CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 61


__ADS_3

Dua Minggu kemudian,,,


Hari-hari terasa begitu cepat berlalu,,, pagi ini di kediaman keluarga Chou,


Saat anggota keluarga tengah berkumpul di ruang makan, baik Rey maupun tuan Hyun dan nyonya Rika sedang asyik mengobrol sambil menyantap sarapan mereka pagi itu,,,,


"Rey, mama rasa kamu harus nya ambil cuti dulu, sebentar lagi kan pertunangan kamu dan Hanna akan segera di langsungkan, nanti kamu malah jadi capek karna gak ada istirahat, belum lagi dua Minggu setelah pertunangan kalian akan menikah" ujian nyonya Rika mengutarakan pendapat nya pada sang putra semata wayangnya itu,


"Rey mikir nya juga gitu ma, tapi acara pertunangan kami kan hanya berlangsung satu hari, Rey mau nya saat mendekati hari pernikahan nanti kerjaan Rey udah beres dan bisa ambil cuti lebih lama, setidak nya sampai satu Minggu setelah pernikahan" ucap Rey


"Maksud nya, kamu mau ambil cuti sekalian bulan madu,,,??!! tanya nyonya Rika lagi

__ADS_1


"Rencana nya sih gitu ma" jawab Rey singkat


"Ya sudah, kalo gitu mama setuju aja sama keputusan kamu" ucap nyonya Rika sambil tersenyum, dalam hati ia berdo'a dengan terus menerus agar apapun yang menjadi rencana baik putra nya itu bisa berjalan dengan lancar, dan tentu nya hanya karna satu tujuan,,, yaitu nyonya Rika dan Tuan Hyun sangat mendambakan kehadiran seorang cucu di tengah-tengah keluarga mereka,


"Oh ya Rey, sebaik nya kamu bilang sama Hanna agar tidak terlalu capek dalam bekerja, toh kan dia ada Roy yang bisa di andal kan" ucap tuan Hyun memberi saran


"Iya pah, Rey juga udah ngingetin Hanna untuk itu, kemaren juga Rey udah diskusi sama Roy supaya Hanna gak terlalu lelah saat menghadapi hari peruntungan nanti sampai hari H pernikahan kami" ucap Rey


"Iya pah, nanti Rey akan coba ngomongin masalah ini sama Hanna" ujar Rey yang memang sebetulnya setuju dengan pendapat sang papa,


Rey setuju agar Hanna tak perlu bekerja lagi bukan berarti ia tak menginginkan Hanna menjadi seorang yang sukses dan mandiri, hanya saja Rey ingin sepenuhnya membahagiakan Hanna dengan hasil jerih payahnya sendiri, Rey merasa sudah cukup selama ini Hanna bekerja keras demi menghidupi dirinya sendiri, dan sekarang sudah waktunya untuk Hanna fokus manikmati hidup nya dan semua yang ia peroleh hasil dari kerja keras nya selama ini, Rey juga ingin agar Hanna bisa lebih fokus pada rumah tangga mereka nanti nya setelah menikah, bagi Rey sudah cukup Hanna menanggung penderitaan nya selama ini dengan mengorbankan kebahagiaan dan kebebasan nya hanya demi bekerja dan bekerja setiap hari nya,

__ADS_1


Setelah selesai dengan sarapan nya, Rey berpamitan pada kedua orang tua nya untuk pergi ke kantor seperti biasa nya,,,


"Pah, ma,, Rey berangkat dulu ya,, assalamualaikum" ucap Rey sembari menyalami tangan kedua orang tua nya secara bergantian.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2