Berubah

Berubah
Tafsir mimpi?


__ADS_3

Kring


Suara alarm dari hp Lexa mampu membuat Almira melek.


Sebelum mengeluarkan suara dan matikan alarm itu Almira melirik ke arah jam dinding yang emang sengaja ia bawa.


Jam menunjukan pukul 01:00


"Xa,elo enggak salah pasang alarm jam segini?"tanya Almira sambil mencoba membangunkan Lexa.


Dia terus menggoyang goyangkan badan Lexa.


"Apaan sih?"ucap Lexa dengan mata yang masih menutup.


Almira mematikan alarm di hp Lexa.


"Elo liat jam dongg"ucap Almira membangunkan tubuh Lexa.


Lexa mengisik gisik matanya yang masih berat dan mencoba melihat ke arah jam dinding.


"Oh yaudah yuk"ucap Lexa yang sudah setengah berdiri dari tempat tidur.


"Kemana"ujar Almira kaget.


"Yah nonton film horor lah"ucap Lexa santai


"Gila Lo,kita aja tidur belum sempet satu jam ****"ucap Almira bersungut-sungut.


"Lebay Lo"ucap Lexa.


"Xa,besok kita harus kuliah"ucap Almira


"Lah baru juga sehari,libur lagi aja kali"ucap Lexa santai


Almira berdecak.


Mau tak mau Almira pun ikut bersama Lexa ke ruang tengah dimana Sheren dan Tesa tidur.


Ternyata teman temannya yang lainnya juga sudah pada duduk bersila di atas kursi dan kasur Sheren dan Tesa.


"Hai,kalian ketinggalan 45 detik"ucap Sheren.


"Iyah susah bener Bangun nya,malah pada debat gue denger tadi"ucap Tesa.


"Ko kalian enggak ngasih tau kalo mau nonton jam segini?"ucap Almira dia meraih Snack yang di pegang Oleh Elsa.


"Yah elo nya sendiri yang salah fokus Mulu sama handphone"sindir Elsa.


"Lah Bodo amat"ucap Almira sambil menjulurkan lidahnya.

__ADS_1


"Udah udah diem,Seru nih"ucap Sacha kencang membuat semua bungkam.


Satu jam berlalu dan film horor yang mereka tonton belum usai juga.


Keadaan jalanan yang awalnya ramai,suara kendaraan yang lalu lalang kini mulai surut di telan malam.


Yang terdengar kini teriakan dari 6 gadis kuliahan yang kelakuan kaya anak TK.


Memang asik berteman dengan orang orang yang humoris dan bertingkah lucu tetapi kadang membuat kesal juga karena pemikiran mereka yang kekanak-kanakan dan tak mau berfikir secara dewasa.


Mata Almira mulai memberat lagi.


Dia mencoba menutup matanya tapi tidak di perbolehkan oleh teman teman yang receh nya itu.


"Udah ah gue males"ucap Almira,dia berjalan menuju kamarnya


Teman temannya pasrah dan membiarkan Almira begitu saja ke kamarnya dan tidur nyenyak.


Mir,miraaa,miraaa bangun


Almira membuka matanya.


Dia syok bukan ke payang,seseorang yang membangunkannya itu cowo yang ia cintai.


Rizki Lo ngapain disini?


Ko malah nanya ngapain sih


Elo aneh deh,kita kan baru nikah tadi siang terus Lo nangis dan pingsan dan sekarang kita di rumah sakit


Apa?ngk mungkin gue,gue tadi apartemen


Apartemen?


Ko gue bisa disini sihh😭


Tiba tiba saja air mata Almira menetes.


Ko elo nangis?


Cowo itu mengusap air mata Almira


Entahlah perasaan nya kini sulit untuk di jabarkan.Dia menikah dengan cowo yang ia cintai tapi entah mengapa dia tidak senang sekali bahkan dia hanya merasakan sakit hati yang luar biasa


Almira terus menangis hingga Rizki pun memeluknya untuk menenangkannya.


Namun,,,,,


Kring

__ADS_1


Alarm handphone yang sengaja ia setel pukul setengah tujuh berdering membuat semua mimpinya itu hilang dan beberapa tetes air mata yang masih menggenang di pipinya.


Almira cepat cepat mengusap air mata itu melihat Lexa yang tidak ada di sampingnya.


Dia segera turun dari tempat tidur dan berjalan ke ruang tengah.


Benar saja pikirnya,semua teman temannya nya itu ia dapati sedang tertidur tanpa arah yang jelas.


Ada yang tidur di atas kursi,ada yang saling menindih bahkan Elsa tidur di lantai.


Almira menggeleng gelengkan kepala.


Tapi,,,dia tidak melihat Sheren.


Dia mencoba mencari cari barangkali Sheren tidur di lantai juga.


Tapi ternyata sheren baru saja keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah rapih dan wangi sampo yang tercium.


"Elo udah mandi?"tanya Almira.


"Ya iya lah"ucap Sheren


"Tumben"


"Asal Lo tau yah,di rumah gue,jam 4 pagi tuh eyang udah bangunin semua anggota keluarga,itu juga jadi salah satu alesan Abang gue mau pingin pesantren,tapi kalo di pikir pikir yah pesantren mah bangun nya malah lebih subuh"ucap Sheren bercerita.


"Lo sendiri ko udah bangun"tanya Sheren yang segera duduk di atas karpet tipis.


"Oh iya gue hampir lupa gue mimpi aneh malem ini tau enggak?"ucap Almira


Sheren menaikan kepalanya tanda bertanya.


"Gue semalem mimpi kalo gue lagi tidur terus ada yang bangunin gue,pas gue buka mata yang bangunin gue itu Rizki aneh nya lagi gue enggak tau ada dimana dan kata Rizki,gue sama Rizki itu udah nikah dan pas resepsi gue pingsan gitu terus gue di bawa deh ke rumah sakit,enggak tau kenapa,harusnya gue bahagia dong atas pernikahan gue di mimpi itu tapi itu sebaiknya gue merasa sakit hati dan disana gue nangis anj*r"ucap Almira panjang lebar


"Elo masuk RS terus nangis?"tanya Sheren


Almira menganggukkan kepala.


"Ini artinya hubungan elo sama Rizki enggak bakal lama lagi bakalan berakhir Fik"ucap Sheren serius.


Almira terlihat syok.


"Apa apaan sih lo,jangan ngomong macem macem deh"ucap Almira dengan raut wajah takut.


Sheren tertawa terbahak bahak.


"Enggak lah gue bercanda,tapi katanya emang setiap mimpi itu ada tafsirannya loh"Ucap Sheren menepuk pundak Almira.


"Alah tahayul "ucap Almira.

__ADS_1


Sheren menaikan bahu.


Segitu aja yah untuk episode kali ini jangan lupa like,komen and vote yahh makasihhh🖤


__ADS_2