
Almira pun duduk kembali di meja yang masih sama bersama Ihsan dengan nafas nya yang tersenggal senggal.
"Lo lari lari yah?"tebak Ihsan
Almira hanya mengangguk.
Almira segera memasukkan charger nya ke stop kontak dan mengisi baterai handphone nya.
Tiba tiba saja Ihsan mengelap keringat di wajah Almira menggunakan tissue.
"Udah gpp GK usah"ucap Almira dia memegang tangan Ihsan
Ihsan pun menjauhkan tangan nya dari wajah Almira.
"Lo mau pesen apa?"tanya Ihsan mengganti topik pembicaraan.
"Hmm terserah Lo aja deh"ucap Almira.
Almira masih memandangi lestoran itu dengan kagum.
Tiba tiba saja makanan yang mereka pesan datang.
Dengan sopan-nya pelayan itu menyimpan makanan di atas meja.
Almira tersenyum.
"Ini punya Lo"ucap Ihsan,dia memberikan segelas jus strawberry pada Almira.
"Sejak kapan dia tau kalo jus favorit gue itu jus strawberry?"batin Almira
Tapi Almira masih bengong.
"Iya kan?Lo suka jus strawberry?"tanya Ihsan.
__ADS_1
"Apa mau pesen buble drink rasa greentea aja?"tanya Ihsan lagi.
"Bahkan dia juga tau kalo gue suka Thai tea rasa greentea?"batin Almira lagi.
"Woyy"teriak Ihsan tepat di telinga Almira.
"Iya"ucap Almira spontan.
"Gue lagi ngomong sama Lo Fika,,malah di kacangin"ucap Ihsan.
"Sorry,,"ucap Almira grogi.
"Lo mikirin apa sih?tenang aja gue ngk masukin apa apa ko di dalem jus nya"ucap Ihsan
"Bukan gitu,,,"ucap Almira menyahut
"Teruss"tanya Ihsan
"Gue cuma mikir ko elo bisa tau apa yang gue suka?"tanya Almira.
Almira pun mengangguk.
"Ohh iya Rizki masih ngejar gue ngk yahh"batin Almira khawatir karena melihat Rifki yang tadi hendak mengejarnya.
"*Emang dia itu bajing*n yahh tiap liat ada cewe cantik dikit langsung di deketin,,,heehh,,,kenapa gue perlu kenal sama orang kaya gitu sihh*"batin Almira sambil meneguk segelas jus strawberry.
"Fikk minum Mulu,di makan dong makanannya"ucap Ihsan
Almira pun tersenyum lalu mengambil sepotong Pizza pedas.
Dia pun memakannya dengan manis.
Tapiii,,,
__ADS_1
"*Anj*rr pedes bangett*"ucap Almira tak tahan menahan lidahnya yang hampir saja terbakar.
Almira mencoba meneguk jus nya secepat mungkin karena rasa pedas yang super duper gila.
"Lo kenapa?pedes yahh?"ucap Ihsan sambil sedikit meledek
"Udah tau pedes malah di omongin lagi"ucap Almira.
Ihsan tersenyum melihat tingkah laku Almira.
"Oh iya Fik gue punya sesuatu buat Lo"ucap Ihsan,dia membalikkan tangannya yang sedari tadi di belakang punggung.
Ternyata dia memegang sekuncup bunga mawar merah.
"inj buat gue? thanks yahh"ucap Almira yang segera mengambil bunga itu.
"Satu lagi Fik"ucap Ihsan dia segera duduk dan mengulurkan tangannya.
"Apa apaan sih ni anak"ucap Almira pelan.
"Lo mau jadi pacar gue?"tembak langsung Ihsan di depan orang banyak.
Semua orang melihat ke arah mereka,sebagian lagi pada ngiri karena Ihsan itu bukan cuma kaya,dia juga ganteng,baik(menurut orang sih tapi aslinya dia sedikit nakal kalo di kampus),pinter lagi.
Pokonya dia paket sempurna,tanggapan banyak orang.
"Lo apa apaan sih"ucap Almira yang segera membangunkan Ihsan.
"Lo mau kan Wafika Almira?"ucap Ihsan sambil menyebut nama Almira secara lengkap.
"Mampus dia malah nyebutin nama panjang gue lagi,,,kalo Rizki ngeh nama gue sama Almira gimana?kalo dia ngenalin gue?"batin Almira panik.
"Fikk"ucap Ihsan.
__ADS_1
"Tapi kalo gue tolak dia mentah mentah,dia pasti malu bangett,,banyak orang lagi"batin Almira.
"Gue butuh waktu"ucap Almira.