
Sambil menenteng dua jari nya, Hanna berusaha meyakinkan Roy agar menuruti permintaan nya,,,
____
Di kantor 'Group Lee Chou'
"Permisi tuan, ada apa tuan memanggil saya,,?! tanya Ken sopan pada atasan nya itu
"Ken, bantu aku memeriksa ulang berkas ini, kepalaku sedikit pusing dan aku tak bisa fokus memeriksa nya" ucap Rey sembari menyerah kan sebuah map pada Ken dan di sambut oleh nya ..
"Tuan Lee, jika anda kurang sehat sebaik nya istirahat saja, atau perlu saya antar pulang kerumah agar bisa lebih tenang" ucap Ken memberi saran
"Tidak perlu, aku hanya ingin beristirahat sebentar di kamar ku, kau cukup lakukan tugas mu saja" ujar Rey sambil berdiri meninggalkan Ken dan masuk ke ruangan pribadi nya yang masih berada satu atap dengan kantor nya,
"Baik tuan" sahut Ken patuh
Sementara di lobi kantor 'Group Lee Chou' seorang wanita cantik berambut pirang dan berpakaian sedikit terbuka sehingga memperlihat kan kedua p*ha mulus nya dan bagian atas tubuh nya secara jelas, wanita itu berjalan memasuki kantor dengan penuh percaya diri seolah ia adalah pemilik kantor itu,,,
saat tiba di ruangan Resepsionis
__ADS_1
"Mohon maaf sebelum nya nona, apa anda sudah memiliki janji dengan tuan Presdir,,?? tanya pegawai resepsionis itu dengan ramah
"Apa hanya untuk sekedar bertemu kekasih ku pun aku harus membuat janji terlebih dahulu" ucap nya dengan sombong
Resepsionis itu sedikit. bingung di buat nya, pasal nya siapa yang di maksud kekasih oleh wanita itu, jika Presdir Lee yang ia maksud, rasanya itu tak mungkin karna sebentar lagi Presdir Lee akan menikah dengan nona Hanna, resepsionis itu pun jadi menduga-duga mungkin kah yang di maksud kekasih wanita itu adalah tuan Kendra asisten pribadi Presdir Lee
"Mohon maaf sebelum nya nona, saya akan mencoba menelpon tuan Ken, sebaiknya anda tunggu sebentar di sana" ucap resepsionis itu sambil menunjuk ke arah kursi yang ada di ruang menunggu
Wanita itu pun tak menjawab, ia hanya memandang remeh pada Resepsionis itu dan berjalan kearah kursi yang di tunjukkan oleh resepsionis tadi
Tut, Tut, Tut,,, ( Suara panggilan telepon ) tak menunggu lama, panggilan pun tersambung
"Ada apa"
"Maksud mu, nona Hanna ada di bawah,?
"Bukan tuan, saya tau nona Hanna, tapi wanita ini sejak tadi memaksa saya agar mengijinkan nya masuk"
"Baik lah, aku akan turun segera, kau tetap awasi saja wanita itu"
__ADS_1
*tep*
Panggilan pun berakhir, Ken langsung meluncur menuju ruang resepsionis untuk menemui wanita itu,,, Ken bertanya-tanya dalam hati, siapakah wanita yang di maksud oleh pegawai resepsionis tadi,,, saat tiba di tempat tujuan nya
"Di mana wanita itu,,,?? tanya Ken datar
"Dia di sana tuan" ucap resepsionis menunjuk ke arah wanita yang sedang duduk di bangku tunggu
Ken pun berjalan dengan gagah nya menghampiri wanita itu,,, "Permisi nona, apa ada yang bisa saya bantu" tanya Ken dengan suara datar nya
"Hey,, Tuan kendra WillkiSon, kau melupakan ku" ucap wanita itu sambil berdiri dari duduk nya
"Maaf nona, anda siapa dan apa tujuan anda datang kemari" tanya Ken lagi
Wanita itu tersenyum miris saat menyadari bahwa Ken tak mengenalinya, ia sadar mungkin karna operasi plastik yang ia lakukan pada wajah nya membuat orang-orang di masa lalu nya tak mengenali.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG