
Sementara Ken yang tertinggal pun segera melaksanakan tugas yang di perintahkan oleh bos nya itu,,,
"Bapak-bapak sekalian, saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas nama Presdir Lee,,, untuk sementara rapat ini kita tunda dulu, karna beliau sedang ada urusan mendadak, istri beliau tengah sakit dan terpaksa beliau harus pulang, untuk itu saya sebagai asisten pribadi Presdir Lee, memohon pengertian anda-anda semua,,, dan sekarang kalian boleh bubar,,, sekian dan terima kasih" ucap Ken tegas dan lugas
Semua orang yang ada di ruangan itu pun satu persatu meninggalkan ruang rapat atas perintah asisten Ken,,,
sementara Rey yang saat ini sedang di jalan pulang menuju rumah nya,,, dengan segala rasa gelisah yang melanda, ia memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi hingga 15 menit berlalu ia pun telah tiba di halaman rumah nya,,,
Rey segera berlari menaiki anak tangga menuju di mana terletak kamar nya bersama Hanna,
"Sayang, kau kenapa,,,, Aku di sini, aku sudah pulang" ucap Rey saat tiba di samping sang istri
"Tuan, saya sudah menelpon dokter Ziko, dan sebentar lagi beliau akan tiba" ucap ines
"Ines, sebenarnya apa yang terjadi pada istri ku, tadi pas waktu aku berangkat kerja dia baik-baik saja, tak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia sedang sakit" ucap Rey pada ines
"Saya juga kurang tau tuan, sebenarnya saya berfikir yang sama seperti tuan tapi tadi saya bermaksud untuk mengantarkan sarapan untuk nyonya, dan tiba-tiba Nyonya sudah seperti ini " jelas ines
__ADS_1
"Permisi tuan, dokter Ziko sudah datang " ucap satpam Dadang
Rey pun mempersilahkan dokter Ziko untuk masuk dan memeriksa istri nya,,,
"Sudah berapa lama dia pingsan,,,??? tanya dokter Ziko
"Aki tak tau pasti dok, tadi pas Aku datang istri ku sudah seperti ini" ucap Rey
Dokter Ziko pun mulai memeriksa Hanna,,,. setelah beberapa saat kemudian ia pun tersenyum pada Rey yang ada di samping nya,,,
"Hhmm,,, tak ada yang serius dari penyakit nya,,, hanya saja,,,,
"Hanya saja,,, sepertinya keluarga Chou akan mendapatkan pewaris baru" ucap Ziko tersenyum
"Maksud dokter,,, istri ku hamil ,,?! tanya Rey yang masih belum mengerti
"Iya,,, tapi untuk memastikan nya, sebaiknya kau bawa istrimu menemui dokter spesialis kandungan agar dapat mengetahui hasil yang lebih akurat "
__ADS_1
"Benar kah dok, jadi istri ku baik-baik saja dan dia sedang mengandung" tanya Rey yang memastikan sekali lagi
Dokter Ziko pun mengangguk dan tersenyum,,,. sungguh Rey sangat bahagia dan tak kuasa menahan air matanya, perlahan butiran cairan bening mengalir begitu saja dan jatuh tanpa permisi tepat mengenai lengan tangan kiri Hanna sehingga mampu membuat sang empunya membuka mata dan tersadar dari pingsan nya,,,
"Ma,. mas,,, Apa yang terjadi, kenapa kamu menangis,,,?! tanya Hanna dengan suara yang masih lemah
"Hanna,, sayang kamu sudah sadar,,, sayang terima kasih,,,, terima kasih" ucap Rey yang sangat bahagia sehingga tak dapat menahan diri untuk tidak memeluk istrinya itu,,,,
Hanna yang belum mengerti sepenuhnya, ia pun masih dalam keadaan bingung kala melihat tingkah laku suaminya, di tambah ada Bi Ines dan Dokter ziko juga di sana yang semakin membuat Hanna tak mengerti,,,
Hanna kembali menatap ines untuk mencari jawaban namun ines hanya tersenyum menanggapi nya begitu juga dengan Dokter ziko,,,,
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG