
"Nama nya Hanna Purwati, dia Pemilik PT HANNA GRUP yang terkenal itu" ujar nyonya Rika
"Maksud mama, Dia seorang CEO,,,??? tanya Radit lagi
"Iya,,, nanti kamu akan lihat sendiri, besok mama mau Adain syukuran buat kamu dan Rey akan mengajak nya untuk datang ke sini"
Keesokan harinya,,, Hanna kembali beraktivitas seperti biasa, pagi-pagi sekali ia sudah siap dan di jemput oleh Roy, Saat Sampai di depan gedung perkantoran milik nya, hanna menghentikan Roy saat akan turun dari mobil nya,
"Ada apa Hanna,,,??? tanya Roy
"Bang, kenapa dia bisa disini,,,??? tanya Hanna dengan tatapan mata nya yang lurus ke depan
Roy sempat bh bingung dan mengikuti ke arah yang di pandang Hanna....
"Radex,,, kenapa dia ada disini,,,??? Gumam Roy
Hanna dan Roy memperhatikan seorang pria yang baru saja memasuki Kantor milik nya, tak lama kemudian Hanna dan Roy turun dari mobil dan segera masuk ke dalam,,, saat tiba di depan ruangan nya...
__ADS_1
"Bos, di dalam sudah ada Utusan dari HEIR GROUP PERKASA, mereka ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita, dan beliau sudah menunggu anda di dalam" ucap metta memberi tahu kan pada Hanna
Hanna hanya mengangguk dan menatap ke arah Roy,,, Roy yang mengerti dengan arti tatapan itu pun tersenyum dan mulai membukakan pintu untuk Hanna
Saat pintu terbuka
"Silahkan masuk Bos Hanna" ucap Roy
Saat mendengar suara seseorang yang baru saja masuk keruangan CEO, pria yang merupakan utusan dari HEIR GROUP PERKASA itu pun menoleh kebelakang, dan alangkah kaget nya ia saat mendapati siapa yang baru saja masuk ke ruangan itu...
Namun Hanna tak menggubris suara itu, ia tetap pada pendiriannya dan tetap terlihat biasa saja
"Langsung pada inti nya saja, apa tujuan anda datang ke mari, saya tidak punya waktu banyak" ujar Hanna yang mulai membuka pembicaraan
"Em,, Sa saya, perkenalkan nama saya Radex, saya di utus dari HEIR GROUP PERKASA untuk mengajukan permohonan kerja sama dengan anda Nona," ucap nya terbata-bata
"Baik lah, tinggal kan saja berkas nya, nanti akan saya lihat, sekarang kau boleh pergi" ucap Hanna dingin
__ADS_1
Radex pun pergi dan berlalu dari ruangan Hanna, sesaat ia mendengar suara pembicaraan Hanna dan Roy sebelum ia meninggal kan ruangan itu,,,
"Bos, Lima belas menit lagi ada meeting dengan klien kita dari Amerika, mereka sudah mengabari saya kalau mereka sudah di jalan menuju PT HANNA GRUP" Ucap Roy
Setelah beberapa saat Radex pun meninggal kan kantor Hanna dan berjalan menuju parkiran mobil nya,,,
"Aahhhh,,,,, sial,,, kenapa dia bisa berubah menjadi secantik itu, Dan sekarang dia juga sudah menjadi CEO dan pemilik Perusahaan besar, aku tidak boleh membiarkan nya begitu saja, aku harus bisa mendapatkan hati Hanna lagi, lagi pula ku dengar pemilik PT HANNA GRUP ini belum menikah jadi aku masih punya kesempatan,,,, " Gumam radex dengan senyum yang penuh arti
Sesaat kemudian Radex melihat Dua buah mobil Mewah yang memasuki gerbang perkantoran PT HANNA GRUP, ia sempat bingung dengan apa yang ia lihat, di stu mobil keluar seorang pria paruh baya dan di temani seorang wanita cantik yang bersama nya, radex berpikir mungkin itu adalah klien yang di maksud oleh asisten Hanna barusa.
.
.
.
BERSAMBUNG
__ADS_1