Biarkan Cinta Bicara

Biarkan Cinta Bicara
BAB. 43


__ADS_3

Setelah semuanya berlalu, Samuel baru menyadari jika dia tersiksa dalam penyesalan. Dia tak bisa melupakan apa yang ia lakukan pada Alleandra. Dan kini ia bertekad akan mencari keberadaan Alleandra.


Semua anak buahnya ia kerahkan untuk mencari keberadaan Alleandra. Dan ternyata Alleandra baru melakukan penerbangan ke Italy dua hari yang lalu.


" Bodoh.... Kenapa aku tak mengejarnya saat itu. " gumam Samuel.


Dia berencana ingin bertanggung jawab dengan apa yang ia lakukan. Sungguh untuk pertama kalinya Samuel merasakan penyesalan setelah merenggut kesucian Alleandra. Dia tak menyangka jika seorang Alleandra yang suka mengkonsumsi alkohol, namun bisa menjaga kehormatannya.


Akhirnya dengan bantuan Arya, Samuel melakukan penerbangan ke Italy di temani Aksa, karena Aksa sudah memutuskan menerima penawaran Arya saat itu . Dia akan menempati Apartemen milik Arya disana nanti.


" Kak... bukankah kak Samuel sudah mempunyai banyak usaha di Indo, kenapa kak Sam justru pergi ke Italy? " tanya Aksa saat mereka sedang santai di apartemen baru milik kakak iparnya.


" Aku sedang mengejar pencuri. Dan sekarang dia berada di Italy. " kata Samuel


" Memang apa saja yang di curi kak, sampai kak Sam turun tangan sendiri. Kenapa kak Sam tidak lapor polisi saja, biar urusannya cepat selesai. " kata Aksa sambil menyuruput kopi latte yang di buatkan oleh Samuel.


" Dia sudah mencuri harta paling berharga milik ku, hingga menimbulkan kerugian yang sangat besar dalam hidupku. " jawab Samuel enteng


" Apa dia mencuri saham milikmu? " tanya Aksa


" Lebih dari itu. " kata Samuel dengan menutup matanya.


Aksa pun sudah berhenti bertanya karena dia tak mau Samuel mengingat beban hidupnya lagi.


Keduanya terdiam dalam pikiran masing masing.


" Bagaimana jika kita keluar malam ini, untuk sekedar membuang pikiran jenuh kita. " tawar Samuel


" Baiklah, ide yang lumayan bagus. " kata Aksa sambil menyeruput kembali minuman latte miliknya


" Baiklah aku membersihkan diri dulu. " kata Samuel dengan beranjak bangun.


" Jangan lama lama. " teriak Aksa karena Samuel sudah tak terlihat di hadapannya.

__ADS_1


Keduanya sampai di sebuah kafe yang letaknya tidak jauh dari apartemen, namun tempatnya sangat nyaman, tidak terlalu ramai, jadi juga tidak terlalu bising.


Setelah memesan minuman, Samuel membuka ponselnya. Samuel terlalu serius hingga tak melihat siapa orang orang di sekitarnya.


" Kak... Kenapa ya aku lebih tertarik dengan wanita dewasa, aku lebik suka pada gadis seumuran dengan kakak ku. " kata Aksa saat melihat gadis dewasa yang sangat cantik


" Itu namanya kamu punya kriteria. Kamu tinggal bilang papa kamu saja jika ingin di jodohkan dengan wanita dewasa. " kata Samuel dengan mata yang tetap fokus pada ponsel


" Untuk apa harus minta di jodohkan. Aku akan berjuang sendiri. Gue laki bro... " kata Aksa dengan membusungkan dadanya.


Samuel melihat Aksa sekilas, saat dia membusungkan dadanya, namun Samuel hanya tersenyum tanpa menjawab.


" Tapi gimana kak cara mendekati wanita agar tak di tolak? " tanya Aksa


" Tergantung, wanita seperti apa dulu. Karena sifat wanita pasti berbeda beda. " kata Samuel menatap Aksa


" Seperti dia kak. " jawab Aksa dengan menunjuk salah satu wanita di kafe itu. Dari pertama masuk pandangan Aksa sudah tertuju pada gadis itu


Samuel langsung berdiri begitu saja, namun di tahan oleh Aksa, Samuel menatap Aksa seperti orang tak rela.


