CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 22


__ADS_3

Marisa yang mendengar Ucapan adik nya itu pun, bukan nya menurut malah ia pergi meninggal Papa dan adik nya itu,,,


Dengan perasaan sedih,marah dan kecewa yang bercampur aduk menjadi satu, Hendra merasa bahwa ia telah gagal menjadi seorang ayah yang baik untuk kedua putrinya itu, Perlahan air mata nya mengalir begitu saja tanpa permisi, ia benar-benar sangat kecewa pada diri nya sendiri,,,


"Riana,,, maaf kan aku yang tak bisa menjaga putri kita dengan baik, aku telah gagal menjadi seorang ayah yang baik untuk kedua putri kita, aku gagal mendidik Marisa dan akibat dari kelalaian ku, sekarang ia telah tumbuh menjadi gadis pemberontak dan berbuat sesuka hati nya,,, aku gagal, aku gagal menjadi ayah yang baik, Hiks,,,"


Hendra menangis sejadi-jadinya, kala ia teringan akan amanah yang di berikan oleh almarhum istri nya agar bisa merawat dan membesarkan kedua putri mereka dengan baik,


"Papa, papa jangan menangis lagi, aku ada disini, papa tidak pernah gagal sebagai orang tua ku dan ka Risa, papa adalah pahlawan bagi kami,,, Sekarang lebih baik papa istirahat, biar Klaris yang beres² Rumah ya" Ucap klarisa yang menenangkan sang ayah,


Untuk sementara mereka terpaksa menyewa sebuah kontrakan kecil untuk tempat berteduh sementara hingga mereka Mendapatkan uang dan bisa membeli rumah lagi....

__ADS_1


Di tempat lain di kediaman keluarga Chou...


"Rey, besok malam mama mau mengadakan syukuran untuk menyambut kedatangan adik sepupu mu yang datang dari Jerman, mama pengen kamu ajak Hanna kesini ya, biar sekalian mama kenalin sama adik sepupu mu, mama yakin dia pasti senang saat bertemu dengan Hanna nanti" ucap nyonya Rika pada putra tunggal nya itu ..


Rey terdiam saat mendengar apa yang di katakan dan mama barusan, Bagai mana ia bisa membawa Hanna sedangkan ia sendiri Tidak pernah bertemu lagi dengan Hanna setelah kejadian satu Minggu yang lalu,,,


"Ma, Hanya menyambut Si Curut itu saja mengapa harus ngadain syukuran segala, lagi pula Hanna juga pasti kecapekan kalau harus datang kesini, mama kan tau sendiri kalo Hanna itu CEO di perusahaan besar dan pastinya dia akan sangat sibuk" ujar Rey yang mencoba mencari alasan


Rey benar² sudah kehabisan akal untuk menghadapi mama nya itu, seperti nya kali ini Rey benar² harus berpikir keras untuk bisa bertemu dengan Hanna dan memperbaiki semua nya,,,


"Astagaaaa,,,, bagai mana ini, aku harus bisa membujuk Hanna agar mau bertemu dengan ku dan berbicara dari hati ke hati"

__ADS_1


Rey Terus menerus mengirimkan pesan kepada Hanna melalui WhatsApp, dan beberapa kali ia juga berusaha menelpon nya, semua pesan yang ia kirim sudah sampai ke Hanna namun tak satu pun pesan itu terbaca, centang nya memang sudah dua namun tetap berwarna abu,...


Sementara itu,,,


Hanna tetap Fokus pada pekerjaan nya, ia sama sekali tak ada waktu untuk sekedar memainkan ponsel nya,


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2