
keesokan hari nya,,,
Di sebuah restoran elite yang terletak di tengah kota, sejak pagi restoran itu tak henti nya di datangi para pengunjung datang silih berganti dan begitu ramai memadati restoran itu, sebuah Restoran mewah namun bisa di datangi oleh para pengunjung dari berbagai kalangan, selain tempatnya yang mewah restoran itu juga menyediakan berbagai macam jenis makanan dengan harga yang cukup mehong, namun meski demikian ada juga beberapa jenis menu yang tersedia dengan harga yang terjangkau sehingga membuat para peminat nya yang dari kalangan menengah kebawah pun bisa manikmati nya, tak heran jika restoran itu di juluki dengan kata Restoran Elite, Restoran Elite yang pemilik nya mempunyai sifat kaya hati dan ramah pada setiap orang,,,
Seorang pria tampan dan gagah tengah duduk di sebuah bangku pengunjung yang terletak di bagian paling pojok dan sedang menunggu kedatangan pelayan untuk menyajikan menu sarapan yang ia pesan,,,
Orang itu tak lain dan tak bukan adalah Kendra WillkiSon, asisten pribadi Presdir Lee, setiap pagi ia terbiasa makan di restoran walau hanya sekedar untuk sarapan, mungkin karna ia merasa kesepian saat di rumah nya seorang diri dan tak ada yang menyediakan sarapan untuk nya walau hanya sekedar secangkir kopi,, jika biasanya nyonya Rika sudah mewanti-wanti agar ia tinggal bersama dengan keluarga Chou namun Ken merasa tak nyaman dan menganggap dirinya hanya akan merepotkan keluarga besar itu, karna menurut Ken selama ini baik diri nya maupun keluarga nya sudah banyak merepotkan keluarga Chou, Ken tak ingin berhutang Budi lebih banyak lagi pada keluarga itu, cukup lah Ken mengabdi sebagai asisten pribadi dan orang kepercayaan bagi Presdir Lee dan keluarga nya, anggap saja itu adalah bentuk rasa terima kasih nya karna keluarga Chou yang dengan suka rela membiayai sekolah nya hingga selesai S2 juga menyayangi dan menganggap nya sebagai bagian dari keluarga Chou sendiri,,,
__ADS_1
Seorang wanita muda dengan berpakaian seragam khas restoran mewah sedang berjalan ke arah ken sambil membawa nampan berisi beberapa macam jenis makanan di tangan nya, satu persatu ia letak kan makanan itu di hadapan Ken dengan hati-hati,
"Tuan, ini pesanan anda, silahkan di nikmati" ucap pelayan wanita itu dengan ramah dan sopan
"Murni, bisakah kau duduk sebentar saja untuk menemaniku sarapan di sini" tanya Ken pada pelayan yang ia sebut murni itu,
Ya, murni adalah nama wanita muda itu, usia nya baru saja menginjak 20 tahun, murni sudah tak melanjutkan sekolah nya lagi karna kendala Ekonomi, jadi ia terpaksa bekerja di restoran itu sebagai pelayan agar bisa meringankan sedikit beban orang tua nya,
__ADS_1
"kau tenang saja, biar aku yang bicara pada bos mu nanti, sekarang kau duduk saja di sini dan temani aku sarapan" ucap Ken dengan nada memerintah dan membuat murni tak mampu beralasan lagi,
Murni sangat tau siapa Ken, itu sebab nya jika ia sudah berkata maka tak akan ada yang bisa membantah nya lagi, sebagai asisten pribadi dari orang yang paling di hormati hampir seluruh dunia, tentu nya Ken juga termasuk salah satu orang paling berpengaruh di kota itu,.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG