Biarkan Cinta Bicara

Biarkan Cinta Bicara
MANUSIA ALIENT


__ADS_3

Ania tak habis fikir dengan sikap Arya yang tak tahu malu. Kalau seandai nya ini dirumah dia akan memaklumi,, tapi ini ditempat umum.


Sepanjang prosesi fiting Ania merengutkan wajah, dia sangat malu dengan tanda yang dibikin Arya.


Sedangkan Arya seolah tanpa dosa membiarkan Ania begitu saja.


Pemilik butik datang menghampiri Ania.


" Perkenalkan saya Vania,, teman Arya sejak masih sekolah " Vania memperkenalkan diri dan mengulurkan tangan.


" Ania " jawab Ania menjawab singkat.


" Kami dan Arya sudah sangat dekat bahkan kami pernah tinggal satu apartemen saat Kuliah dulu di itali " kata Vania


" Oh ya..?? " jawab Ania biasa saja. tapi dalam dada nya bergemuruh.


" Wanita ini sepertinya ingin aku dan Arya berpisah,, baik aku ikuti permainanmu,, siapa yang akan bisa mengalahkan Ania Putri " batin Ania dengan tatapan penuh makna.


" Apa Arya tidak pernah menceritakanya padamu ? " tanya Vania antusias karena ide nya berjalan.


" Sayangnya Arya tidak pernah ada waktu mengingat masa lalu. Dia selalu sibuk untuk menjagaku dari setiap laki laki yang mendekatiku" jawab Ania angkuh


" Kami selalu lupa waktu dan tempat jika sudah bersama, seperti tadi " kata Ania tersenyum mengejek berlalu mendekati Arya


Vania yang tadinya antusias pun hanya tersenyum terpaksa.


" Sial.... wanita ini sangat berbeda nyali nya,, sejak kapan arya suka wanita yang bar bar seperti ini " batin Vania.


" Aku akan memisahkan kalian ...lihat saja nanti " kata Vania menatap keduanya yang pergi tanpa permisi padanya


*


*


Arya memarkirkan mobil nya didepan kantor.


" Aku ada meeting penting hari ini,, david tak bisa menangani nya. Kau bisa menemui teman wanitamu itu,,tapi tidak cecunguk laki laki " kata Arya


" Steve.. ?" tanya Ania


" Aku tak mengijinkan kamu menyebut nama laki laki lain " kata Arya sambil mencium bibir Ania. lalu beranjak keluar.


cup..


Dada Ania seakan berhenti,,dan masih tak percaya.


" Kenapa sikap Arya menunjukan seolah dia cemburu,,," batin Ania


"Apa kau akan dimobil saja dan tidak keluar " kata Arya


Ania yang tersadar dari lamunannya. pun menggerutu.


" Bagaimana bisa aku berpikiran jika Arya cinta padaku " gumam Ania


" Dasar laki laki angkuh,,boro boro bukain pintu..." gerutu Ania sambil menutup pintu mobil kencang.


" Pelan pelan ini mobil terbatas ya.. Jangan sampai lecet,,,atau kamu yang akan membayar nya. " ucap Arya tinggi


" Suami macam apa kamu... hanya karena mobil memarahi istri.." jawab Ania sambil menendang mobil nya.


" Kamuuu....." kata Arya melotot


Tapi Ania berlalu meninggalkan Arya, mencari sahabatnya Ema.


" Untung cinta... kalau tidak habislah kamu " gerutu Arya sambil berjalan cepat.


" Ema...." Ania memanggil sahabat nya.


Ema pun terkaget melihat Ania.


" Kamu masih ingat dengan ku Nyonya Presdir " sindir Ema


" Bukan aku lupa Ema,, tapi Arya menyita ponsel ku " jawab Ania

__ADS_1


" Wah ternyata Tuan Arya hebat juga ya,, bisa menaklukkan serigala wanita " kata Ema sambil melihat leher Ania


" Tidak seperti yang kamu bayangkan " kata Ania


" Maksud mu? " tanya Ema


" Aku belum tahu Arya mencintai ku atau tidak " kata Ania mengedikan bahunya.


" Maksudmu Tuan Arya melakukan hanya having fun saja " selidik Ema


" Maybe..." kata Ania menunduk


Ania teringat saat Vania mengucapkan dekat dan pernah satu atap. Jadi Ania fikir mungkin karena keadaan yang membuat Arya melakukannya.


Ema memeluk sahabatnya.


