CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 15


__ADS_3

( ini beneran apa mimpi ya, baru kali ini ada cowok ganteng datang kerumah dan ngakku pacar nya non Hanna, masa iya sih, apa jangan² cowok ini mau nipu lagi, padahal sebenarnya dia itu mau rampok,,, Hiiii ngeri ) Gumam Bi Ita dalam hati


"Permisi Bu, apa saya bisa bertemu dengan Hanna" tanya Rey mengagetkan bi Ita yang sedang melamun


"Eh iya iya tuan, tuan duduk di sini dulu, biar saya panggil kan non Hanna" ujar bi Ita mempersilahkan Presdir Lee duduk di kursi yang ada di teras rumah


Sementara itu, Hanna masih dalam keadaan bergulung dengan selimut, Entah apa yang merasuki nya hari ini, sampai sedetikpun ia tak mau lepas dari selimut dan bantal guling nya,,,


Tok tok tok,,,,


Sesaat tak ada jawaban saat bi Ita mengetuk pintu kamar Hanna


"Non Hanna, permisi, diluar ada laki² yang bertamu kata nya dia pacar non Hanna" teriak bi Ita dari luar kamar


"Hmmm,, suruh masu aja bi, aku malas keluar" sahut Hanna yang berteriak dari dalam kamar tanpa ia sadar dengan apa yang bi ita sampai kan


Bi Ita yang mendengar perintah Majikannya itu pun segera keluar dan mengijinkan Rey masuk dan mengantarkan nya hingga depan pintu kamar Hanna

__ADS_1


" Bi, kenapa Hanna masih di kamar, apa dia sakit,,,??? tanya Rey pada bi Ita


"Gak sakit kok tuan, tadi kata bi Minah, non Hanna lagi capek aja, ya sudah kalo gitu tuan masuk aja, saya mau kebelakang lagi" ujar bi ita


Setelah bi Ita berlalu dari hadapan Rey, Rey pun masuk ke kamar Hanna dan seketika bibir Rey tersenyum melihat tingkah laku Hanna yang bergulung di dalam selimut tersebut


Perlahan ia mendekati ranjang Hanna dan mulai membangun kan nya...


"Sayang aku datang" ucap Rey


"Hhmmm,,,, sahut Hanna


"Hhmmm,,,, sahut Hanna lagi namun masih tak bergerak sedikit pun dari tempat nya


Rasa nya Rey sangat ingin tertawa nyaring melihat tingkah laku kekasih nya itu, baru kali ini iya melihat seorang wanita tidur hingga siang hari, biasa nya itu hanya berlaku pada pria saja namun kali ini benar² berbeda...


"Sayang, ayo bangun,, ku hitung sampai tiga, jika kau belum bangun maka aku akan mencium mu" ujar Rey dengan senyum jahil nya

__ADS_1


"Iya iya iya,,, ini aku bangun, tapi jangan cium aku" ujar Hanna yang duduk namun masih belum sadar sepenuhnya


Saat mendengar kata cium, Hanna langsung spontan bangun dari tidur nya, padahal Rey sama sekali belum memulai Hitungan nya, Rasa nya Rey benar² ingin tertawa terbahak-bahak atas tingkah laku kekasih nya itu, namun ia sadar takut nya akan membuat Hanna marah pada nya, biar bagai mana pun Mereka baru jadian kemarin


Saat Hanna benar² sudah mengumpulkan kesadaran nya, tiba² ia di kaget kan lagi dengan kehadiran Rey di hadapan nya, rupanya ia benar² tak menyadari kalau yang membangun kan nya sedari tadi adalah Rey


"Mas Rey, kok pagi² udah disini,,,??? tanya Hanna


"Sayang, ini sudah jam makan siang, bukan pagi lagi, aku sudah membangun kan mu dari tadi loh disini" jelas Rey yang gemas dengan ekspresi wajah Hanna yang baru bangun tidur


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2