Berubah

Berubah
Prank terakhir


__ADS_3

"Udah ah lanjutin aja makannya"ucap Rizki memberi kode.


Almira pun tersenyum dan mengangguk.


Kring


Lexa


Cie ada yang lagi panas nihhh


Chatt dari Lexa


Almira memanyunkan bibirnya.


Almira


Ini semua gara² Lo,kan gue jadi malu\(\(


Balas Almira.


Lexa


Yaudah lah udah terlanjur juga,udah beres


makannya?


Chatt dari Lexa lagi


Almira terus menatap layar handphone nya itu tanpa memperdulikan Rizki yang sedang menatapnya,jujur jantungnya berdetak begitu kencang jika Rizki menatapnya,apalagi saat mereka saling menatap.


Almira


Gue sih udah kenyang,ngk tau deh Rizki


Jawab Almira.


Lexa


Yaudah kalo udah,Lo cepetan gih ajak dia


pulang,ini step terakhir kita liat Rizki peduli


atau ngk sama Lo,,,


Pesan Lexa yang lagi lagi membuat Almira memanyunkan bibirnya dan membuat Almira bingung.


"Lo kenapa sih?dari tadi gue perhatiin senyam senyum sendiri,manyun manyun lagi"ucap Rizki tiba tiba membuat Almira melotot.


"Hhe ngk ko ini gue lagi chatting sama temen,,biasa anak alay,receh lagi"ucap Almira sambil tersenyum.


"Ohh"jawab Rizki singkat.


"Hmm,,,Ki,,"ucapannya terhenti.


"Iyah"ucap Rizki,mata mereka bertatapan.


"Pu-pulang yu"ajak Almira gugup.


Entahlah,tapi Almira gugup sekali.


"Ya udah kalo gitu gue bayar dulu yahh"ucap Rizki yang segera bangkit dari kursinya dan berjalan menuju kasir.


Almira mengetuk ngetukan jarinya di meja.


Dia masih berfikir apa yang akan teman temannya lakukan lagi.


Tak lama kemudian Rizki kembali setelah membayar semua pesanannya.

__ADS_1


"Yuk''ajak Rizki pada Almira.


Almira pun mengangguk dan berjalan mengikuti Rizki.


Tring


Baru saja berjalan beberapa langkah ada pesan WhatsApp masuk


Lexa


Mir Lo jalan di depan,,jangan banyak nanya


pokonya cepetan


Almira yang melihat pesan itu pun langsung berjalan menyusul Rizki dan kemudian berjalan di depannya.


Namun saat berada di luar cafe,tak sengaja Almira menginjak sesuatu yang licin,entah itu kulit pisang atau lantai yang memang baru saja di pel.


Bruk


Almira terjatuh.


Dia merasakan semua orang menatapnya.


Namun Rizki yang memang berjalan di belakang Almira segera berlari menghampiri Almira yang terjatuh.


"Elo gpp?"tanya Rizki sambil membantu Almira yang berusaha untuk berdiri.


Rizki mengulurkan tangannya.


Namun Almira menolak nya dan berusaha untuk berdiri sendiri.


"Gpp"ucap Almira.


"Aww"baru saja Almira akan berdiri namun kaki nya sakit sehingga ia terjatuh lagi.


Dia pun memegang tangan Almira dan membantu dia untuk berdiri.


"Gpp gue bisa sendiri"ucap Almira mengelak.


"Gpp gimana"ucap Rizki.


Almira pun mencoba untuk berjalan dibantu oleh Rizki.


Sekilas dia melihat ke belakang,dan benar saja ada kulit pisang,tepat di tempat saat ia jatuh.


Ia merasakan sakit di kakinya,namun itu juga tidak sebanding dengan rasa malunya


Selangkah,dia bisa berjalan,namun saat akan melangkah kembali kakinya sudah tidak kuat dan dia meringis kesakitan


"Aww"teriak Almira.


Rizki sontak kaget.


"Gue gendong aja yahh"ucapnya.


"Ngk usah"tolak Almira lembut.


Tanpa bertanya lagi Rizki pun segera menggendong Almira seperti dalam sinetron sinetron.


Deg deg deg


Seketika jantung Almira berdetak kencang lagi.


Dia terus memandangi Rizki yang sepertinya terlihat tidak merasa berat sama sekali.


Hingga mereka pun sampai di pinggir mobil Rizki yang terparkir di depan Cafe.

__ADS_1


Dia pun segera menurunkan Almira dipinggir mobilnya.


Tiba tiba saja Rizki duduk di depan nya.


Jantung Almira terus berdetak kencang tanpa henti.


Perlahan tangan Rizki memegang kaki kiri Almira yang memang terasa sakit.


"Aww"ucap Almira spontan.


"Kaki Lo ke kulit,,sini coba gue benerin"ucap Rizki,sok tau.


"Apaan sih lo,jangan sok tau ahh nanti kaki gue makin sakit lagi"cerocos Almira.


"Udah jangan ngoceh Mulu"ucap Rizki


Kini kaki Almira di berada di paha kaki Rizki.


Mau tak mau Almira pun hanya diam saja.


Perlahan tangan Rizki mengusap lembut kaki Almira.


Namun Almira terus meringis kesakitan.


"AW, pelan pelan dong Ki"ucap Almira,tak sengaja tangannya mencubit pundak Rizki.


"Iyah ini juga gue udah pelan pelan,,,makannya tahan dikit Napa"ucap Rizki.


Rizki memang terlihat serius,tapi ngk tau dia bisa atau enggak.


Almira menahan rasa sakit di kakinya itu sambil menutup mata dan menyenderkan kepalanya ke bahu Rizki.


"Nah udah kan"ucap Rizki yang sepertinya telah selesai.


"Udah nih?awas aja yah kalo tambah sakit"ancam Almira.


"Iyah Iyah gue janji kalo kaki Lo tambah sakit,gue bakal gendong elo deh tiap hari"ucap Rizki sambil tertawa.


Almira pun mencoba untuk berdiri.


Dan benar saja kakinya tidak terlalu sakit sekarang.


"Udah mendingan kan?"tanya Rizki.


"Iya hhe"ucap Almira sambil tersenyum lega.


"Yaudah pulang yukk"ajak Rizki.


Tiba tiba saja dia menggendong Almira lagi dan sontak membuat Almira kaget


"Apa apaan sih Lo"terbaik Almira dengan suaranya yang terdengar sedikit nyaring.


"Meski udah ngk sakit,tetep aja jangan banyak gerak"ucap Rizki,lalu dia membual pintu mobil lalu Almira masuk ke dalam mobil.


Lexa dan yang lainnya cekekehan melihat reaksi Almira yang begitu kaget.


Rizki pun segera melajukan mobil mereka menuju rumah Almira.


tidak ada percakapan diantara mereka,Rizki masih berfokus pada jalanan dan Almira yang sedang melihat lihat kakinya.


Tiba tiba saja rasa kantuk melanda Almira,matanya terasa berat sekali.


Dia melihat ke arah jam di layar handphone nya dan menunjukkan pukul 23.00


Almira mencoba menahan rasa kantuk itu,namun sulit hingga akhirnya dia terlelap di dalam mobil Rizki.


Rizki yang menyadari itu semua tersenyum dan mengusap ujung rambut Almira.

__ADS_1


__ADS_2