
Setelah beberapa saat drama penyambutan untuk hanna dan Rey pun telah berlalu,,, kini mereka semua tengah berkumpul di ruang keluarga, kecuali Hanna yang saat ini sedang beristirahat di kamar nya,, perjalanan yang cukup jauh membuat ia merasa begitu kelelahan sehingga ia memilih beristirahat terlebih dahulu, sedangkan Rey memilih untuk ikut bergabung dengan anggota keluarga dan berbincang hangat bersama,,,
"Oh iya Roy,,, apa kau dan metta sekarang sudah ada peningkatan,,,?!! tanya rey pada Kaka ipar nya
Roy tersenyum menanggapi pertanyaan adik ipar nya itu,,,. "Aku dan metta sudah menjadi sepasang kekasih,, kami baru saja jadian sejak beberapa hari yang lalu " ucap Roy dengan di sertai senyuman yang mengembang menghiasi wajah tampan nya
"Oh ya,,, lalu mengapa kau tak mengatakan dari sebelum nya, Hanna pasti senang mendengar berita ini,, sayang sekali sekarang ia sedang tidur karena kelelahan " ucap Rey ,,,. "Kalau Aku boleh bertanya bagai mana kronologi nya sampai kalian bisa jadian,,,?!!! tanya Rey lagi yang jiwa kepo nya mulai meronta
"Hehee,, jadi waktu itu....
Flashback on
Tiba di sebuah Cafe,,,. seorang wanita cantik dengan penampilan yang cukup elegan dan berwibawa, berjalan memasuki Cafe itu dan sesekali melirik ke beberapa arah untuk mencari orang yang akan ia temui,,, tak lama kemudian ia melihat seorang Pria yang berdiri dan melambaikan tangan nya di sebuah Meja tamu VIP, ia pun segera menghampiri nya...
__ADS_1
sepasang Pria dan wanita itu tak lain adalah metta dan Roy yang sudah berjanji akan bertemu siang itu,,,,
"Duduk dulu" ucap Roy ya g menarikan sebuah kursi untuk metta
"Terima kasih,,, oh ya, ini berkas yang diminta bos Hanna untuk menyerahkan pada mu,, tolong di lihat lagi, takut nya aku salah membawa berkas nya" ucap metta dengan mode serius
( Aku harus bisa mengendalikan diriku, jangan sampai aku terbawa suasana karna perlakuan Roy barusan, aku tau aku hanya bisa mencintainya dalam diam ) Gumam metta dalam hati nya
"Baik lah, akan aku simpan dulu Berkas ini" sahut Roy yang langsung menerima berkas itu dari tangan metta
"Metta, aku mengajak mu bertemu bukan untuk membicarakan tentang pekerjaan, tapi aku mengajak mu bertemu untuk membahas soal hubungan kita" ucap Roy yang masih dengan sikap tenangnya dan spontan membuat metta tiba-tiba terdiam sesaat,,,
"Hubungan,,,?!! Kita tak ada hubungan apa-apa, jadi kalau bicara jangan berbelit-belit" ucap metta yang masih tak mengerti arah pembicaraan
__ADS_1
Roy terdiam sejenak memikirkan cara bagai mana memulai pembicaraan yang serius dengan metta,,, sesaat kemudian Roy meraih tangan metta dan menatap mata gadis itu dengan seksama,,, metta yang mendapat perlakuan sedemikian rupa pun menjadi salah tingkah dan serba salah akibat Roy yang terus memandang nya tanpa berkedip sekalipun,,,
"Metta,,, aku mencintai mu",, akhirnya Tanpa sadar kata-kata itu pun berhasil lolos dari Mulut Roy
Metta tertegun sejenak,,, ia berfikir mungkin kah ini hanya sebuah mimpi, mungkin kah jika ia terbangun Roy akan menghilang dari pandangan nya dan meninggalkan nya,,, Tidak, Metta tak ingin terbangun dari tidurnya,,,, andai ini adalah sebuah kenyataan,,,
Saat metta masih terhanyut di dalam dunia khayalan nya, tiba-tiba Roy berucap lagi dan berhasil membangunkan metta dari lamunannya
"Metta,,, apa kau mau menerima ku menjadi kekasih mu"
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG