CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 64


__ADS_3

"Metta,,, ada apa dengan wajah mu, kau seperti sedang tertekan,,,??? Hanna bertanya seolah tak tahu menahu tentang apa yang terjadi pada metta


(Dasar bos gak ada akhlak, dia yang ngasih hukuman malah bertanya ada apa dengan wajah ku lagi, gak tau apa aku lagi nahan sakit perut gara-gara kebanyakan makan) Metta mengumpat dalam hati, karna saking kesal nya saat mendengar pertanyaan dari bos nya itu


"Gak apa-apa bos, cuma sakit perut biasa aja, mungkin karna tadi habis makan banyak" ucap metta sambil menahan kesal


"Ohh" sahut Hanna dan kembali fokus pada pekerjaan nya


( Watt,, dia hanya bilang Ohh saja, benar-benar sangat menyebalkan, gak ada peka-peka sama sekali, udah tau bawahan nya sakit paling gak di suruh istirahat kek, ini cuma bilang Ohh aja,,, iihhh, ini semua gara-gara tuan Roy, liat aja nanti bakal aku bales dia ) Metta terus menerus mengumpat dalam hati nya karna saking kesal saat mendengar jawaban Hanna barusan


"Ngomong apa kamu" ucap Hanna mengagetkan metta dan seolah mendengar isi hati nya yang baru saja mengatai atasan nya itu


"Hahh,,, Ng nggak ngomong apa-apa kok bos, bos aku lanjut kerja lagi ya,,, aku ijin pergi keruangan ku dulu,,," ucap metta


"Tetap disini" perintah Hanna singkat

__ADS_1


'Jlep',, Serasa di timpa batu dan mengenai ulu hati nya, habis sudah harapan metta yang tadi nya ingin segera istirahat di ruangan nya namun sekarang bos nya itu malah memintanya untuk tetap stay di sana,,, walau pun metta sudah sangat hafal dengan sikap bos nya yang kadang bisa berubah-ubah itu, Yang menurut metta sendiri sikap bos nya itu seperti bunglon yang bisa berubah kapan pun dan di mana pun,


"I iya bos" jawab metta


Dalam hati, Hanna tersenyum penuh kemenangan karna sudah berhasil mengerjai asisten nya itu, bukan Hanna tak peka terhadap metta, hanya saja dia ingin melihat seberapa jauh kesabaran asisten nya itu mampu menghadapi sikap Hanna yang kadang bisa berubah menjadi dingin sedingin salju yang ada di kutub Utara, Selama ini Hanna memang sudah tahu tentang seberapa hebat kemampuan asisten nya itu, hanya saja Hanna perlu menyeleksi kembali karna nantinya ia akan mengambil cuti lama saat menjelang pernikahan nya, itu sebab nya hanna berencana akan menyerah kan kepemimpinan sementara perusahaan kepada metta,,,


" Metta, aku ingin nanti nya kau dan Dika bisa bekerja sama untuk menghandle perusahaan ini selama aku mengambil cuti" ucap Hanna dengan nada memerintah


"Saya mengerti bos, bos tenang saja, selama ini saya sudah belajar banyak tentang perusahaan jadi bos tidak perlu meragukan kemampuan saya lagi" ucap metta dengan penuh percaya diri


"Baik Bos, bos mau minum apa,,,??!! tanya metta dengan mode serius


"Saya ingin es lemon tea, tapi sedikit lemon dan sedikit es batu"


"Baik Bos"

__ADS_1


"Tunggu,,, jangan lupa Lemon nya ya" ucap Hanna sengaja


"Iya bos, saya mengerti"


"Satu lagi,,, Es batu jangan banyak dan gula nya hanya setengah sendok teh"


"Iya bos Hanna, saya mengerti,,,, apa ada lagi yang mau di tambah kan, biar sekalian saya bawakan" ucap metta yang sudah mulai kesal.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2