
Samuel langsung mencium kening Allrandra. Dia merasa sangat bahagia karena Alleandra tidak menolak ciuman itu.
" Kamu tahu All, untuk pertama kali nya aku mencium kening seorang wanita. " kata Samuel
Alleandra menatap Samuel mencari kebohongan disana, namun ia tak menemukan. Karena Samuel berbicara dengan wajah serius.
" Mungkin kamu tidak akan pernah percaya dengan ucapanku. Karena aku sudah terkenal dengan stempel sang casanova. Tapi perlu kamu ketahui, aku memang sering berganti pasangan. Tapi kami melakukan sebatas having fun. Tidak ada ciuman bibir atau kening. Justru merekalah yang mencumbui ku. " kata Samuel jujur
" Walaupun kamu bukan cinta pertama, atau wanita pertama untuk ku, tapi kamu akan menjadi wanita terakhir untuk ku. " kata Samuel dengan menyatukan keningnya.
Alleandra masih menunduk tanpa suara, hingga Samuel meraih dagu Alleandra dan menyentuhnya dengan ibu jarinya. Tatapan mereka saling bertemu tanpa bersuara, menyelami perasaan masing masing.
" wil you marry me? " Samuel mengulangi pertanyaan nya.
Alleandra masih menatap Samuel, bibirnya masih ragu untuk menjawab 'iya' namun berbeda dengan tubuhnya yang menerima setiap sentuhan dari Samuel.
" You must to answer yes ! just Yes...." kata Samuel dengan mendekatkan bibirnya, tidak mendapat penolakan dari Alleandra Samuel mencium lembut bibir Alleandra. Ciuman itu semakin panas saat Alleandra menyambut ciuman itu, keduanya terlarut dalam gelora asmara, sampai dia lupa dimana dia sekarang.
Untuk kedua kalinya mereka melakukan sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan, entah karena jiwa sang casanova Samuel yang sangat pandai membawa suasana romantis, atau memang Alleandra yang tidak pernah merasakan sentuhan pria yang disukai nya. Yang jelas mereka tenggelam dalam kabut cinta yang membakar keduanya.
Samuel membantu memunguti pakaian Alleandra yang dia buang begitu saja tadi. Mereka memutuskan utuk mendatangi rumah kedua orang tua Alleandra. Tak butuh waktu lama Samuel sudah menyiapkan semua berkas berkas pernikahan.
Alleandra sengaja tidak ingin acara pernikahan nya digelar, yang dia mau hanya sebuah prosesi pernikahan yang sah dimata hukum, dan dimata agama, semua itu sudah cukup untuknya.
Alleandra tidak mau di pusingkan dengan gosip, karena di seorang publik figure.
Hari ini Samuel mendatangi apartemen Aksa, dia akan berpamitan jika dia akan tinggal bersama istrinya sekarang.
__ADS_1
" Ku pikir kamu sudah mati, lama tak kirim kabar, bahkan pesan pun tak kau balas. " sungut Aksa saat melihat kehadiran Samuel bersama Alleandra
" Kenalkan istri ku. " kata Samuel memperkenalkan Alleandra pada Aksa.
" Kau bilang dia pencuri. Pandai sekali kau bicara. " kata Aksa
" Memang benar, dia memang pencuri.... " kata Samuel yang langsung di bungkam oleh Alleandra.
Alleandra tidak mau Samuel mengatakan jika dia adalah seorang pencuri benih.
" Aku Alleandra. " kata Alle dengan menyodorkan tangannya dan di balas jabat oleh Aksa.
" Sayang,emang kenapa jika aku mengatakan...emmett... " lagi lagi Alleandra membungkam mulut Samuel.
" Kalian ini manis sekali, tapi lebih manis lagi jika tidak mengumbar kemesraan di depan jomblo sepertiku. " kata Aksa dengan menyalakan televisi.
" Kalian ini membuatku jengah, cepat kemasi barang barangmu dan keluar dari apartemen ku. " kata Aksa yang panas melihat keromantisan mereka. karena dari awal Aksa memang sudah menaruh rasa Alleandra.
Samuel mengedikan bahu, saat alleandra menatapnya mengisyaratkan sebuah pertanyaan.
