
setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, Mobil yang di kendarai Ania pun memasuki halamanan yang luas,,
Banyak bunga bunga tertata rapi. rumah nya minimalis dua lantai.tapi terkesan mewah.
Ania memasuki rumah, terlihat beberapa asisten rumah tangga masih bersih bersih. Karena Ania pulang baru sekitar jam sepuluh pagi.
Terlihat David sedang bercakap dengan seorang wanita paruh baya,,, setelah itu Kedua nya menghampiri Ania.
" Nyonya ini bi irma yang akan menunjukkan kamar anda. Jika butuh sesuatu bisa memanggil beliau". Ucap david
Ania hanya mengangguk. Suasana hati Ania masih tak menentu,karena insiden pemecatan yang mendadak.
" Kalau begitu,, saya harus kembali ke kantor,, Permisi Nyonya.." pamit David
Ania hanya diam saja melihat seisi ruangan. Tanpa melihat david. Walaupun David tidak bersalah entah kenapa Ania ikut kesal dengan nya.
" Mari Nona muda saya antar ke kamar Tuan.." kata Bik irma
Ania tersenyum dan mengikuti.
" Sudah lama bibi kerja disini ? " Ania memulai pembicaraan.
"Sebenarnya saya berkerja dari masih gadis Nyonya,,ikut orang tua Tuan Arya, saya yang mengasuh Tuan Arya waktu kecil".jawab bi Irma
" Tapi baru seminggu ini kami pindah ke sini." tambah Bi Irma
" Memang banyak bi Asisten yang kesini ?" tanya Ania karena dia heran banyak sekali Asisten rumah tangga yang sibuk bekerja,,entah apa saja yang mereka kerjakan.
" Yang dari rumah Nyonya Arumi hanya saya dan suami saya Nona" jawab Bi irma
" Selain itu, mereka semua Asisten baru. Yang direkrut Tuan Arya. Karena Tuan tidak ingin Nona bekerja berat. Sungguh Beruntung Anda Nona,, Tuan Arya sangat mencintai anda" lanjut bi Irma tersenyum.
Ania hanya senyum terpaksa.
" Cinta dari mana ..? Apa yang aku lakukan selalu saja salah dimata Arya." jawab Ania dalam hati
" Baiklah Non,,, saya permisi turun, mau menyiapkan makan siang."
" Iya bi silahkan " jawab Ania sambil tersenyum.
Ania merebahkan tubuh nya di kasur yang berukuran sangat besar dibanding yang ada dikamarnya.
Tak butuh waktu lama Ania sudah terlelap. Mungkin pikiran nya yang kacau membuat nya lelah dan mengantuk.
*
*
*
Arya di kantor pun gelisah,,belum genap sehari dia tak melihat Ania sudah kacau.
__ADS_1
" Kenapa aku tak bisa konsentrasi " ucap Arya dalam hati
Tiba tiba pintu diketuk.
" Masuk....! " kata Arya
" Bapak panggil saya ? " tanya Steve
" Saya memutuskan kamu tidak jadi di pecat,,dan saya akan mengangkat kamu Sebagai Direktur Pemasaran" kata Arya
" Saya ingin kamu yang menghendel setiap acara yang digelar Bagian Marketing." ucap Arya sambil tersenyum.
Arya sangat senang karena Ania mau berhenti bekerja karena insiden ini. Arya tidak rela bila Ania harus berdekatan dengan laki laki lain selain dirinya.
Karena rasa terima kasih nya itu dia mengangkat teman Ania. walaupun dia sebenernya tidak suka dengan laki laki itu. Tapi dia memutuskan mengangkat steve, karena yang dikata kan Ania benar,,Steve sangat kompeten dalam bekerja.
Steve diam saja,, dia masih tidak percaya. satu menit yang lalu dia dipecat. Tapi sekarang dia malah naik jabatan. Dia tak mampu berbicara.
Kemudian David pun juga sudah kembali.
" Baiklah kamu bisa kembali,, Nanti bagian personalia akan mengurus semua,,saya sudah membicarakanya tadi "
" Terima kasih...pak " ucap steven sambil tersenyum bahagia.
David kembali bingung. Kenapa Steve yang dia tau dipecat malah mengucapkan terima kasih dan bahagia. Karena dalam pikiran nya bagian personalia akan memberikan upah pesangon.
