
Leo sesegera mungkin melakukan tugas nya sebelum kedua orang pria yang ada di samping nya itu murka, walau pun dalam hati sesekali ia mengumpat karna jengkel dengan perlakuan Presdir Lee dan sahabat nya itu. ( Huhh,,, Roy Roy, seandainya kau bukan sahabat baik ku, sudah ku tinggal kan tempat ini, dan ku biarkan saja kau mencari adik mu sendiri,,, Huhh beginilah nasib hidup menjadi bawahan dari orang lain ) gumam Leo dalam hati
Sesaat kemudian, Leo pun memperlihatkan layar laptop nya pada Roy dan Rey,,,
" Ini dia,,, penculik itu membawa nona Hanna ke gudang lama ini, aku dapat melacak nya dari ponsel nona Hanna yang tadi sempat aktif beberapa menit, namun sekarang ponselnya sudah tidak aktif lagi, mungkin penculik itu menyadari kalau kita berusaha melacak keberadaan nya " ucap Leo
"Di mana letak gudang tua itu,,,??! tanya Rey
"Di tengah hutan bagian barat, aku tau tempat itu, di sana biasa nya di jadikan tempat penumpukan barang bekas yang sudah tidak berguna lagi" jelas Leo lagi
"Apa tempat itu jauh dari sini,,," sahut Roy
"Perlu waktu tiga jam menuju gudang itu"
__ADS_1
"Ok, kalau begitu sekarang kita harus segera ke sana, aku akan meminta anak buah ku untuk membawa helikopter agar kita bisa sampai dengan lebih cepat" ucap Rey yang sudah tak sabar
"Tunggu,," ucap Leo mengehentikan
"Ada apa lagi,,,???!!! kesal Rey
"Presdir Lee, aku tau kau orang hebat dan paling di takuti, tapi kau jangan gegabah untuk masalah ini, karna ini menyangkut keselamatan nyawa seseorang jadi kita harus menyusun rencana terlebih dahulu" ujar Leo yang kesal karena Rey ingin langsung main pergi saja
"Lalu apa rencana nya Leo,,,??? tanya Roy menyahut
Rey dan Roy pun mengangguk paham dengan apa yang di jelaskan oleh Leo barusan, sesegera mungkin mereka melanjutkan aksi penyelamatan bagi Hanna,,,
*****
__ADS_1
Di tempat lain di sebua gudang tua yang terletak di tengah hutan itu,,,
Seorang pria bertopeng tengah berdiri dengan gagah nya dan sedang memberi perintah/instruksi pada anak buah nya untuk menjaga di Setiap sudut gudang itu agar tak ada satu pun yang bisa masuk untuk membebaskan Hanna yang terkurung di dalam,,, setelah beberapa saat pria itu pun kembali untuk memastikan Hanna tetap ada di tempat nya saat ini,,,
Hanna pun menyadari bahwa pria bertopeng itu kembali lagi untuk melihat nya,,, Hanna terus saja diam tanpa berucap sepatah kata pun, tubuh nya yang terikat membuat ia tak mampu melakukan apa pun, Hanna hanya bisa pasrah dan berdo'a pada yang kuasa, berharap pertolongan segera tiba untuk menyelamatkan diri nya dari pria jahat yang saat ini ada di hadapan nya itu
"Hhmm,,, Bicara lah sayang, aku atau Hanna yang ku kenal adalah gadis yang ceria,,, ayo lah keluar kan suara indah mu itu, aku ingin mendengar nya, bukan kah tadi kau bisa bicara dengan penuh semangat dan sekarang kenapa kau malah diam,,!!!.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG