Jantung Almira kembali berdetak kencang.
Rizki meniup mata Almira beberapa kali.
Hingga Almira menjauhkan wajahnya dari wajah Rizki.
Dia takut detak jantungnya kedengaran oleh Rizki.
__ADS_1
"Udah ko"ucap Almira.
"Yaudah"ucap Rizki tersenyum tulus.
"Ehem"Rifki mengejek dengan berdehem.
"Jan pacaran Mulu woy,enggak liat apa disini banyak orang"ledek Rifki.
Almira dan Rizki segera melihat ke arah Rifki.
Nenek nya Rizki pun menggeleng kan kepala.
"Oh iya bukannya kalian mau pergi ke acara reuni SMA?"tanya Tante Nila.
Dia melihat wajah Rizki,Almira lalu Rifki.
Mereka bertiga mengangguk berbarengan.
"Berangkatnya jam berapa?"tanya Tante Nila.
"Jam 7 mah"ucap Rizki.
"Yaudah liat tuh udah jam enem lebih mending kalian cepet cepet ganti baju gih"suruh mamahnya Rizki.
Rizki melihat ke arah Almira.
"Gpp Mira sama mamah aja,kamu enggak usahakhawatir,ngk akan mamah apa apain ko lagian ada nenek juga kan"ucap Tante Nila.
"Bukannya gitu mah dia itu pemalu"ucap Rizki sedikit berbisik.
Almira mencubit perut Rizki yang Cengkreng alias langsung ituš¤£.
"AW"ucap Rizki pelan.
"Yaudah kalo gitu gue ganti baju dulu yah"ucap Rizki berpamitan untuk ganti baju sebentar.
Mereka pun langsung pergi ke kamar mereka.
Entahlah Almira lebih canggung lagi.
Tadi aja ada Rizki deg deg gan nya hampir setengah mati apalagi kalo enggak ada Rizki.
"Duh gue harus cari topik nih buat di bicarain"batin Almira.
Dia pusing akan menanyakan hal apa.
"Kamu tinggal dimana?"tanya mamah Rizki tiba tiba.
"Oh itu Tante di perumahan Asri komplek Mawar"jawab Almira sopan.
"Ohh,,nama kamu siapa tadi?Mira?"tanya Tante Nila lagi
"Wafika Almira Tante panggil aja Mira"ucap Almira.
"Tunggu,Wafika Almira yahh,,,ortu kamu kerja apa?"tanya mamah Rizki lagi.
"Itu,,,,"ucapannya terputus karena ada seseorang yang mengucapkan salam sambil membuka pintu.
"Assalamualaikum"ucap seorang lelaki berpakaian rapih seperti pulang kerja.
Tatapan laki laki itu langsung tertuju pada Almira yang sedang duduk.
Almira melontarkan senyuman.
Dibalas dengan senyuman pula.
__ADS_1
"Ada tamu yah"ucap laki laki itu.
"Iya pah"ucap Tante Nila pada laki laki yang ia sebut pah itu artinya dia adalah suaminya Tante Nila,papahnya Rizki.
"Tapi ko kaya pernah liat"batin Almira semakin penasaran.
"oH iya kerjaan papah sama mamah kamu apa?"tanya Tante Nila lagi.
"Hmm mereka punya perusahaan iklan Tante"ucap Almira.
"Perusahaan iklan?nama perusahaan nya Wafika bukan?"tanya balik Tante Nila.
"Ah iya Tante ko Tante bisa tau?"sekarang giliran Almira yang bertanya.
"Kan apa Tante duga,iya jadi perusahaan mamah sama papah kamu tuh yang kerjasama sama perusahaan om dan Tante"ucap Tante Nila.
"Beneran Tante?"tanya Almira lagi.
"Iyah,oh iya kamu anak yang keberapa?"tanya Tante Nila.
"Mastur tolong anterin mamah ke kamar,mamah pengen istirahat"ucap nenek yang masih duduk di sebelah Almira.
Om Mastur,nama papahnya Rizki.
Om Mastur pun segera mendekati nenek dan membantunya berdiri dan mengantarnya sampai ke depan kamar yang tidak jauh dari ruang tamu.
"Aku anak pertama Tante,mamah sama papah cuma punya anak satu ko"ucap Almira.
"Oh jadi kamu anak SMA yang tahun lalu Dateng pas kami lagi meeting?"tanya Tante Nila lagi.
Almira mengangguk samar.
"Wah ternyata kamu udah gede sekarang yah,waktu itu kami lihat kamu masih ke kanal Kanakan nah sekarang kamu udah jauh lebih dewasa dan tambah cantik"puji Tante Nila.
Almira tersipu malu
"Ada apa ini asik banget"ucap om Mastur yang ikut ikutan duduk dekat Tante Nila.
"Ini pah,,jadi Mira ini anaknya pak Roni sama Bu Fika"ucap Tante Nila.
"Ohh begitu,kamu pacarnya Rifki yah"tebak om Mastur.
"Eh si papah Mira iu pacarnya Rizki"bantah Tante Nila
"Oh ya maaf mah kan papah enggak tau"ucap om Mansur.
"Oh iya kamu udah berapa lama pacaran sama Rizki,terus gimana kabar mamah sama papah kamu,mereka tinggal kamu ke luar negeri yah,maklum lah mereka kan bos besar jadi mereka sibuk,sekarang mereka di luar negri juga masih sama seperti biasanya ngurusin pekerjaan yang lagi kami jalani"ucap Tante Nila
"Baik Tante,oh jadi mamah sama papah pergi ke luar negri juga masih dalam kontrak kerja sama sama om sama Tante?"tanya Almira.
"Yah iya lah mereka lagi ngurusin semua kerjasama kami"jawab om Mastur.
"Oh emang kalo tau kontrak kerja Om Tante sama mamah papah berapa taun?"tanya balik Almira.
"3 tahun,dan insyaallah beres awal tahun depan"jawab Tante Nila.
Almira mengangguk paham.
"Oh iya kamu belum jawab udah berapa lama pacaran Ama Rizki?"tanya Tante Nila lagi.
"Ah itu,,,"
"Udah lama ma**h"jawab Rizki yang tiba tiba saja muncul dengan pakaian yang terlihat sangat rapih.
Hai guys udah dulu yahh hhe jangan lupa like,komen,and vote nya,Oh iya sekalian aku mau ngucapin makasih buat pengisi suara novel kedua aku ini, thanks banget yah kakš
__ADS_1
Oh iya sekalian mau ngomong maaf kalo judul per episode nya ngawur soalnya pusing harus kasih judul apa hhe.