Biarkan Cinta Bicara

Biarkan Cinta Bicara
KEJADIAN TAK TERDUGA


__ADS_3

Setiba di rumah Arya langsung masuk begitu saja, dia bergegas menaiki tangga menuju kamar nya. Arya sudah tidak bisa membendung lagi perasaan rindu menatap sang istri.


Saat pintu kamar terbuka, Arya melihat istri nya tertidur nyenyak. Dihampiri nya dan duduk disamping tubuh istrinya.


Arya menatap kagum paras sang istri,, "kamu begitu sempurna untuk ku Ania ". gumam Arya


Teringat saat pertama kali melihat Ania waktu sekolah, kecantikan yang mencolok diantara kawan nya,,bibir tipis, mata jernih yang selalu ceria. Selalu ramah dan mudah tersenyum pada siapa saja.


Karena Ania murah senyum ini lah yang membuat Arya selalu kepanasan,, Dia tidak rela satu senyuman pun diberikan pada orang lain. bahkan itu pada wanita.


Itu lah sebab nya Arya selalu mencari cara membuat senyum Ania tak ada, hingga tak ada satu pun yang melihat nya.


Dan itu benar benar terjadi,, hari hari mood Ania disekolah buruk,,Arya yang selalu cari masalah membuat Ania merengut sepanjang hari.


Sebenar nya Arya ingin mengungkap kan perasaan nya saat lulus sekolah,setidak nya Arya ingin, Ania tau perasaan yang sebenar nya. Supaya saat diri nya tidak ada, Ania akan menjaga hati nya.


Tapi dia urungkan, mengingat kenangan buruk yang dia toreh kan untuk Ania. Arya takut Ania menolak nya sepihak tanpa mendengar kan penjelasan bahwa dia tidak ingin Ania tersenyum pada semua orang terutama laki laki.


Dibelai wajah istri nya. saat akan mendekat kan wajah untuk mencuri ciuman, Ania menggeliat saat merasakan ada sesuatu yang menyentuh nya.


Wajah mereka berhadapan tepat didepan muka masing masing saat Ania membuka matanya...


Ania terlonjak kaget. Mundur kebelakang.


" Apa yang kau lakukan Arya,, jangan bilang kau mau mencuri ciuman pertama ku " ucap Ania sambil menutup mulut nya.


Arya pun ikut tersentak kaget saat kedapatan dirinya ingin memcium Ania.


Tapi bukan Arya nama nya jika tak pandai membawa diri,, dia duduk tegak.


" Aku hanya ingin memastikan apa bibirmu ada tahi lalat nya,, kenapa kau sangat pembangkang jadi wanita " jawab Arya sambil berdiri.


" Kau tahu Arya,, kau itu sangat menyebal kan ". kata Ania


" Kalau aku sangat menyebalkan,,bagaimana dengan mu ? Selain menyebalkan kau itu juga pembangkang " jawab Arya


" Lihatlah diri mu, kau yang selalu mengatur ku,,bernafas pun kau yang mengaturku,," gumam Ania yang masih bisa di dengar Arya.


" Cepat kau siapkan air hangat untuk ku, harusnya kau sebagi istri menyambut suaminya yang baru pulang, bukan malah tidur meringkuk seperti kucing " kata Arya

__ADS_1


Ania yang malas mendengar kan ocehan Arya yang semakin panjang pun memilih menyiapkan air hangat kekamar mandi.


" Merepotkan saja.... semakin lama dia semakin menyebalkan saja " gerutu Ania


Arya yang sudah dibelakangnya pun tersenyum yang melihat Ania jengkel karena nya.


" kamu sangat menggemaskan jika sedang marah.. bagaimana aku tidak merindukan mu.." batin Arya


" Sudah Tuan Muda Arya.... silakah dinikmati air hangat nya..! ujar Ania sambil berlalu keluar.


" Bukan kah kamu belum mandi,, bagaimana kalau mandi bersama ",,goda Arya


" Otak Ania traveling mengingat pusaka Arya yang pernah dilihatnya bergidik ngeri,,,


" Tidak ... terima kasih ! kata Ania ketus.


Padahal dalam hati Ania sangat kikuk. Dia menutupi perasaan nya dengan kata kata yang ketus


Tapi Arya sudah memutuskan akan melakukan pendekatan dengan istri nya.


Bagaimanapun cara nya,,Arya ingin mendapatkan cinta Ania dan tak akan melepaskan nya lagi.


