Biarkan Cinta Bicara

Biarkan Cinta Bicara
STEVE DI PECAT


__ADS_3

Ania menuruni tangga menuju ruang makan, diikuti Arya dibelakang.


"Kamu di ARRAN grouop yang dimana? tanya Arya


"Aku digroup pusat" jawab Ania sambil berjalan


Semua sudah terlihat menunggu kedatangan mereka.


" Kalian ini mentang mentang pengantin baru,, sampai lupa waktu untuk turun. Aku sampai hampir telat masuk kampus. kesal Aksa


Keluarga Ania menerapkan jika makan,menunggu kehadiran anggota keluarga.


"Maaf membuat menunggu,, Ania yang menghalangi ku turun". ujar Arya tersenyum


Ania membulat kan mata nya,,tak percaya dengan yang diucapkan Arya.


" Pandai sekali dia bersandiwara...bukan kah dia tadi yang mengulur waktu ". batin Ania


" Kemarin saja bilang amit amit,,, tapi lihat lah sekarang..... mata mereka berdua sudah seperti panda... Apa tidak ada hari esok sampai harus melembur sampai pagi..." gerutu Aksa asal.


Ania melototi adik nya tanpa bisa menjawab. semua seakan memojokan dirinya.


Orang tua Ania pun tersenyum melihat mata keduanya yang memang seperti panda. Dalam pikiran mereka Arya dan Ania sudah melakukan kewajiban nya sebagai seorang suami dan istri.Walaupun pada kenyataan nya tidak seperti itu.


" Sudah mari sarapan,,jangan dengarkan ucapan aksa" ucap Andini menengahi.


Aksa pun berdiri sambil membawa roti yang sudah dia olesi selai.


" Ma.... Pa..... Aksa berangkat dulu ya..ada jam kuliah pertama. Bentar lagi masuk !! " ucap Aksa sambil berdiri.


" Kak Arya...aku duluan ya....!! ucap aksa berlalu.


" Kamu gak pamit sama kakak tercantik mu ini?". kesal Ania karena hanya dia yang tidak dipamiti.


" Untuk apa?? gara gara kakak aku hampir terlambat" ucap Aksa sambil cengengesan.


Walaupun jengkel,,Aksa tidak bisa marah pada kakak nya. Dia berbalik menghampiri Ania dan mencium pipi kiri kakak nya.


" Aku berangkat kakak tercantik ku" ujar Aksa.


Arya memerah wajah nya.


" Aku bahkan merasa sesak kamu dicium adik kandungmu,,,bagaimana aku bisa membiarkan mu bekerja dan tersenyum pada laki laki lain ". batin Arya


" Mulai malam ini kita tidak bisa berantem lagi,, kakak akan pindah kerumah yang baru" Kata Ania memberi tahu.


" Aku sudah tau,,makanya itu ciuman perpisahan kita,," jawab Aksa sambil berjalan keluar.


Ania melihat kedua orang tuanya dan arya bergantian.


" Semua orang sudah tahu kami akan pindah,,tapi aku yang akan pindah baru tau tadi pagi" gerutu Ania dalam hati.


Ania duduk berhadapan dengan Arya.


Ania mengambil nasi goreng untuk diri nya sendiri.


Arya diam saja tanpa ada respon akan mengambil makanan.


Ania menyuapkan nasi kedalam mulutnya.


Andini yang melihat Ania sudah menyendok pun memperingati.

__ADS_1


" Ania sayang,, kamu itu sebagai istri jangan hanya melayani diranjang saja. kamu juga harus melayani segala keperluan suami mu. Termasuk mengambil kan nasi untuk nya. Ujar Andini


Ania yang sudah memasukan nasi goreng nya pun tersedak.


" Uhukkk...uhukkkk....!!!


Buru buru Ania mengambil minum.


" Sudahlah ma,, mungkin Ania masih mengingat yang semalam sampai lupa mengambilkan nasi" ujar arya sambil tersenyum.


Byurrrrr.....Air yang di minum Ania pun kembali keluar.


Spontan keduanya pun berdiri.


Arya mengelap wajah nya dengan tisu. Sedang Ania bergidik ngeri membayangkan saat handuk Arya terjatuh.


"Sudahlah ma...Jangan membuat Ania malu,dia kan masih baru. kata Surya


Karena yang orang tua Ania tangkap, apa yang diucap kan Arya adalah hubungan suami istri dari keduanya.


" Sudahlah ma ... pa.... Aku berangkat saja. Ini sudah terlambat". Ania berjalan keluar


" Kenapa semua penghuni rumah semua nya ikut gila,, lama lama aku juga ikut gila" umpat ania sambil membuka mobil.


" Iya...sebentar lagi kamu akan tergila gila padaku...!!" kata Arya yang mendengar celotehan Ania.


Blemmm.......


Ania membanting pintu mobil kencang.


*


*


" Tapi boss kita ada meeting penting di Central Mandala place pagi ini,, Tuan Smith sudah menunggu anda !! David mengingatkan


" David sudah berapa lama kau bekerja dengan ku?" tanya Arya


" Maaf boss kita akan ke ARRAN pusat sekarang..." jawab David


" Bagus....jika kamu mengerti maksud ku..." jawab Arya dingin


************!!!!!!!!!!************


ARRAN GROUP COMPANY.


