Biarkan Cinta Bicara

Biarkan Cinta Bicara
BAB . 33


__ADS_3

Hening sesaat di ruangan tersebut, lalu Arya pun membuka percakapan.


" Maaf sebelumnya pak, tapi dengan berat hati saya sampai kan, Ema sedang mengandung anak dari David. Aku takut kepergian nya untuk melanjutkan studi ke turki hanya alasan untuk menggugurkan kandungannya. " kata Arya


Ayah Ema terdiam dia menatap tajam pada David, namun David hanya diam menunduk.


" Kurang ajar kamu, berani merusak anak saya. Punya apa kamu sampai berani menghamili anak saya. " kata Ayah nya Ema emosi dan mulai melayangkan satu bogem mentah pada David.


Jika dengan Samuel, ayah Ema sudah tau jika Samuel juga pengusaha, pemilik bar. Tapi yang ayah Ema tahu, David hanya asisten Arya dengan gaji pada umumnya.


Ayah Ema terus memukul David saking emosinya. Arya melihat David tak tega habis babak belur oleh calon mertuanya.


" Percayalah pak, David akan bertanggung jawab. " kata Arya.


" Bertanggung jawab? Aku tak sudi mempunyai menantu miskin tak punya moral seperti ini. " kata Ayah Ema dengan masih memukul David


Ema yang mendengar suara ribut di bawah pun menengok, terlihat Ayahnya sedang memukul David.


Ema yang melihat wajah David yang sudah hancur di pukul ayahnya pun merasa iba, dia datang dan melerai ayahnya.


" Ayah sudah. Jangan menyakiti David. " kata Ema yang niat hati ingin melerai karena kasihan.


" Ayah kecewa pada mu Ema, kamu bahkan membela dia. " kata ayah Ema.


" Katakan punya apa kamu akan menghidupi anak dan cucuku kelak? " tanya Ayah Ema


David masih diam tak mengindahkan pertanyaan Ayah Ema.


" Maaf pak, David adalah pembisnis muda yang tidak kalah kaya dengan saya. Dia mempunyai showroom mobil di berbagai kota, punya banyak apartemen di berbagai kota. Dan juga David menanam saham di perusahaan perusahaan ternama, baik dalam negeri juga luar negeri. Dia menjadi asisten saya, hanya karena hutang budinya. Karena saya sudah mengangkat keluarganya hingga di titik ini pak. " kata Arya menjelaskan secara gamblang


" Baiklah, buktikan jika ucapan mu bukan hanya omong kosong semata. Aku ingin kamu membuatkan satu pesta pernikahan yang paling megah di sepanjang tahun ini. Aku ingin semua orang dapat menyaksikan acara pernikahan putriku satu satunya ini, besok pagi. " kata Ayah Ema

__ADS_1


David pun menatap ayah Ema terkejut. Bagaimana bisa membuat itu semua hanya dalam satu malam, sedangkan ini dunia nyata, bukan jaman roro jonggrang dan bandung bondowoso yang dapat menyulap seribu candi dalam satu malam.


" Baiklah. " Arya menyanggupi. Karena ini bukan kali pertama dia seperti ini. Dia menikahi Ania dulu juga hanya butuh satu malam.


" Tunggu...! Siapa yang akan menikah. Aku tidak akan menikah. Aku akan melanjutkan s2 ku di Turki. " kata Ema.


" Diam. Kamu harus segera menikah sebelum kandunganmu semakin besar, aku tak mau kamu mencoreng nama baik ayah. " kata ayahnya sambil berlalu kekamar. Mungkin sudah capek menghajar calon menantunya.


" Tapi aku tidak hamil ayah. " kata Ema, tapi ayahnya tak mengindahkan. Ema pun menatap tajam pada David. Dia terlihat marah dengan keputusan nya. Namun David terlihat tenang, tanpa memperlihatkan kesakitan di tubuhnya. Dia pun mendekati Ema


" Kamu hanya boleh jadi milik ku Ema. Karena kamu harus bertanggung jawab atas perasaan ku. " kata David


" Tanggung jawab dalam hal apa? Apa aku karena ayahku menghajarmu. Itu karena kamu sudah merusak anaknya. " ketus Ema


" Merusak? Bukankah biasanya kamu yang mengajariku seperti itu? " kata David membalik kata, karena biasanya memang benar Ema yang selalu menggoda David.


