CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 6


__ADS_3

"Ibu jangan menangis, aku juga tidak punya orang tua dan kau tak punya anak, jadi di sini kita bisa saling melengkapi satu sama lain" ujar Hanna memeluk dan mencoba menghibur Bi Minah yang mulai menetes kan air mata nya


"Ini adalah tangis kebahagiaan nak, Ibu sangat berterima kasih kepada yang maha kuasa karna telah mempertemukan Ibu dengan gadis sebaik dan secantik kamu" ucap bi Minah tulus...


"Ibu, ayo temani aku tidur malam ini" ucap Hanna seraya tersenyum


Bi Minah mengangguk dan segera mengusap air mata nya, ia sangat bahagia malam ini, sejak bertahun-tahun lama nya ia sudah bekerja dan tinggal bersama Hanna, dia sangat menyayangi Hanna dan selalu memberikan perhatian pada nya, begitu juga dengan Hanna, sudah sejak lama ia ingin sekali mengutarakan keinginannya untuk menjadikan bi Minah sebagai ibu nya namun keraguan menyelimuti hati nya, takut jika Bi Minah menolaknya, namun sungguh tak di sangka, Hanna sangat bahagia ketika mengetahui bahwa bi Minah juga menyayangi dan menganggap nya seperti anak sendiri,,,


****


keesokan harinya....


Pagi² sekali Roy sudah berada di rumah Hanna, ia terbiasa datang lebih awal untuk menjemput bos nya itu,,, saat akan masuk ke dalam rumah, Roy sempat heran ketika mendengar suara tawa seseorang begitu keras seperti sedang bercanda,,,


"Siapa yang ketawa kencang pagi² buta begini,,, Hiiiii,, kok aku jadi merinding ya" gumam Roy bergidik ngeri

__ADS_1


Meski begitu, ia tetap meneruskan masuk kedalam rumah dan seperti biasa langsung menuju dapur untuk minta di buat kan kopi oleh Bi Ita,


Saat tiba di dapur, ia di kaget kan dengan pemandangan yang begitu aneh dan langka, bagai mana tidak, selama ini ia sama sekali tak pernah melihat bos nya itu memegang peralatan masak namun berbeda dengan pagi ini, Hanna begitu bersemangat untuk memasak dan di dampingi oleh Bi Minah di samping nya...


"Ehemmm,,, Assalamualaikum" ucap Roy yang seketika membuat bi Minah dan Hanna kaget


"Wa'alaikum salam,,,, Bang Roy bikin kaget aja, tumben pagi² buta begini udah nongol, ngapain" tanya Hanna


"Pagi² buta tumben nongol terus di tanya ngapain lagi, bukan nya di suguhkan kopi sama nasi goreng malah di suguhi pertanyaan, emang biasa nya Abang Dateng sore,,," ucap Roy kesal


"Udah², gak usah berantem, nih bibi udah bikinkan kopi favorit tuan Roy, kalo nasi goreng nya tunggu sebentar masih proses sama non Hanna" ucap bi Ita


"Hanna masak nasi goreng, yang bener aja bi, sejak kapan nih anak tertarik belajar masak" tanya Roy


"Sejak ibu ku ini mengajari ku untuk memasak, maka nya aku jadi semangat " ucap Hanna sambil memeluk bi Minah

__ADS_1


"Ibu,,,, maksud nya,,,??? tanya Roy yang belum mengerti


"Iya bang Roy, mulai sekarang aku memanggil Bu Minah dengan sebutan ibu begitu juga sebalik nya" ujar Hanna


Roy terdiam mencerna kata² Hanna dan sesaat kemudian ia pun faham dan ikut bahagia untuk Hanna, Roy sudah sejak lama menganggap Hanna seperti adik kandung nya sendiri, apa pun yang membuat Hanna bahagia maka ia akan mendukung sepenuhnya...


Beberapa saat kemudian nasi goreng buatan Hanna pun sudah jadi dan siap untuk di santap,,,


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2