CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 112


__ADS_3

"Hanna,,, selamat ya sayang, sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua" ucap mama Rika dengan di sertai tangis haru nya...


"Terima kasih Mama,,, selamat juga untuk mama dan papa juga ibu, sebentar lagi kalian juga akan menjadi seorang kakek dan nenek, dan impian kalian sebentar lagi akan segera terwujud" ucap Hanna yang juga membalas pelukan sang mama mertua


Semua orang ikut bahagia dengan kabar kehamilan Hanna, setelah penantian hampir setengah tahun, akhirnya sebentar lagi akan hadir anggota baru di keluarga besar Chou,,,


"Hanna, selamat ya, sebentar lagi kau akan menjadi seorang ibu,,, hehe, rasanya aku jadi iri dengan mu,,," ucap metta pada Hanna


Hanna yang mendengar ucapan Kaka ipar sekaligus sahabat nya itu jadi merasa iba, Hanna melerai pelukan nya terhadap sang mama mertua dan beralih menghampiri metta yang duduk di samping Roy,,,


"Metta, terima kasih atas ucapan selamat mu,,, kau jangan berkecil hati, lagian kan pernikahan mu dan bang Roy belum lama, jadi wajar jika kau masih belum hamil,,, aku dan mas rey saja sudah hampir setengah tahun baru di kasih garis dua,,," ucap hanna dengan di sertai senyuman dan mencoba menghibur kka ipar nya itu


"Iya nak metta,,, Hanna benar, kau hanya perlu bersabar dan terus berdo'a agar segera di anugerah kan keturunan oleh yang maha Kuasa, ibu yakin di balik kesabaran pasti ada hikmah nya" ucap Bu minah

__ADS_1


"Tapi ku rasa berdo'a saja tidak cukup,,, Roy kau harus bekerja lebih ekstra lagi, jangan cuma berdo'a saja" sahut Rey dengan santai nya


"Hei, kau jangan meremehkan kemampuan tempur ku, bahkan aku melakukan nya tidak hanya malam hari, tapi di mana pun aku mau" sahut Roy tanpa sadar dengan ucapan nya


"Sayang, kau membuat ku malu,," sahut metta dengan tatapan tajam nya ke arah sang suami


semua orang yang ada di meja makan itu di buat tertawa dengan tingkah kedua suami istri itu,,,. Ucapan Roy yang tanpa ia sadari secara tidak sengaja telah membongkar aib nya sendiri,,,


Hingga beberapa saat Roy pun menyadari kalau ucapan nya barusan telah membuat ia merasa malu sekaligus mendapat tatapan tajam dari istri nya,,,


"Eh, kok jadi aku,,, kau yang punya mulut kenapa aku yang di salah kan" sahut Rey tak terima,,,


Sementara Ken tetap diam dan fokus menghabiskan makanan yang ada di hadapan nya,,, tanpa menghiraukan percakapan antara keluarga itu,,,

__ADS_1


"Ken, kenapa kau diam saja, dari tadi kau hanya makan dan makan, sudah seperti orang kelaparan dua hari puasa" ucap tuan Hyun yang memperhatikan Ken sejak tadi


"Tidak om, aku mencoba menulikan telingaku dari pembahasan tentang kehidupan berpasangan, lagi pula disini hanya aku sendiri yang tidak punya pasangan untuk ikut di bahas" ucap Ken dengan santai nya


suara gelak tawa dari semua orang pun kembali menggema di seisi ruangan itu kecuali Leo yang hanya tersenyum tipis, Kata-kata Ken barusan seperti sebuah lelucon yang terdengar di telinga mereka,,,


"Makanya Ken, kau harus secepatnya mencari pasangan, selama ini yang ku lihat kau terlalu setia dengan Rey, jangan sampai kau menjadi jomblo berkarat nanti nya" ucap Roy


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2