
Setelah membersihkan diri Arya menyusul Ania yang sudah lebih dulu duduk di perapian dan memakan bolu yang dibikin bik Marni sebelum meninggalkan dirinya.
Arya duduk disamping Ania lalu memeluknya erat, seolah takut Ania akan kabur lagi.
" Lepaskan Arya " gerutu Ania yang merasa kesusahan untuk makan bolu, karena Arya memeluk erat.
" Berjanjilah padaku untuk tidak meninggalkanku Ania " kata Arya sambil menempelkan pipinya di pipi Ania.
Ania tersenyum dengan penuturan Arya.
" Apa yang kamu sukai dari ku Arya " tanya Ania
" Itu lah yang tidak aku ketahui, kenapa aku begitu bodoh bisa mencintai wanita segalak dirimu " kata Arya tersenyum menggoda
" Galak... bahkan kamu begitu menggilaiku " kata Ania sambil memanyunkan bibirnya.
" Bagaimana aku tidak menggilaimu, kamu selalu menggodaku seperti ini " kata Arya sambil memakan bolu dari mulut istrinya yang baru akan di masukan oleh ania.
" Kalau kamu, apa yang kamu suka dari ku " tanya Arya berbalik
" Kamu begitu tampan diantara sekelompok temanmu, keangkuhanmu itu yang justru membawa kharisma dalam dirimu." jawab Ania jujur
" Sekelompok teman, jadi kamu juga mencintaiku sejak masih di bangku sekolah? " tanya Arya
Ania menganggukan kepalanya.
" Siapa yang tidak mengagumi pesona dari sang mantan ketua osis. Tampan, kaya, pintar tapi sayang sangat arogant " kata Ania
Arya memeluk Ania semakin erat.
" Jika aku tahu kamu mencintaiku dari dulu, mungkin aku tak kan pernah meninggalkanmu, dan menempuh studi di luar " kata Arya
" Kenapa? jangan hanya mengatas namakan cinta, lalu kamu harus mengubur mimpimu " kata Ania bijak
" Itulah sebabnya aku mencintaimu Ania. Kamu pintar, dan berpikir secara rasional. Tak banyak wanita yang mengijinkan pasangan nya untuk berjauhan mengejar mimpi. " kata Arya memuji Ania.
" Bukankah sebuah cinta itu harus di landasi kepercayaan, jika aku tak mengijinkan mu mengejar mimpi, itu sama saja aku tak percaya dirimu " kata Ania sambil menatap Arya.
Arya tersenyum dengan penuturan Ania. Dia sangat bahagia mendapatkan pasangan yang sangat di cintainya.
" Seperti dirimu, melarangku bekerja. Berarti kamu tak percaya padaku " kata Ania manyun
" Aku percaya padamu Ania, tapi aku tidak percaya dengan laki laki di luar sana yang banyak menantikan kehadiranmu " kata Arya tersenyum.
__ADS_1
" Kamu tau Arya, Vania dan Alleandra pernah mengatakan akan merebutmu dari ku. Tapi aku tak memperdulikan mereka. Karena aku percaya, aku sanggup mempertahankanmu " kata Ania
" Sanggup mempertahankan? Kamu bahkan meninggalkan ku begitu saja kemarin. " jawab Arya
" Sudahlah, percuma bicara dengan manusia batu sepertimu. " jawab Ania ketus
" Kamu bilang apa Ania? " kata Arya yang sudah menggerayangi tubuh istrinya.
" Ampun Arya....! tidak, aku tidak mengatakan apapun " kata Ania yang kegelian karena Arya menggelitiknya juga.
Terdengar ponsel Arya berbunyi.
" Kenapa David " tanya Arya
" Saya sudah menyelesaikan kerjasama dengan kesepakatan yang kita tawarkan Tuan. Ada beberapa dokumen yang harus di tanda tangani. " kata David dari sambungan telepon
" Jadi kamu sudah kembali? " tanya Arya
" Sudah Tuan " jawab David
" Baiklah. Besok saja di kantor, hari ini aku tak ingin di ganggu " jawab Arya sambil memutuskan panggilan.
David yang di putuskan panggilanya pun menggerutu.
Tadinya David ingin pulang ke apartemen dan merehatkan tubuhnya sejenak. Tapi pikiranya gelisah, lalu dia memutuskan untuk ke kantor.
David segera memasuki ruangan nya. Terlihat Ema sedang akan keluar untuk makan siang, namun dia urungkan dan kembali masuk mengekori David yang sudah duduk di kursi kebesarannya.
" Pak David sudah kembali, apa sangat merindukanku? tanya Ema menggoda. Karena biasanya David akan salah tingkah.
