CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 120


__ADS_3

Tiba di rumah sakit terdekat,,,


Hanna segera di larikan ke ruang gawat darurat dan diberikan pertolongan oleh dokter dan beberapa rekan nya,,, sementara itu, Rey tetap tinggal di ruang tunggu karna tidak di perkenankan untuk masuk mendampingi sang istri, dengan alasan agar dokter bisa fokus menangani nya,,,


Rey memanfaatkan waktu itu sebisa mungkin,, ia menelpon sang mama untuk mengabari bahwa ia sudah menemukan sang istri dan sekarang sedang berada di rumah sakit,,,.


"Halo ma"


"Halo Rey,,, kau baik-baik saja nak, bagai mana, apa kamu sudah menemukan istrimu,,,???


Mama Rika yang tak dapat menyembunyikan rasa gelisah sekaligus khawatir nya terhadap sang putra dan juga menantu nya


"Rey baik-baik saja ma, Hanna juga sudah di temukan, sekarang kami sedang di rumah sakit, Hanna sedang di tangani oleh dokter "


"Apa,,, kalau begitu mama akan menyusul mu ke sana, kirim kan pada mama alamat rumah sakit yang kamu singgahi, biar mama di antar oleh sopir kesana"


"Baik ma"

__ADS_1


Panggilan pun berakhir, Rey mengirimkan alamat rumah sakit itu sesuai dengan permintaan sang mama,,, setelah beberapa saat kemudian dokter pun keluar,,,,


"Dok, bagai mana keadaan istri saya"Tanya Rey yang langsung menghampiri dokter yang menangani hanna


"Tuan, kondisi istri anda cukup baik, namun,,,,


dokter itu menghentikan ucapannya sejenak,


"Namun apa dok,,,???


"Namun bayi dalam kandungan nya sangat lemah,, saya sarankan agar istri anda di rawat terlebih dahulu untuk beberapa hari ke depan hingga kondisi nya benar-benar pulih, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan"


"Baik tuan, kami akan memberikan penanganan terbaik untuk istri anda, kalau begitu saya permisi dulu tuang,,, mari " ucap dokter yang kemudian berlalu meninggalkan Rey seorang diri


Di lain tempat,,,,


"Keparat kau,,, Dasar kalian komplotan pembunuh, aku akan membalas perbuatan kalian hingga kalian menyesal,," teriak pak tua Rudi yang dalam keadaan di bekuk oleh Roy dan beberapa anak buah nya

__ADS_1


"Hahaa,,, apa aku tidak salah dengar wahai pak tua,,, apa kau masih waras,,, hmmm, siapa yang kau maksud dengan komplotan pembunuh,,, bukan kah kau yang sudah memulai semuanya,,,??? ucap Roy dengan angkuhnya


"Kau yang sudah membunuh adik ku dan kalian juga yang sudah membuat perusahaan ku bangkrut,,, aku tidak akan menyerah begitu saja, aku tidak akan membiarkan kalian hidup tenang,,," ucap Rudi yang masih di kuasai oleh amarah yang begitu memuncak


"Hahaa,,, silahkan jika kau bisa,,, lagi pula aku tidak menjamin besok kau masih bisa melihat matahari terbit dan bernafas dengan tenang,,,,"


tuan Hyun Bersama Leo dan Ken menghampiri Roy yang hanya berjarak beberapa langkah dari mereka,,,


"Roy,,, sebaiknya kita serahkan dia kepada pihak berwajib,,, biar polisi yang akan menangani semua nya, agar tidak ada lagi pertumpahan darah dan dendam-dendam lainnya di kemudian hari" ucap tuan Hyun menengahi


Roy menghembuskan nafas kasar nya dan berbalik menghadap tuan Hyun,,, "Om, justru manusia seperti ini yang harus di buat jera, karna jika kita membiarkan begitu saja, dia akan semakin merajalela dan menganggap kita ini lemah, Aku sangat mengenal mereka dan ini bukan penculikan pertama yang terjadi pada Hanna, dan pelakunya tetap satu komplotan,,, dulu Radex sekarang kakak nya,,,"


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2