" Aksa... Jika kamu membutuhkan sesuatu beritahu aku. " kata Samuel sebelum meninggalkan Apartemen Aksa.
Keduanya pergi meninggalkan tempat Aksa. Samuel memutuskan segera mengajak Alleandra pulang dengan alasan merapikan barang barang miliknya.
" Kenapa Aksa seperti membenciku, apa dia tahu jika aku dulu pernah menjadi perusak rumah tangga kakaknya. " kata Alleandra merasa tak enak.
" Mungkin. " jawab Samuel yang tak mau memberitahukan jika Aksa menyukainya.
__ADS_1
" Sam... Apa aku harus minta maaf pada Aksa? " tanya Alleandra
" Tidak perlu. Aku tak mengijinkanmu bertemu dengan laki laki tanpa ada aku di sisimu. " kata Samuel
" Kamu itu casanova tapi posesif sekali. " sungut Alleandra
" Mantan, aku sudah mantan Casanova. Karena sekarang aku berubah menjadi CEO yang posesif " kata Samuel asal
" Sudah seperti judul novel saja. " kata Alleandra menepuk bahu Suaminya.
" All.... Aku ingin hadir Samuel junior diantara kita, apa kamu tak merasakan tanda tanda kehadirannya. " tanya Samuel mengusap ngusap perut rata Alleandra.
" Jika aku mandul, apa kamu akan menikah lagi Sam? " tanya Alleandra. dirinya takut, jika saat sudah menjatuhkan hati pada Samuel, dia akan kecewa nantinya.
" Aku tak akan meninggalkanmu. Jika kita belum di beri, berarti kita harus lebih giat lagi membuatnya. " kata Samuel sambil memposisikan istrinya untuk di kungkungnya.
Tanpa memperdulikan barang barang yang baru saja di ambil, Samuel langsung menyerang istrinya. Dia tak pernah bisa menahan hasratnya jika sudah bersama dengan Alleandra. Semenjak menikah, Samuel tak pernah memperdulikan pagi, siang atau malam, Jika dirinya sedang bersama Alleandra maka yang dalam otaknya hanya membuat samuel junior.
Alleandra merasakan perubahan dalam hidupnya, kini ia bisa merasakan menjadi wanita yang di cintai. Samuel memperlakukan Alleandra dengan lembut, dan penuh cinta.
Dia sudah melewati masa masa di abaikan, kini ia tinggal merasakan kebahagiaan yang penuh cinta dari Samuel. Dia merasa menjadi wanita paling beruntung, karena di balik kegagalannya dalam memperjuangkan cinta, ternyata Tuhan sudah menyiapkan jodoh yang luar biasa.
" Sayang.... Apa kamu ada jadwal kosong, aku akan membawamu keliling dunia. Akan ku ku beritahukan pada dunia, jika kamu adalah milik ku seorang. " kata Samuel
" Aku akan konfirmasi pada managerku nanti. " kata Alleandra sambil mendusel di bawah ketiak suaminya
" Geli sayang..... Apa kamu sedang menggodaku? Akan aku pastikan kamu hari ini tak bisa berjalan jalan. " kata Samuel dengan sudah berada diatas tubuh Alleandra, dia merentangkan tangan Alleandra, hingga dada putih mulus Alleandra terekpost sangat jelas. Samuel mulai menciumnya kembali, tak ada kata lelah atau bosan pada diri samuel, dia mulai menyesapnya, dan Alleandra melenguh, merasakan sensasi yang membuat tubuhnya tergetar. Mereka melanjutkan lagi pertempuran sengit dia sofa ruang tamu yang masih berantakan dengan barang barang Samuel yang bercecer karena tingkah brutal mereka. Mulai dari tas sepatu yang mereka baru mereka kenakan, pakaian mereka yang samuel buang sembarangan, memenuhi ruang tamu apartemen tersebut. Samuel mengajarkan kepada Alleandra, sebuah cinta dan kehangatan, membuat Alleandra ikut dalam permainan itu, sampai dia lupa sebuah perjanjian kerja, yang menuntutnya untuk tidak hamil terlebih dahulu ia abaikan. Dia hanya ingin menyambut sebuah cinta yang ia hadirkan untuknya, tanpa memperdulikan dunia keartisan yang menuntutnya untuk menjadi model yang profesional.
__ADS_1