
"Eh tunggu,,, perasaan tadi aku liat Nyonya baru saja masuk kamar habis nganterin tuan pergi kerja,,, tapi kenapa bisa langsung ketiduran ya,,,, ah au dah,,, mungkin tadi malam habis begadang makanya jadi ngantuk" gumam ines lagi, yang tanpa menaruh curiga sedikitpun melihat majikan nya itu,,,
Pelan-pelan ines meletakkan makanan yang ia bawakan untuk Hanna ke atas meja yang ada di samping tempat tidur,,, setelah memastikan makanan itu sudah di taruh dengan rapi,, ines pun berfikir untuk membangun kan majikan nya, karna jika makanan itu tidak di makan Sekarang maka akan dingin dan kurang enak nantinya,,,
"Nya,, Nyonya sarapan dulu yuk,, ini ines sudah bawakan sarapan untuk nyonya, soal nya tadi ines liat cuma tuan yang sarapan,, makanya ines bawakan sarapan buat nyonya"
Setelah menunggu beberapa menit tak ada pergerakan atau respon dari majikan nya, ines pun seketika merasa was-was, tiba-tiba terlintas di pikiran nya untuk meraba kening sang majikan
"Astaghfirullah hal'azim,,, badan Nyonya kok panas banget,,, ya Allah gimana ini, mana tuan Rey udah pergi kerja lagi"
Ines segera berlari keluar untuk memanggil pak Dadang ( Satpam ) untuk membantu menelpon Tuan majikan nya,,,
"Pak, pak Dadang,,, pak Dadang tolong telpon tuan Rey , cepetan ini gawat darurat " teriak ines dari kejauhan sambil berlari
"Ada apa nes, kalo ngomong pelan-pelan " sahut pak Dadang
"Huh,,, pak Dadang,, Nyonya,,, Nyonya "
"Nyonya kenapa Ines,,, kalo ngomong yang jelas atuh"
__ADS_1
"Nyonya Hanna demam dan sekarang dia pingsan"
"Apa,,,!!! kenapa tak ngomong dari tadi" sahut pak Dadang dengan suara yang keras
"Astaga,,, Dadang kalagondang, Baru juga ines nyampe udah ngegas aja,, udah buruan telpon tuan Rey atuh,, kasian nyonya di kamar badan nya panas banget,,, "
"Iya,,, iya,,, Saya telpon sekarang,,,kalau gitu kamu telpon dokter langganan nyonya juga, biar nyonya cepat di tangani" ujar pak Dadang
Saat Dadang mencoba menelpon tuan majikan nya, namun panggilan tak dapat tersambung hingga ia mencoba beberapa kali dan hasilnya tetap sama, hanya suara operator yang selalu menjawab nya
"Aduh, kok tuan Rey gak bisa di hubungin ya, apa dia sangat sibuk hingga handphone nya di non aktifkan.,,, ah, kalau begitu aku coba telpon tuan Ken saja" gumam Dadang
"Halo dang, katakan ada perlu apa, aku sedang sibuk" ucap Ken yang langsung to the poin
"Tuan Ken, apa tuan Rey nya ada,,,?!!
"Beliau sedang rapat, apa ada sesuatu, katakan padaku,. biar ku sampai kan nanti"
"Itu, Emm, anu,, Nyonya Hanna pingsan" ucap Dadang yang berhasil membuat Ken kaget
__ADS_1
"Apa, Nona Hanna pingsan,,," ucap Ken spontan dengan suara yang nyaring hingga dapat di dengar oleh Rey dan beberapa Klien nya di dalam ruangan rapat itu
.
.
"Tuan tuan,, mohon tunggu sebentar" ucap Rey yang langsung menghampiri Ken di pintu masuk ruang rapat
"Ken,,, ada apa,,,?!! tanya Rey yang mengagetkan Ken dari belakang
"Maaf tuan Lee,,, barusan Dadang mengabarkan kalau nona Hanna pingsan" ucap Ken dengan nada bicara yang sopan kepada atasan nya itu
"Apa, kalau begitu tunda rapat nya sekarang , aku akan pulang" ucap Rey yang langsung berlari meninggalkan Ken dan beberapa klien bisnis di ruang rapat itu.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG