
Almira berjalan dengan langkah gontai dengan perasaan yang campur aduk.
Senang,bahagia,namun terselip pula rasa takut akan dia yang hanya mempermainkan dirinya.
Hingga Almira pun sampai di depan sebuah mobil sport ber warna putih.
Seorang cowo berparas tampan memakai celana jeans hitam dan kemeja berwarna biru sedang menyender di mobil nya itu.
Entahlah,malam ini Rizki terlihat sangat rapi sekali,tidak seperti biasanya yang hanya memakai kaos oblong dan celana jeans yang biasa anak anak gaul pake.Sekarang dia terlihat lebih dewasa.
Almira tidak berani menatap langsung mata cowo yang kini telah menjadi pacarnya lagi itu.
"Kenapa Lo nunduk kaya gitu?"tanya Rizki cekikikan.
Almira segera menaikan wajahnya.
Dia bertatapan langsung dengan Rizki.
Jantung nya tak henti berdebar.
"Bisa kita pergi sekarang?"tanya Rizki.
Almira mengangguk.
Dia pun membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil milik Rizki.
Dia melihat Rizki memutar dan masuk ke dalam mobil.
Dia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan normal.
Mereka berdua membisu tak ada satu pun yang berbicara.
"Gue seneng deh"Rizki angkat bicara.
"Seneng kenapa?"tiba tiba saja Almira yang dari tadi diam berbicara dan menatap heran Rizki.
"Gue seneng bisa jadi cowo Lo lagi"ujar Rizki,dia masih berfokus pada jalanan yang ramai.
Deg deg deg
__ADS_1
Jantung nya kembali berdetak kencang.
"Gue juga seneng"ucap Almira pelan dan lirih.
"Apa?barusan gue ngk denger"tanya balik Rizki pura pura tak mendengar perkataan cewe yang sangat ia cintai,perempuan yang dapat mengisi hatinya.
Rizki yakin sepenuh hati kalo Almira adalah cewe pertama dan terakhir baginya.
"Udah ah gue males ngulang kata kata"lanjut Almira dengan nada sedikit kesal.
"Iyah iyahh"ucap Rizki.
Entahlah tapi Almira terlihat hangat sekali malam ini.
"Tunggu,gue jangan dulu terlalu hanyut sama kata kata dia,bisa aja nanti gue sakit hati untuk yang kedua kalinya"batinnya.
Ckit
Tiba tiba saja mobil mereka terparkir di depan sebuah cafe.
Rizki masih duduk di dalam mobil.
"Lo ngk mau turun?"tanya Rizki.
Almira kaget dan langsung melihat ke arah Rizki.
"Ayo turun"ucap Rizki lagi.
Almira pun mengangguk lalu turun dari dalam mobil.
Mereka berjalan beriringan menuju meja yang kosong.
Setelah menemukan tempat yang cocok mereka pun segera duduk dan memesan makanan.
"Lo mau pesen apa?"tanya Rizki
"Hmm,,,samain aja sama Lo"jawab Almira.
"Ya udah mba saya pesen jus,,,,,,,,,,,,,,,,,,"BLA BLA BLA BLA.
__ADS_1
"Segera saya siapkan,mohon tunggu sebentar"ucap Salah seorang pelayan.
Almira mengangguk lalu terlontar senyuman tipis dari bibirnya yang manis.
"Mir untuk yang ke sekian kalinya gue mau minta maaf atas kesalahan gue sama Rifki"ucap Rizki
"Iyah gpp Sans aja lagian ini juga kan cuma salah paham"ucap Almira.
Meski masih ada sedikit rasa sakit hati di dalam hatinya.
"Gue seneng banget bisa kenal sama Lo,cewe yang emang beda dari yang lain"ucap Rizki
Almira merasakan pipinya yang mulai memanas.
Kini warna pipinya berubah memerah.
"Oh iya ki emang Lo sama Rifki SE sifat yah?"tanya Almira mencoba mengganti topik pembicaraan.
"Yah banyak orang yang bilang sihh beda banget,,,katanya gue yang keliatan kalem, Sans Sans aja dan setia sama satu cewe beda sama Rifki yang katanya jail, tukang bercanda dan juga playboy tentunya"ucap Rifki membanggakan diri.
"Lah kata siapa?"tanya Almira cekikikan, terlihat sekali sosok Almira yang asli yang selalu tersenyum,ceria dan bersemangat.
"Kata Ketrin,,,soalnya habis kejadian Lo pindah sekolah hampir seluruh siswa jadi tau kalo gue Ama Rifki kembar dan gue sempet ngobrol sama Ketrin dan akhirnya kita jadi lumayan Deket dan sering berbagi cerita,,,dia juga suka cari tau tentang Rifki,karena dia suka banget sama Rifki,,,dia sering cerita dan gue juga sering cerita kalo gue berharap suatu saat nanti gue bisa balik sama Lo lagi"ucap Rizki.
"Tunggu,,,itukan ucapan siapa tau di hati Lo itu terselip cewe lain"ucap Almira,dia tidak sengaja mengatakan itu.
"Jadi elo ngk percaya?hmpt gue serius kalo emang gue ngk setia sama lo,,,,mungkin saat ini pacaran sama cewe lain dan ngk mungkin ngajak Lo kesini"ucap Rizki.
"Iya juga sihh"batinnya.
"Oh iya Rifki juga tadi nitip salam buat Lo,,,dia juga bilang turut bahagia karena kita bisa balikan dia bilang awalnya dia mau comblangin elo sama gue tapi katanya sekarang ngk perlu lagi karena dua hati yang terpisah selama ini kini bisa menyatu kembali"lanjut Rizki.
Almira tersenyum tulus.
Sampe sini aja dulu yahh nanti aku lanjutin.
Jangan lupa like,komen,vote and share ke yang lain yahhh,,,,
thanks,,,,
__ADS_1