" David siapkan mobil,,Kita akan pulang sekarang " perintah Arya
" Tapi bos,,hari ini ada meeting penting yang sudah diundur " ucap david
"Tapi ini rapat antar dewan direksi kedua bos" Mereka akan melaporkan perkembang ...." ucap David terjeda
" Aku bos nya atau dirimu... Kenapa kau yang mengaturku " ucap Arya kesal.
" Baiklah... kau bos nya. lakukan semau mu " jawab david yang hanya berani dalam hati.
David pun hanya menunduk kan kepala. Dan berlalu.
David berjalan dengan pikiran nya yang menerawang. Hari ini bos nya sangat berbeda. Biasanya dia akan selalu semangat bekerja. Dan selalu mengerjakan dengan cepat. Tapi hari ini dia harus disibukan dengan hal hal yang tidak penting. Dia hanya jadi sopir kedua majikan nya.
" Hari pertama menikah saja sudah bawa dampak berantakan,bagaimana kedepan nya? pasti akan sangat merepotkan. gerutu David yang pasti hanya berani dalam hati.
" Itu sebab nya aku anti pada wanita,,,merepot kan saja" Gumam david yang keceplosan.
" Kamu bilang apa David..??"
Teriak arya yang sudah jauh didepan
" Tidak bos ..." jawab David sambil berjalan cepat mensejajari Atasan nya
*
__ADS_1
*
Arya menaiki mobil yang berhenti di depan nya. Meninggalkan perusahaan.
" Kedepan nya Alihkan semua pertemuan dan rapat di ARRAN Group Pusat David"
" Aku ingin menjalankan semua dari sini " ujar Arya.
" Apa sebelumnya kamu sering bertemu Ania david." tanya Arya
" Pernah bos...! " jawab David
" Kenapa kau tidak bilang padaku.."
kata Arya
" Karena bos tidak bertanya. " jawab David apa ada nya.
Arya diam saja mendengar jawaban David.
Karena kesibukan Arya memperluas jaringan usaha,, membuat Arya jarang Mengadakan Kunjungan ke Hotel. Dalam fikiran nya, hotel nya sudah berkembang pesat. Tapi ternyata orang yang dicari nya selama bertahun tahun, bekerja di perusahaan nya juga sudah setahun.
Arya tersenyum sendiri mengingat kekonyolan hidup nya,,dia mencari keberadaan seseorang yang sudah didepan matanya. tapi tak melihat nya.
David melihat dari kaca spion
" Lihatlah sekarang tersenyum sendiri,, sungguh cinta membuat orang menjadi bodoh,, bos yang sangat disegani dan berwibawa pun ikut menjadi bodoh karena cinta. Itu sebab nya aku sangat membenci yang namanya cinta " ujar david yang hanya dalam hati saja.
Arya melihat gerak gerik David yang melihat nya dari kaca spion pun seketika merubah mimik wajah menjadi dingin sembari merapikan jas nya.
" Aku tau yang kamu pikir kan David.. bulan ini aku potong gaji mu.." Ucap Arya dingin
" Jangan bos.... saya tidak sedang memikirkan anda yang menjadi bodoh karena cinta..." ucap david terhenti karena tau diri nya keceplosan mengatakan bos nya bodoh.
" Aduh.... tamat lah riwayat ku.." geram david pada dirinya sendiri.
" Apa kamu bilang.... " intonasi Arya tinggi.
" Gaji mu bulan ini hanya lima puluh persen, dan lembur selama sebulan ini penuh " ucap Arya sambil tersenyum mengejek.
" Tidak bos... maksutku bukan seperti tadi..." ujar David yang takut.
David bukan takut karena gaji nya dipotong lima puluh persen. tapi takut jika harus lembur satu bulan.
Karena jika gaji nya dipotong lima puluh persen pun tidak membuat nya kekurangan. Karena Arya memberikan gaji sepuluh kali lipat dari perusahaan lain nya.
Belum lagi, sebelum sebelumnya Arya selalu memberikan Insentif.
Bukan hanya insentif tapi juga fasilitas yang fantastis, seperti mobil dan apartemen mewah.
David adalah Asisten pribadi Arya yang sudah dipercaya selama Arya memulai karir nya. Karena loyalitas dan dedikasi nya terhadap Arya,, membuat Arya pun membalas semuanya dengan fasilitas yang terjamin.
__ADS_1
" Aku tidak mau alasan kerjakan yang aku kata kan,, dan aku sumpahi kau menjadi lebih bodoh dari yang kurasakan sekarang " ujar Arya
" Aku tidak mau jatuh cinta,,karena itu merepotkan.." batin David