
" Bagaimana pun aku tak akan membiarkanmu lari membawa samuel junior dariku. " kata Samuel
" Aku tidak membawa, karena aku tak hamil. " jelas Alleandra
" Dari mana kamu tahu, jika kamu tak hamil, jangan bilang jika kamu membunuh anak ku, aku akan meminta ganti rugi " kata Samuel lagi
Alleandra melongo dengan ucapan Samuel. Dirinya saja tak merasa hamil, kenapa Samuel menuduh membunuh anaknya.
" Aku tidak mungkin hamil Sam, kita hanya melakukan satu kali, jadi tidak mungkin hanya satu kali saja bisa langsung hamil. " kata Alleandra yang masih awam dengan hubungan intim.
" Jadi menurutmu, jika kita melakukan dua kali baru berhasil. Baiklah, mari kita coba sekali lagi. " kata Samuel yang bersiap menyosor bibir tipis Alleandra.
Serontak Alleandra langsung mendorong tubuh Samuel dari hadapannya, dia memundurkan tubuhnya agar tidak bersentuhan dengan Samuel namun sudah mentok pintu mobil.
" Kamu jangan keterlaluan Sam, tidak ada yang harus di pertanggung jawabkan. Semua sudah berlalu dan kita sama sama dewasa, anggap saja kita tidak pernah melakukannya. " kata Alleandra
" Aku tak dapat melupakannya Al, kamu sudah merasuki pikiran ku. Dan kamu tak boleh lari begitu saja dari ku. " kata Samuel memelas
" Sam, jangan menguji kesabaran ku. Aku tegaskan pada mu, antara kita hanya kesalahan, tidak perlu di ingat atau di pertanggung jawabkan. " tegas Alleandra.
" Kenapa Al ? Kenapa dengan mudahnya kamu mencintai Arya, lalu David, tapi kenapa kamu tak bisa membuka hati untuk ku. Apa kuranganya aku dari mereka? Tampan ? Aku sudah pasti tampan, banyak wanita bersuka rela datang padaku. Kaya ? aku punya banyak usaha, untuk menghidupi sampai tujuh keturunan mu pun aku sanggup. Lalu kenapa kamu bersikeras menolak menikah dengan ku. " kata Samuel
Dalam hati Alleandra ingin tertawa dengan penuturan Samuel, dengan percaya diri sekali mengungkapkan dirinya tampan dan kaya.
" Setia. Yang berbeda dari mereka adalah kamu bukan tipe laki laki setia. Aku bukan wanita pertama yang menyentuh mu. Aku mungkin sudah wanita ke seratus atau bahkan ke seribu nya. " jawab Alleandra menyangkal kata kata Samuel.
" Siapa bilang kamu bukan wanita pertama yang menyentuhku, kamu adalah satu satunya wanita yang sudah menyentuh semua yang ku miliki, karena biasanya aku selalu memakai pengaman, sedang bersama mu, aku tak memakai apapun, jadi kamulah wanita pertama yang menyentuh milik ku. " jawab Samuel tak malu
__ADS_1
Wajah Alleandra merona merah karena Samuel begitu transparan, tanpa ada yang di tutupi.
" Kenapa kamu bicara sangat vulgar pada ku, apa kamu tak malu berbicara seperti itu. " kata Alleandra
" Kenapa harus malu, toh kamu juga sudah melihat dan menyentuhnya, jadi kamu harus bertanggung jawab untuk itu. " kata Samuel
" Sam. " kata Alleandra terjeda dengan jawaban Samuel
" Iya. " jawab Samuel langsung
" Sam. " kata Alleandra lagi
" Iya. " yang langsung di jawab lagi oleh Samuel
" Sam berhenti menggodaku. Bagaimana jika nanti aku tergoda dengan rayuan mu. " kata Alleandra keceplosan begitu saja, dia pun langsung membungkam mulutnya sendiri.
