
"Minum, minum, ayo minum dulu,,, huh, metta sudah ku bilang kalo makan sesuatu jangan buru-buru jadi nya tersedakkan" ucap seorang wanita cantik yang berada di samping metta sambil menyodorkan segelas minuman pada nya
Metta pun menerima minuman itu dan meneguk nya hingga tak tersisa, semua orang melihat kejadian itu dan membuat metta salah tingkah akibat menjadi pusat perhatian,,,
"Hanna,,, kamu yang benar saja, masa kamu tega jodohin Abang sama dia, emang kamu gak liat apa, tubuh nya yang kurus sudah seperti triplek yang tipis luar binasa gitu" ucap Roy yang tak terima dengan apa yang di ucapkan oleh Hanna
Seketika metta meradang saat mendengar ucapan Roy yang secara tidak langsung membuat ia merasa terhina, ia berdiri dan langsung menghampiri Roy yang sedang bersama yang lain nya,,,
"Heeh,, kecoa busuk, memangnya kau pikir aku mau gitu sama kamu,,,?!! sorry ya kau bukan tipeku dan lagi aku gak Sudi menikah sama Kadal kaya kamu" ujar meta yang sudah emosi
"Heeh, kurang ajar ya, bisa-bisa nya kamu mengatai saya seperti itu, memang nya kamu sudah bosan menerima gaji dari saya, atau kamu ingin di pecat langsung" sahut Roy yang tak mau kalah
"Eh lagian saya bekerja untuk bos Hanna bukan untuk kamu, apa hak mu memecat saya"
__ADS_1
"OOO begitu ya, ya sudah kalau begitu kaji yang 30 juta perbulan sudah tidak berlaku lagi untuk mu" ucap Roy dengan santai nya, sehingga mampu membungkam mulut metta seketika itu juga
"Tunggu,,, apa maksud nya gaji 30 juta perbulan hem,, ayo jelaskan apa ada sesuatu yang kalian sembunyikan dari ku" tanya Hanna dengan tatapan mata penuh curiga
Roy dan metta seketika jadi serba salah, mereka saling melempar tatapan satu sama lain, akibat dari mulut yang tak bisa di rem hingga akhirnya mereka kebablasan dan hampir membongkar rahasia di antara mereka yang di simpan rapat-rapat selama ini,,,
"Sudah-sudah,,, ini bukan waktu nya untuk berdebat atau memberikan pernyataan apapun, Rey, bawa Hanna kembali kekamar, konflik nya bisa di lanjutkan besok, Sekarang sebaik kalian bubar dan istirahat di kamar masing-masing" perintah tegas mama Rika
Hanna ingin memprotes namun apalah daya nya, ia merupakan anak yang penurut dan tak bisa membantah perintah orang yang lebih tua dari nya jika menurut nya itu benar, sementara Roy dan metta bisa bernafas lega karna setidak nya mereka terselamatkan dari kemarahan Hanna jika ia tau yang sebenarnya,,,
"Hey, sebenarnya kalian berdua ada rahasia apa,, kenapa seperti nya kalian sangat gugup saat Hanna melempar kan pertanyaan tadi,,,??? tanya Ken yang tak dapat menahan diri karna rasa penasaran nya
"Bukan apa-apa" ucap Roy singkat
__ADS_1
"Iya, kami tidak ada rahasia apapun" tambah metta lagi
Bukan Ken nama nya jika percaya begitu saja pada ucapan kedua manusia berbeda jenis itu, kemudian ia berlalu meninggalkan keduanya tanpa mengatakan sepatah kata pun,
" Huhh, " roy dan metta bisa bernafas lega sekarang, tanpa mereka sadari Ken mengawasi dari jarak yang cukup jauh
"Hemm,,, kalian sekarang bisa bernafas lega tapi aku akan mencari tau sendiri apa yang kalian sembunyi kan,,, sejujurnya aku akan berada di pihak Hanna untuk menyatukan kalian berdua, hehee,, aku tak bisa membayangkan ketika tom and Jerry menjadi suami istri, apa jadi nya ya" gumam Ken dengan Sehun jahil nya.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG