CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 69


__ADS_3

"Emm,,, sebenarnya gak ada masalah sih, cuma kan aku gak biasa di tinggal Abang lama-lama apa lagi sampai sebulan" ucap Hanna dengan suara yang pelan dan mata yang mulai berkaca-kaca


Roy tersenyum menanggapi ucapan Hanna barusan, karna sebenarnya dalam hati Roy juga membenarkan apa yang di katakan Hanna, bagai mana pun sebelumnya mereka tak pernah terpisahkan satu sama lain, biasanya jika bepergian karna masalah pekerjaan paling-paling hanya berpisah selama beberapa hari atau mereka akan pergi bersama, namun kali ini keadaan nya sudah berbeda, Roy sudah tak khawatir jika meninggal Hanna lebih lama karna ada Rey yang sebentar lagi akan menjadi suami nya dan selalu menjaga nya,


Roy mendekat pada Hanna dan di raih nya kedua belah pipi sang adik dengan kedua tangan nya


"Hanna,, adik Abang yang paling cantik, coba liat muka Abang, dan dengarkan Abang baik-baik, Sebentar lagi kan kamu akan menikah sama Rey dan kalian akan tinggal bersama, masa iya Abang harus tetap buntutin kamu terus, nanti bisa-bisa Rey marah lagi sama Abang, lagian kan Abang perginya cuma satu bulan dan kita juga bisa video call tiap hari,,, jadi sekarang kamu gak usah sedih lagi ya, nanti cantik nya hilang loh" goda Roy pada sang adik


"Abang,,, aku ini bukan anak kecil lagi yang bisa Abang bujuk dengan cara seperti itu,,," ucap manja Hanna dan memeluk Roy dengan erat dan penuh kasih sayang


sebagai seorang Kaka yang baik dan memiliki peran pengganti orang tua bagi Hanna, tentu saja roy menginginkan yang terbaik untuk adik satu-satunya yang ia sayangi itu, Bagai mana pun mereka sempat terpisah lama dan Hanna juga belum lama mengetahui kalau Roy adalah kakak kandung nya, itu sebab nya ia merasa seperti belum puas mendapatkan kasih sayang dari seorang Roy dan ber manja layak nya adik pada kakak nya,

__ADS_1


Keduanya saling berpelukan menumpahkan segala kasih sayang yang selama ini tak pernah tersalurkan secara langsung, setelah beberapa saat Roy pun Melonggarkan Pelukannya pada Hanna dan kembali menatap sayu wajah adik perempuan nya itu,,,


"Hey,,, masa gadis cantik yang merupakan seorang CEO ini malah nangis, udah mau kawin loh, gak Malu sama umur,,?!! ucap Roy sesekali menghibur Hanna dengan ejekan nya


"Iihhh, Abang,,, emang kalo CEO gak boleh nangis ya, lagian kan umur aku baru 27" ucap Hanna tak terima


"Eh, 27 kan berarti Udah hampir kepala tiga, ya berarti udah tua dong" ucap Roy yang sengaja memancing emosi Hanna


"Hey, mau kemana,,,??? tanya Roy


"Mau tidur, udah malam" jawab Hanna dengan nada suara yang ketus dan sedikit nyaring

__ADS_1


Roy tersenyum menyaksikan perilaku adik nya yang kadang-kadang sedikit bar-bar dan manja, jika boleh jujur, Roy ingin memiliki waktu yang banyak saat bersama Hanna, setidak nya sebelum Hanna resmi menjadi seorang istri dari tuan Presdir Reynand Lee,, Roy ingin memberikan yang terbaik untuk adik nya itu, walau hanya memanjakan nya dengan memberikan kasih sayang penuh dan menyalurkan nya melalui canda gurau saat bersama,,,


Di dalam kamar Hanna,,,


"Bang Roy, aku sayang sama Abang".


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2