" Aku akan dengan senang hati menerima nya. Katakan kamu mau menikah dengan ku Al. Dan kita akan mulai menjalani semua dari awal, mari kita saling membuka hati kita, aku percaya kamu juga bisa mencintaiku, karena aku satu frekuensi dengan tipemu, tampan dan kaya, benar bukan sayang? " kata Samuel lembut dan dengan senyum yang memikat.
" Apa Ema masih pantas aku perjuangkan. Dia sudah memilih laki laki lain, bahkan dia sudah menikah. Jadi apa aku harus merusak kebahagian rumah tangga mereka. Aku memang brengsek Al, tapi aku bukan laki laki penghancur rumah tangga. Hidupku masih panjang Al, aku akan mengejar cinta yang seharusnya aku perjuangkan. Dan perlu kamu ingat Al, aku tak pernah mengumbar atau merayu banyak wanita, tapi wanita wanita itulah yang menggodaku, aku pria normal jadi apa salah jika mencoba sesuatu yang mereka berikan suka rela. " kata Samuel enteng tanpa beban
" Jelas salah Sam, itu namanya kamu tak menghormati wanita. Harusnya kamu setia pada satu wanita, jangan memberinya sebuah harapan palsu. " kata Alle panas hati.
" Baiklah, aku berjanji akan selalu setia hanya padamu. Jadi kamu harus berusaha menjaga cinta ku, agar wanita wanita lain tak mengejarku nantinya. " kata Samuel
" Kenapa harus aku yang menjaga, yang ada, kamu yang harus menjaga hatiku, agar aku tak berpaling darimu, bagaimana pun aku menginginkan lelaki tampan dan kaya. Jika kamu tak berusaha keras, mungkin aku akan tertarik pada pengusaha lain " jawab Alle membalas Samuel
" Jika kamu menikah denganku, aku akan selalu menjagamu, dan aku pastikan jika hati dan seluruh tubuhku, hanya akan menjadi milik mu seutuhnya. " kata Samuel.
__ADS_1
Alleandra benar benar tak berkutik dengan rayuan sang casanova, sungguh rayuannya memikat hati, menggetarkan jiwa. Alleandra mulai merasakan panas di sekujur tubuhnya, saat Samuel terus menatap mata indah miliknya.
" Berhenti menatapku. " kata Alleandra yang merona karena malu.
Namun Samuel terus menatap dan tersenyum. Dia membelai lembut pipi Alleandra, di bisikan sesuatu di telinga kanan Alleandra.
" I love you. will you marry me. " kata Samuel sangat lembut, hingga terasa deru nafas dari Samuel di telinga Alle
Alleandra menunduk, dia masih belum bisa menjawab. Dirinya takut jika ini hanya sebuah kebohongan, Alle takut untuk terluka ketiga kalinya. Bagaimana oun Samuel terkenal playboy, seorang pemain wanita, apa dia sanggup jika Samuel juga memperlakukan wanita lain seperti dirinya saat ini.
" Kamu boleh tidak percaya Al, tapi aku akan terus menyakinkan mu, jika seorang Samuel bukan lelaki yang suka mengumbar pernikahan pada semua wanita. Kamu lah wanita yang aku lamar Al. " kata Samuel dengan mencium kening Alleandra
" Sam. Beri aku waktu untuk memikirkan nya. " kata Alleandra
" Baiklah. Aku memberimu waktu, lima menit dari sekarang. " kata Samuel
" Satu bulan. Beri aku waktu satu bulan. " kata Alleandra
" Empat menit. " kata Samuel
" satu minggu. " kata Alleandra
" tiga menit. " kata Samuel
" tiga hari. " kata Alle
" satu menit. " kata Samuel
__ADS_1
" Satu hari, beri aku waktu satu hari sam. " kata Alleandra dengan menunjukan jari telunjuknya.
" Aku tahu kamu pasti menerimaku Al, tak perlu waktu terlalu lama lagi. Tak ada alasan untuk menolak pesona Samuel, pengusaha tampan dan kaya raya " kata Samuel memainkan satu mata di kedipkan