" Apa kamu mencintai Tuan Arya ? " tanya Ema


" Mungkin... Tapi entahlah... Sikapnya kadang membuatku jengah " kata Ania


" Apa kau akan menangisi ini,, Ania bukan seperti ini. Perjuangkan apa yang menjadi hak mu " kata Ema memberi semangat


" Bukankah kita tidak pernah menyerah untuk meraih mimpi " kata Ema lagi


" Walaupun kamu menghancurkan mimpi itu, kalau akan bekerjasama dengan ku " kata Ema mengejek


" Tapi setidaknya kau tidak akan dipecat dari sini,, kau bisa bekerja sesukamu " kata Ania tertawa


Keduanya tertawa, melepaskan kerinduan yang terpendam, Ema adalah satu satunya sahabat yang dipercaya Ania,,Karena sifat Tomboy dan suka melindungi Ania, membuat sifat Ania terkontaminasi.


Arya yang melihat istrinya tertawa lebar tersenyum. Dan berjalan mendekati istrinya.


Dibelakang Arya ada David yang selalu setia mengekor.


" Ema... mulai hari ini kamu diangkat sebagai sekretaris David. segala sesuatu bisa kau tanyakan pada nya " titah Arya


David yang tidak tahu menahu, menujukan ekspresi muak.


Farah sekretaris David mengundurkan diri, karena setelah menikah, mengikuti suaminya pindah ke Mexico.


Ema yang tahu gelagat tak suka David pun spontan menolak.


" Maaf Tuan... Apa bisa saya menolaknya.. Saya ..." ucapan Ema terjeda


" Istriku pun tidak bisa menolak perintahku apalagi dirimu. Bekerjalah dengan baik,,dan aku akan memberikan sahamku 30 % dikantor ini " kata Arya sambil berlalu menarik tangan Ania.


" Aku sudah mengabulkan cita cita temanmu,, hadiah apa yang akan kau berikan padaku " bisik Arya


" Kenapa minta padaku...mintalah pada temanku,,bukankah kau memberikan padanya " ketus Ania


" Jadi kau cemburu... Baiklah aku menarik ucapanku tadi " kata Arya


" Ema...." panggil Arya


Ania spontan mambungkam mulut Arya.


" Jangan memberikan harapan palsu pada sahabatku" kata Ania


" Baiklah hadiah apa yang kau minta " kata Ania


Arya hanya tersenyum penuh arti menggandeng tangan Ania dan berlalu.


Ema yang melihat Adegan tadi pun tersenyum.


" Kalian sungguh romantis,," kata Ema


" Romatis apanya,,kekanak kanakan " sentak David


" Cepat kemasi barangmu dan keruanganku dalam waktu sepuluh menit " titah David sambil berlalu


" merepotkan sekali harus bekerjasama dengan mahkluk Alien seperti itu" gerutu Ema


" Kau bilang apa?" tanya David

__ADS_1


" Tidak ada " jawab Ema ketus


*


*


Seminggu berlalu resepsi Pernikahan pun digelar di Hotel ARRAN ENTERPRISE. Semua terlihat bahagia tak terkecuali Ema, yang mendapatkan bunga yang dilempar Ania.


" Selamat Ema..kau akan menyusulku " kata Ania antusias.


" Menyusul dari mana jodoh pun tak ada " jawab Ema asal


Samuel yang mengagumi Ema sedari tadi pun menjawab.


" Bagaimana jika menyusul dengan ku " kata Samuel terus terang.


" jangan dia bro... dia gadis baik baik " bisik Arya


" Apa kau tak suka aku mendapat jodoh baik " jawab Samuel


" I know you.... " ucap Arya


" Tapi dia berbeda bro... aku akan memperjuangkanya " ucap Samuel


" Kita lihat...padahal aku akan menjodohkan dengan David " Ucap Arya sambil mengarah ke David


David pun mengangkat kedua tangan nya,,


" Tidak bos terima kasih...." ujar David


" Kau pegang janjimu ya bro..." tantang Samuel


" Tentu bos..." jawab David mantap.


Karena David mengingat hari harinya penuh dengan pertengkaran dengan Ema.


" Mana mungkin aku jatuh cinta dengan wanita barbar seperti itu " ucap David


" Justru yang barbar seperti itu, yang mantab diranjang " jawab Samuel


David memuncratkan minumannya karena tersedak. Dirinya yang awam tentang wanita,,mendengar ucapan Samuel seolah tabu.


Ketiganya pun tertawa,, membuat kedua gadis itu melihat ke arah mereka. Karena tak mendengar percakapan ketiganya.


" Ternyata manusia Alien bisa tertawa juga " kata Ema


" Siapa..? " Tanya Ania


" Tuan David tentakel " jawab Ema bersungut


Ania yang mendengar nama panggilan David pun tertawa lepas.


" Hati ... hati siapa tahu kalian berjodoh " ucap Ema


" Mana mungkin aku jatuh cinta dengan manusia Alien tentakel seperti itu " Ema bergidik membayangkan hari hari bersama David yang membuat mood nya berantakan.


Visual



Emanira Mahesty



David Osborne



Samuel Vernandez.


catatan:


Kira kira kalian suka Ema dengan david apa dengan Samuel?? Tulis dikolom komentar ya...🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2