
Ania terbangun oleh suara ponsel,,tapi bukan dari ponsel nya.
Ania merasakan tubuh nya terhimpit sesuatu yang berat.
Sesaat Ania mengerjabkan mata nya. dilihat tangan menimpa tubuh nya. pelan2 Ania ingin melepas pelukan itu.
Tapi Arya yang tahu Ania akan bangun pun semakin mengeratkan pelukan nya. dan menaikan kaki nya menghimpit tubuh Ania.
"Arya.... lepaskan !!" Ania yang dihimpit pun berteriak.
" Kau itu berisik sekali... Pagi pagi sudah membangunkan Aku.." kata Arya
" Lalu bagaimana dengan mu,,kau mau membunuh ku,dengan menghimpit tubuh raksasa mu" ketus Ania
"Raksasa kamu bilang..." kata Arya menindih Ania. sampai tubuh Ania tak terlihat.
" Ampun....ampun Arya...." Ania memohon dilepaskan karena sesak di tindih Arya.
" Untung berhalangan,,jika tidak aku tak kan melepaskan mu" ucap Arya sambil berlalu kekamar mandi,untuk berwudhu. walaupun Arogan Arya tidak lupa solat lima waktu.
Ania bangun dari tidurnya. Dilihat jam dinding menunjukan pukul lima pagi.
Ania menuruni tangga mendekat ke dapur.
" Ada yang bisa dibantu bi Irma? tanya Ania sopan.
" Tidak non....sebentar lagi sudah selesai. tinggal menghidangkan." jawab bi Irma tersenyum.
" baiklah saya tinggal kebelakang ya bi. Saya ingin berkeliling." jawab Ania
Karena sesungguh nya Ania tidak pandai memasak. Dirumah sudah ada mama dan bi sumi yang menyiapkan,,jadi Ania jarang sekali terjun ke dapur. mungkin karena Ania tidak hobby memasak.
" Silakah kan nona..." jawab bi Irma
Ania pun berkeliling rumah,,dilihat belakang rumah baru nya.
Ternyata bagian belakang lebih luas,,dan asri. banyak bunga dan tanaman hidup,,membuat Ania begitu tenang.
Ania mendekati Gazebo,,dan duduk disana. hawa pagi yang sangat tenang,,membuat diri nya santai.
" Tak pernah aku bayang kan jika aku akan menjadi Nyonya Arya " batin Ania sambil tersenyum.
*
*
Sehabis solat subuh Arya melihat diranjang sudah tidak ada istri nya,,membuat nya enggan untuk tidur lagi. Saat akan keluar mencari keberadaan istri pembangkang nya, tiba tiba ponsel nya berbunyi.
" Kenapa david...? " tanya Arya
" Bos hari ini ada meeting dengan mrs Sizuya dari jepang " kata David mengingatkan
" Apa kau lupa yang ku katakan kemarin, semua aku percaya kan padamu" jawab Arya
" Tapi bos ini tentang kerjasama kita yang pertama kali " terang David
" Kamu bisa mengatasi nya David " ucap Arya masih bersabar.
__ADS_1
" Tapi sekarang saya sudah di bawah bos,,menjemput anda..." kata David bersikeras supaya Tuan nya ikut.
" Lalu apa gunanya aku menggajimu lebih,,jika kau ada? Kau itu mengganggu malam pengantinku saja. Apa kau lupa kalau kau, sedang ku hukum. jawab Arya sedikit kesal karena David mulai memaksa.
Arya yang jengkel pun memutuskan telpon nya sepihak.
David hanya bisa menggerutu saat bos nya marah marah dan memutuskan panggilan nya sepihak.
" Malam penganti apa nya?? bahkan hari sudah siang. Oh ...Nona Ania,, baru sehari kau menjadi Nyonya Arya sudah mengacaukan hidup ku" gerutu David kesal. tanpa melihat sekelilingnya.
" Kenapa kau menyalahkan aku ?? Kamu mau aku adukan arya, supaya kau di pecat?" kata Ania tinggi sampai mengagetkan David.
" Tidak Nona,, Anda cantik sekali hari ini,, membuat hari ku bersemangat " rayu David supaya tidak diadukan
" Kau berani merayu ku... Habislah kau jika Arya tau..! jawab Ania menakut nakuti.
" Salah lagi.... !! Kalian itu adalah pasangan serasi,, sama sama membuat hidup ku berantakan." batin David
" Kau berani merayu istriku David.." suara barinton dari dalam rumah mengagetkan keduanya.
" Tamatlah riwayat ku..." gumam David
" Tidak berani bos..." jawab David ingin kabur menuju mobil nya
" Ingat david, jika kamu berani merayu istriku, aku nikah kan kamu dengan Surti" ucap Arya
Surti adalah pembatu Arya,,dia sedikit cablak,,selalu berdandan menor dan sexy. Dia berani menggoda David.
" Jangan bos... lebih baik aku dapat gadis tomboy dari pada surti yang seperti badut" kata David yang bergidik membayangkan wajah Surti yang menor.
" Aduh....mas david ku sampai,,mari mas sarapan dulu," ucap surti sambil mengerlingkan mata nya.