" Dialah pencuri yang ku maksut Aksa." jawab Samuel sambil melepas tangan Aksa yang menghalangi jalannya.


Samuel mendekati meja Alleandra, gadis itu tak kalah terkejutnya, mendapati lelaki yang berdiri di hadapanya sekarang ini.


Samuel menarik Alleandra begitu saja keluar.


" Samuel lepaskan aku. " kata Alleandra


Aksa yang mendengar suara Alleandra pun ikut terkejut, karena gadis itu bisa berbahasa indonesia. Dia pun percaya begitu saja jika Alleandra seorang pencuri.


Aksa mengelengkan kepala, dia tidak menyangka gadis secantik Alle bisa melakukan tindakan kriminal. Dalam pikiran Aksa Samuel sedang membawa gadis itu ke kantor polusi.


" Samuel.... Lepas ! Apa yang kamu lakukan di sini! " kata Alleandra yang berusaha melepaskan tanganya dari genggaman Samuel yang memegangnya sampai erat.

__ADS_1


" Aku sedang mencari mu, aku tak pernah menyangka jika kamu adalah seorang pencuri. " kata Samuel serius.


Alleandra merasa kebingungan mendapati jawaban Samuel yang menuduhnya adalah seorang pencuri.


" Kamu jangan bercanda Sam, aku pergi dari tempatmu pun kamu melihatnya, aku tak membawa apapun dari sana. " kata Alle mengkal ucapan Samuel


" Aku punya bukti All, makanya aku mencarimu sampai kesini. Dan jika itu tidak berharga, aku tak akan mencarimu sampai di sini. " kata Samuel sangat serius.


" Bukti apa? demi Tuhan aku bukan pencuri Sam." kata Alleandra kekeh


" Seorang pencuri mana ada yang ngaku, jika pencuri mudah mengaku tak akan ada polisi di dunia ini. Tunjukan dimana mobilmu, aku akan memberitahu bukti itu. Karena dari rekaman cctv itu ada adegan yang tidak bisa di tunjukan di depan umum bukan? " kata Samuel


Akhirnya Alleandra menunjukan dimana mobilnya. Karena Alleandra benar benar tidak merasa mencuri.


Kini keduanya berada dalam mobil. Samuel mengunci pintu mobil itu. Alleandra hanya berpikir jika yang di lakukan Sam hanya takut di lihat orang.


Samuel mengeluarkan ponselnya, dia membuka rekaman cctv yang memperlihatkan keduanya sedang bermain cinta. Alleandra merasa malu saat melihat dirinya juga agresif terhadap Samuel. Alleandra menelan ludah susah melihat adegan dirinya sendiri, jiwanya sebagai wanita normal menjadi panas, setelah melihat rekaman itu.


Setelah permainan mereka selesai Samuel mematikan ponselnya, Alleandra tak menemukan kejanggalan jika dirinya sedang mencuri.


" Katakan bagian mana aku kedapatan sedang mencuri? sudah ku katakan, aku bukan pencuri. Ingat Sam aku bukan wanita yang berkekurangan. " kata Alle


" Kamu tak melihatnya, bukan kah sangat jelas, jika dirimulah yang sudah mencuri benih penerusku. Kamu membawa kabur Samuel junior dari ku. " kata Samuel serius menatap kedua bola mata Alle


" Sudah aku bilang itu hanya kesalahan Sam. Kamu juga sering melakukan dengan wanita lain. Apa kamu mencari dan mendatangi mereka satu per satu untuk kau mintai pertangungan jawab? " tanya Alle


" Tidak. Karena aku tak pernah menanamkan benih di perut mereka. Tapi kamu sudah berani mencurinya, dan menyembunyikan di perutmu. " kata Samuel sambil mengusap perut rata Alle


Alleandra masih tak percaya dengan ucapan Samuel. Dia masih diam menggelengkan kepala mengisyaratkan tak setuju dengan tuduhan Samuel


" Kamu harus bertanggung jawab Al, kamu harus menikahiku. Karena kamu orang pertama yang berani mengambil benihku begitu saja. " kata Samuel serius dengan menatap Alle


" Kamu jangan gila Sam, kenapa aku yang kau mintai pertangungan jawab, dan mengataiku pencuri, dalam hal ini akulah yang sangat di rugikan karena aku kehilangan kehormatanku sebagai wanita. " kata Alle

__ADS_1


__ADS_2