Ema melihat Ania memasuki hotel tempat kerjanya,, memburu menghampiri.


" Hey pengantin baru... datang terlambat sudah kusut aja tu muka," tanya Ema


hemmm..... jawab Ania ber ehm ria.


"Gimana rasanya??" tanya Ema


" Rasa apa?? Ania balik bertanya tak mengerti


" Ya elaah.... mata ampe panda gitu masih tanya rasa apa?? kata Ema to the points.


Ania memutar bola mata nya malas.


" Aku hampir gila setiap orang yang dibahas hanya mata panda ku". kata Ania lagi

__ADS_1


" Baiklah kamu hutang satu cerita sama aku ." kejar Ema yang terus membuntuti Ania


" Nanti pas istirahat oke...aku sudah terlambat" jawab Ania sambil sedikit berlari keruangan nya.


"Ania hari ini ada rapat dadakan dengan Presdir langsung. kamu ikut keruang meeting ya bawa laporan keuangan tentang pembangunan lobby bulan ini". titah Steve


" Kamu kan yang mengerjakan?" tanya steve


" Iya...Baik pak..." jawab Ania


Ania jika dikantor memang sengaja memanggil pak,, karena menghargai atasan.


Ania heran melihat Ema juga ikut rapat,,


" Sejak kapan resepsionis ikut brifing ? tanya Ania yang melihat Ema tak biasanya ikut meeting


" Aku juga gak tau,,tadi dipanggil suruh keruangan meeting. Kira kira ada apa ya Nia? tanya Ema


Ania hanya mengangkat bahu nya.


Semua sudah menunggu kedatangan Presdir. Terlihat wajah tegang dari semua yang hadir karena tak biasanya Presdir hadir sendiri.


Biasanya yang menghadiri meeting hanya David Asisten Pribadi nya. Karena Hotel itu dalam keadaan yang stabil tanpa kendala. Tapi sekarang semua dihadirkan apalagi Manager keuangan dan staff nya dikumpulkan,, mereka ber asumsi ada penyelewengan dana.


Terdengar pintu dibuka.


Ania yang memegang hp pun terjatuh. Saat melihat Presdir yang ditunggu adalah Arya suaminya sendiri. Semua memandang kearah nya. Ania menunduk kan wajah, mengisyarat kan permintaan maaf.


Arya pun berjalan menuju kursi kebesaran nya, dan duduk.


" Saya ingin mendengar laporan keuangan bulan ini,, saya dengar ada penyelundup masuk kejaringan kita untuk memata matai sistem kerja kita." Ucap arya tanpa basa basi.


Steve pun melaporkan semua agenda pemasukan dan pengeluaran keuangan secara rinci.


" Saya ingin mendengarkan prosedur apa saja yang bisa dilakukan customer untuk mendapatkan pelayanan prima dari ARRAN group. Mungkin Bagian resepsionis bisa menjelaskan " kata arya


Ema pun menjelaskan dengan gamblang karena Ema gadis yang sedikit tomboy dan percaya diri. Jadi untuk menjelaskan sesuatu yang dia ketahui tidak membuatnya takut atau pun gugup.


"Saya sedikit kecewa dengan laporan keuangan,,ada beberapa pengeluaran yang kurang transparan dalam pembangunan lobby hotel. Saya ingin laporan rekap ulang diserahkan kepada saya jam 9 ini". Kata Arya sambil berdiri memandang Steve dan Ania secara bergantian.


Sebelum Berangkat Arya sudah mencari tahu semua Agenda yang dipegang Ania apa saja.


David pun menjelaskan,, Ania memegang kendali keuangan pembangunan lobby untuk bulan ini.


Tadinya Arya ingin mengerjai Ania dan steve,,untuk mengulang kembali perincian laporan.


Ternyata justru dirinya yang dibuat kepanasan,saat melihat Ania berbincang dengan steve sembari tersenyum lebar, terlihat mereka sedang saling bercanda entah apa yang dibicarakan.


Tiba tiba Arya memasangkan tubuhnya tepat didepan Steve. David yang melihat pun keheranan. Karena memang david belum mengetahui pernikahan bos nya dengan Ania.


Karena pernikahan begitu mendadak mengharuskan david mengganti bos nya menghadiri pertemuan penting semua dewan direksi dari berbagai cabang untuk melaporkan perkembangan perusahaan masing masing. Sehingga david tidak tahu dengan siapa Bos nya menikah. Yang dia tau Bos nya menikah karena dijodohkan.


Tiba tiba ....


Bruk.... Semua dokumen berserakan. Dengan segera Ania dan steve mengambil sambil berjongkok.


" Seharusnya kalau untuk berpacaran di taman,bukan dilingkungan kantor, pantas saja laporan keuangan begitu buruk. Ternyata kerjaan kalian tidak serius". ujar Arya.


" Kamu saya pecat...!! ucap Arya lagi menujuk Steve.


David yang melihat situasi ini pun hanya melongo,,

__ADS_1


" Bukan kah tadi bos yang memasang untuk ditabrak. Aneh..? " ucap arya dalam hati.


__ADS_2