" Sejak kapan aku mengajarimu, aku tidak pernah mengajarimu seperti itu. " jawab Ema


" Bagaimana kamu mengajariku, kamu saja tidak berpengalaman. " ejek Ema


" Kamu bisa merasakannya nanti, atau bagaimana jika kita lanjutkan lagi " kata David yang langsung di bekap Ema karena malu ada sahabatnya.


" Ternyata mulutmu bisa mesum juga ya David " celetuk Ania


" Sudahlah.Lebih baik kamu cepat siapkan acara megah itu. Bukankah kamu hanya perlu waktu satu malam. " kata Arya memperingati David


" Bukanya tadi yang Tuan yang akan mengatur semuanya untuk ku. " kata David


" Memangnya siapa yang mau menikah, jika aku tidak menyanggupi kamu mau jadi tamu undangan pernikahan Ema, karena menikah dengan Samuel. Aku sudah membantumu memberi jalan jadi kamu yang harus mengaturnya sendiri. " kata Arya


" Tapi Tuan akan membantuku bukan? " kata david

__ADS_1


" Nanti setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku, mungkin aku bisa membantumu. " kata Arya


" Memang sudah malam, masih ada pekerjaan Tuan. " tanya David


" Tentu saja ada, pekerjaan membahagian istri. " kata Arya sambil memeluk Ania dan menciumnya.


" Sudah cepatlah lakukan, aku mau mobil yang menjemputku Lamborghini keluaran terbaru. Sebelum aku berubah pikiran untuk menolak lamaranmu. " kata Ema pergi ke kamar.


David lah yang harus repot sendiri menyulap rangkaian pesta mewah seperti yang di harapkan mertuanya. Sedang Ema sama sekali tidak mau tau, dia ingin tau seberapa gigihnya David dalam memperjuangkan dirinya. Karena jika boleh jujur Ema pun sudah mulai tumbuh debaran debaran saat David ada di sampingnya.


Tidak sulit jika keinginan Ema ingin di jemput dengan Lamborghini versi terbaru, sebagai mas kawin. Karena show room mobil David banyak di kota tersebut, Namun dia juga harus mempersiapkan segalanya, mulai dari tamu WO. Tapi karena Ema sudah memberi lampu hijau membuat David semangat dalam mempersiapkan semuanya.


*


*


Pagi pun tiba, Ema bangun dari mimpi indahnya, karena ibunya sudah menggoyang goyangkan tubuhnya.


" Bangun Ema, lihatlah mobil pengantin sudah menunggumu di halaman. " kata ibunya


Ema pun melihat dari kaca cendela kamarnya.


Sebuah mobil lamborgini hitam di hiasi pita dan bunga bunga pun terparkir di halaman. ada dua mobil Alphard yang menunggu di luar.


Ema pun menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Sudah ada MUA ternama yang di kirim david sedang menunggunya.


Ema pun di rias, dia tak pernah membayangkan jika nasibnya akan sama dengan sahabatnya. Selesai di rias Ema pun berganti dengan sebuah gaun yang sangat pas di tubuhnya. Dia tersenyum sendiri. Ternyata David bisa mengetahui ukuran pakaiannya.


Setelah selesai semua, mereka pun berangkat menuju sebuah gedung yang di sewa David dalam semalam.


Ema di buat takjub dengan pengorbanan David dalam memperjuangkan cintanya. bagaimana tidak, Sebuah gedung sangat luas di hiasi dengan banyak bunga, dekorasi yang sangat apik tertata rapi. Seperti tak ada, yang bisa di cacat Ema. Mereka masih mengikuti pengawal David untuk masuk ke dalam. Lagi lagi Ema di buat ternganga, karena ada pesta outdoor yang lebih indah dari dalam gedung. Banyak relasi ayahnya yang sudah hadir, sanak saudara mereka, karyawan perusahaan, bahkan asisten rumah tangga pun hadir disana. Tak terkecuali Ania dan Arya yang sangat serasi berdiri berdampingan menunggu hadirnya mempelai wanita.

__ADS_1



__ADS_2