" Cepat pergilah...Jangan ganggu aku hari ini, karena aku akan melakukan fiting baju dengan istriku" kata Arya sambil meraih pinggang Ania.
Tanpa menjawab pun David langsung berlalu kabur masuk mobil.
" Mas david kok nggak mau sarapan sih,,padahal kan surti udah sengaja dandan cantik" ucap surti kecewa
" Sudahlah kapan kapan aku akan ajak david makan bersama disini,," ucap Ania menenangkan Surti.
Walau sejujur nya Ania sangat menahawan tawa,,melihat Surti yang berdandan terlalu menor. karena Ania sendiri sangat jarang berdandan. jadi dirinya geli melihat Surti yang memakai alis, lipstik, blush on,sangat tebal.
Surti pun tersenyum bahagia.
" Terima kasih Nona Muda,,,anda selain cantik juga baik hati" Surti pun berniat ingin memeluk Ania
Arya pun memberikan lima jari nya tanda stop.
" Tidak ada yang boleh memeluk istriku , kecuali aku ! ucap Arya menarik Ania kedalam rumah
" Ayo cepat sarapan,,selepas ini kita ke butik langgan ku,,kita akan Fiting baju untuk resepsi kita minggu depan.
Ania mengekor dibelakang Arya,tanpa banyak bertanya.
Ania yang sudah berada di kamar, setelah menyelesaikan sarapan nya,merajuk memohon pada Arya agar ponsel nya dikembalikan.
" Arya mana janji mu,untuk mengembalikan ponselku..!" kata Ania
__ADS_1
" Saat bersama ku tidak boleh memegang hp " jawab Arya
" Tapi kenapa kau boleh memegang hp,,," jawab Ania yang protes karena Arya memainkan ponsel
" Ini karena pekerjaan " jawab Arya yang masih sibuk berbalas pesan.
Ania memutar bola mata nya,,dia sungguh jengah dengan sikap Arya yang keterlaluan.
Setelah menyelesaikan mandi nya Ania merias diri didepan cermin.
Arya mendekat duduk ditepi ranjang samping meja rias Ania. Dia terdiam mengagumi istri nya.
" Kalau kamu berdandan seperti surti pasti akan sangat cantik.." kata Arya menggoda sambil berdiri menuju kamar mandi.
Ania hanya melihat Arya dari pantulan cermin tanpa menjawab. Sesaat kemudian dia menemukan ide.
" Kita lihat ...aku akan membuatmu kepanasan..." Ania tersenyum jahat.
Ania berdandan dengan bedak, lipstik,blush on yang tipis dan sedikit airliner membuat wajah Ania terlihat sangat memukau.
Dengan balutan dress tanpa lengan berwarna biru cerah di bawah lutut,,ditambahkan syal dileher membuat nya seperti princes.
Arya yang keluar dari kamar mandi tak bisa mengalihkan pandangan nya dari sang istri.
Dalam hati Arya sungguh menyesal menyuruh istri nya berdandan. Karena diri nya kini sangat ketakutan istri nya banyak yang melihat kecantikan nya.
*
*
Setiba di butik,, Arya pun di sambut dengan pelukan dan cipika cipiki,,
" Arya....Akhirnya kau datang,,aku sudah dari kemarin menunggu mu " kata pemilik butik
Ania melihat sekelilingnya,,dia tidak mau menunjukan rasa panas nya didepan dua insan itu.
" Aku pasti aku datang..." jawab Arya dengan senyum menawan.
Arya sengaja ingin membuat Ania kepanasan. Tapi ternyata malah sebaliknya. Arya melihat tiga orang lelaki yang mencuri pandang istri nya,,padahal lelaki itu sudah membawa pasangan sendiri. Membuat Arya geram.
Dia berjalan dengan langkah besar,,diraih pinggang istrinya.
"Kamu mencoba merayu lelaki ya....! " kata Arya berbisik di telinga Ania.
Ania yang kegelian,,sedikit menggeliat,,tersingkap sedikit syal nya. terlihat leher Ania yang berwarna kebiruan sisa stempel yang di buat Arya kemarin.
" Jadi kamu menutupi leher dengan syal karena ini.." batin Arya sambil mengangguk angguk.
Arya pun menarik syal yang dikenakan Ania. Ania yang kaget pun mencoba mempertahankan.
" Kenapa kamu mau menutupi stampel ku,,akan kutambah kan " Arya yang tersulut cemburu pun menambah karya nya dileher Ania sangat merah dan besar,, tanpa malu melihat sekelilingnya yang memperhatikan.
Ania mencoba memberontak,tapi tangan nya yang kecil ditahan Arya...
" Jangan coba menutupi bahwa kamu adalah milik ku Ania " kata Arya memandang dekat wajah Ania. Dan mencium bibir nya sekilas.
cup........
__ADS_1
Author:
Jika Ada yang membaca karya ku pertama ini,,saya ucapkan banyak terima kasih. mohon masukan nya dikolom komentar,,supaya aku lebih semangat lagi dalam menulis. Terima kasih 🥰🥰🥰