Arya ingin kisah cinta nya semulus karir nya.


Arya melepas handuk yang melilit di pinggang nya, tanpa sehelai benang pu. Arya masuk begitu saja ke bathup


Wajah Ania merona melihat pemandang yang eksotis kedua kali nya. Ania memilih memalingkan muka,, Dia ingin berlari keluar.


Tapi ternyata Arya sudah mengunci pintu nya.


" Kamu mau kemana ? cepat gosok punggungku.. ! " perintah Arya


Ania tak beranjak dari depan pintu. Tubuh nya mulai lemas,,dia menahan keringat dingin.


" Kenapa dia bisa bersikap biasa saja, tapi aku sudah tak sanggup berdiri begini " batin Ania


" Atau kamu mau aku menggendong mu kesini,,baiklah aku akan kesitu" kata Arya


Ania yang tak ingin melihat Arya berdiri langsung berbalik dan berjalan cepat menghampiri, namun naas Ania terpeleset dan menimpa diatas tubuh Arya.

__ADS_1


" Kau ingin menggoda ku Ania" kata arya dengan senyuman licik


" Tidak,,, siapa bilang!!! Aku terpeleset tadi,,karena kau menakuti ku." jawab Ania ketus, sambil mencoba berdiri.


" Lagi pula kau itu tak tau malu sekali !! ada gadis... tapi telanjang" gumam Ania yang masih di dengar Arya.


" Dimana ada gadis ? Aku tak melihat nya,,yang ku lihat seorang laki laki pembangkang " jawab Arya santai


" Laki laki dari mana, lihat lah siapa yang tidak mengakui kecantikan Ania Putri Pratama " dengan menunjukan tubuh nya, tanpa teringat bahwa baju nya sedang basah,, sehingga terlihat setiap lekuk tubuh nya.


Arya yang melihat pun meneguk saliva, Dia reflek meraih tangan Ania hingga terjatuh lagi di pangkuan nya.


Dipandang mata Ania,, Arya mencium bibir nya dengan lembut,,, Ania yang semula terkaget membulat kan mata nya dan mendorong tubuh Arya, Namun tenaga Arya jauh lebih besar.


Arya menahan tengkuk Ania dan mencium nya lagi,,ciuman yang tadi nya lembut berubah menuntut. Ania yang semula menolak pun,,tubuh nya sekarang berkata lain,,Dia menikmati setiap sentuhan Arya. Karena sejujurnya Ania pun juga mencintai Arya dan tidak ingin menolak nya.


Ania yang semula diam saja saat dicium pun,mulai membuka rongga mulut nya,,sehingga memudahkan Arya menelusuri rongga mulut nya,,


Detak jantung dari kedua nya berpacu ber kejaran,,sesungguh nya ini adalah ciuman pertama dari masing masing.


Tanpa belajar,dan karena naluri lelaki nya membuat Ania terbuai dalam permainan Arya,,


Tangan Arya pun tak tinggal diam menelusur masuk ke kaos yang di kenakan Ania,,dan berhenti di kedua bukit nya.


hsstt....


Ania meloloskan ******* begitu saja, saat tangan Arya mulai bermain main disana.Ciuman Arya berangsur turun keleher, di buat stempel kepemilikan disana, Ania menggeliat kegelian dengan permainan Arya.


Arya mulai berbalik menindih Ania,,Dibuka kaos Ania,,terlihat tubuh mulus Ania yang membuat Gairah Arya memuncak,,dicium nya kedua dada Ania,, mereka saling menikmati setiap sentuhan, Arya yang tidak mendapat penolakan dari Ania pun terus turun ke perut..dilihat air yang tadi nya jernih berubah merah.


Arya pun menghentikan aksinya. Dilihat dalam wajah Ania yang sudah sayu.


" Ania kamu sedang berhalangan ?" tanya Arya kecewa


Ania pun terduduk,,dilihat air yang berubah warna dan tersenyum.


" Mungkinn..." jawaban ania sambil cengengesan.


" ****...." ungkap Arya sambil berdiri meraih handuk.

__ADS_1


Dia membuka pintu yang tadi dikunci nya,,dengan perasaan dongkol dan kecewa


" Hampir saja .." gumam Ania sambil menutup wajah nya yang karena malu tak ada penolakan saat Arya memberikan, di setiap sentuhan dari kejadian yang tak terduga ini.


__ADS_2