" Apa tidak ada hadiah untuk ku pak? " tanya Ema menunduk sehingga wajahnya sejajar dengan David.
Namun siapa sangka David meraih tengkuk Ema, entah kerinduan yang dalam atau dia sudah tidak bisa menahan diri lagi di depan Ema, David dengan beraninya mencium bibir Ema. Ema sangat kaget jika David bisa melakukan hal senekat ini. Karena biasanya David akan salah tingkah dan meninggalkan nya begitu saja. Karena kaget itu Ema terdiam seolah dia menerima ciuman itu.
" Itu adalah hadiah dari ku, dan benar aku sangat merindukanmu Ema. " kata David tegas.
Samuel yang melihat dan mendengar perlakuan David itu pun berdehem.
Ema yang melihat Samuel di hadapannya pun sangat kaget. Samuel meraih tangan Ema dan menaruh bunga yang dia bawa.
" Untukmu, dan aku akan berhenti untuk mengejarmu " kata Samuel dengan rasa sakit di hatinya, lalu dia meninggalkan ruangan begitu saja, namun David memanggilnya membuatnya berhenti.
" Samuel. " panggil David
__ADS_1
Buk......buk
Sebuah pukulan ia berikan pada David begitu saja.
" Dan itu untukmu. Bukan kah kamu sudah berjanji, tidak akan mencintai Ema dan tidak akan pernah mengejarnya. Pembohong !! " kata Samuel sambil meludah
David menerima pukulan itu begitu saja. Dia tahu dirinya salah, dialah yang memberi ruang untuk Samuel mendekati Ema. Tapi dirinya justru menusuk dari belakang.
Ema yang melihat keduanya bertengkar hanya bisa diam, tanpa ingin melerai.
" Apa aku sedang di perebutkan. " gumam Ema
" Aku mencintaimu Ema, harusnya kamu menyadari ini. Aku sudah benar benar berubah dan hanya ingin kamu menjadi milikku Ema " kata Samuel menghadap Ema. Karena berubah pikiran, tidak akan berhenti mengejar
" Maukah kamu menjadi pacarku Ema? " tanya Samuel di depan David
David yang tadinya merasa bersalah pun, tak rela jika wanita yang di cintainya memilih laki laki lain.
" Aku juga mencintaimu Ema, Dan kamu adalah wanita pertama dalam hidupku. Tidak seperti Samuel dia sudah tidur dengan banyak wanita " kata David yang etah mendapat keberanian dari mana.
" Jaga mulutmu, Wanita pertama di hidupmu itu ibumu bukan Ema. Tak tahu malu sekali dirimu itu. " kata Samuel emosi merasa di rendahkan.
" Ema adalah wanita pertama yang bisa mengetuk hatiku Sam, jadi relakan dia untuk ku. " kata David bicara pada Samuel
" Apa perduliku? Kamu dulu sudah berjanji padaku akan memberiku ruang untuk mengejar Ema, tapi kenapa sekarang kamu tak tahu malu sekali memohon padaku. Terserah kamu akan melajang seumur hidup pun aku tak kan pernah peduli. Apa yang jadi keinginanku harus menjadi milik ku. " kata Samuel mengejek.
" Tapi aku juga tak akan berhenti mempertahankan Ema untuk menjadi milik ku Sam, maafkan aku. Untuk sekali ini aku mengalah padamu. Bukankah ini bukan yang pertama kamu mengambil wanita yang mendekati ku " kata David jujur. Karena dulu Samuel lah yang menyelesaikan semua wanita yang mendekati David, karena dulu Samuel sangat playboy.
" Itu dulu David, tapi dulu bukankah kamu sendiri yang memberikan wanita itu padaku " kata Samuel tak mau kalah
" Ya ... kamu benar. Tapi sekarang aku tak akan memberikan nya untuk mu, jadi berhentilah mengejar Ema seperti katamu pertama tadi " kata David.
Buk...Buk...
Samuel pun memberikan pukulan lagi untuk David, namun kali ini David pun tidak diam saja, dia membalas pukulan Samuel.
Keduanya terlibat pertengkaran sengit dengan baku hantam. Untung saja mereka dalam ruangan yang tidak terlihat staff lain dari luar.
Ema yang mendengar semua penuturan itu pun pergi begitu saja. Dia tidak mau melerai satu diantara mereka.
# Cinta Segitiga Mereka...Kira kira Ema pilih siapa ya David atau Samuel 🤔🤔🤔. Atau tidak dua duanya..😜😜😜 Tulis pendapat kalian ya. buat masukkan mimin. 😍😍😍
__ADS_1