
Setelah beberapa saat, Roy beralih menatap seorang pria yang berdiri di samping Hanna yang kini sudah berstatus menjadi suami dari adik kesayangannya itu,,,
"Rey,,, mulai sekarang tanggung jawab ku atas Hanna sudah berpindah pada mu, ku mohon jaga lah dia dengan baik, sayangi lah diri nya seperti kamu menyayangi kedua orang tua mu,,, aku menyerahkan adik ku sepenuh nya pada mu,, tapi satu hal yang perlu kau ingat, jika suatu saat kau menyakiti nya, aku adalah orang pertama yang lebih dulu berada di depan nya untuk memberikan perlindungan"
"Roy, Janji ku akan aku buktikan dengan perbuatan, kau tak perlu khawatir untuk itu" ucap Rey singkat menanggapi perkataan Roy
Bi Minah, Nyonya Rika dan Tuan Hyun, mereka semua merasa terharu sekaligus bahagia menyaksikan pemandangan yang begitu damai di depan mereka, Adit, Ken dan Leo juga tak ketinggalan untuk menyaksikan itu semua, kebahagiaan menyelimuti di sekeliling nya, semua orang ikut merasa bahagia dan mendo'akan yang terbaik untuk kedua pengantin,,, kecuali satu orang yang merasa marah dan memandang benci pada sepasang kekasih yang baru saja resmi menjadi suami istri itu,,,
( Semua ini gara-gara wanita sialan itu, mengapa juga ia sampai tau kalau aku ini bukan wanita asli melainkan transgender,, kalau saja dia tak mengetahui nya, mungkin sekarang yang berdiri di samping Rey adalah aku, bukan si Hanna itu,,, Hm, liat saja, kalian jangan senang dulu karna ini bukan lah akhir dari perjuangan ku, melainkan ini adalah awal dari sebuah perjalanan yang sesungguhnya ) Amira bergumam pada dirinya sendiri,, tiba-tiba ia berdiri dan langsung meninggalkan tempat itu, untuk sesaat Amira berfikir agar menjauh dari tempat dimana ia sudah tak sanggup lagi melihat laki-laki yang ia cintai telah bersanding dengan wanita lain
__ADS_1
Sementara di sisi lain...
"Marisa, kenapa kau hanya diam disini, ayo ikut aku untuk mengucapkan selamat pada kedua mempelai" ucap Leo pada Marisa yang sedang duduk di pojokan
"Tapi Leo,,, aku,,
"Ayo lah, jangan bertingkah seolah kau adalah gadis pemalu" ucap Leo yang langsung menarik tangan Marisa untuk mengikuti nya
"Tuan Rey, nona Hanna,,, selamat atas pernikahan kalian,,," ucap Leo dengan tulus
__ADS_1
"Terima kasih Leo" sahut Hanna ramah sementara Rey yang menanggapi dengan senyuman sekilas
"Oh iya,,, perkenalkan ini Marisa, teman ku" ucap Leo yang menarik Marisa untuk sedikit maju dan sejajar dengan nya
Marisa sempat merasakan nyeri dan sesak di bagian dadanya ketika mendengar Leo memperkenalkan diri sebagai teman di hadapan Rey dan juga Hanna, namun sesaat kemudian ia kembali tersadar bahwa saat ini posisi nya memang tak lebih dari sekedar teman tidur bagi Leo,,, ia pun memberanikan diri mengulurkan tangan untuk bersalaman dan mengucapkan selamat pada Hanna dan Rey, namun apa yang terjadi,,,, Rey sama sekali tak menghiraukan dirinya, Hanna yang melihat itu pun merasa tak enak hati pada Marisa dan Leo yang menyaksikan nya, walaupun sejujurnya Hanna masih mengingat dengan jelas bagai mana Marisa telah menjahati diri nya, namun Hanna bukan lah tipe wanita yang suka mendendam.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG