
"Hehh,, aku memang masa lalu nya,,, masa lalu yang tak kan pernah bisa ia lupakan,,, sedangkan kau,, kau yang sebentar lagi akan menjadi masa lalu bagi Hanna" ucap pria itu sambil menenteng p*stol dan perlahan akan menekan pelatuknya dan,,,,,
"DORRR,,,"
"Mas reyyy,,,," teriak Hanna dengan mata yang tertutup karna takut
Rey juga sempat memejamkan mata nya dan pasrah saat pria bertopeng itu akan menembak nya, namun sesaat setelah itu ia pun tersadar bahwa ia sama sekali tak tertembak melainkan,,,, 'BRUKK,,,
Saat Hanna dan Rey membuka mata mereka secara bersamaan dan yang pertama mereka lihat adalah,,, Seorang pria bertopeng yang sudah tergeletak bersimbah d*rah di lantai yang kumuh dan kotor itu,,.
"Bang Roy,,,"
"Roy"
"Hanna, Rey,,,"
Ketiganya saling terpaku untuk sesaat, namun kembali tersadar ketika di saat yang bersamaan Leo dan Ken datang dengan beberapa anak buah nya,,,
"Tuan Lee, nona Hanna apa kalian baik² saja" tanya Ken
"Aku. Baik² saja Ken, tapi Hanna,,!!!
__ADS_1
"Tuan Lee, sebaik nya anda dan Roy segera bawa hanna ke rumah sakit terdekat, biar aku dan ken yang akan membereskan semua ini" ucap Leo memberi saran
"Baiklah,,, Leo,, Ken,, terima kasih atas semua pengorbanan kalian, aku berhutang Budi pada kalian" ucap Roy tulus
"Tak masalah Roy, kita adalah sahabat, sudah seharusnya saling membantu, Sekarang sebaik nya kalian segera pergi dari tempat ini sebelum muncul masalah lain lagi " sahut Leo
"Tunggu" ucap Hanna
"Ada apa Han,,,?!! tanya Roy
"Tolong bukakan topeng nya, aku ingin melihat wajah pria itu" ucap Hanna sembari menunjuk pria bertopeng yang telah tergeletak di lantai itu
Roy pun menuruti permintaan Hanna untuk membuka dan melihat wajah pria bertopeng itu, karna sejujur nya ia pun penasaran dengan wajah yang ada di balik topeng itu,
dua detik,
tiga detik,
"Radex,,??!!
Baik Roy mau pun Hanna dan semua orang yang ada di ruangan itu pun merasa kaget saat melihat wajah asli seorang pria di balik topeng itu
__ADS_1
"Bukan kah dia asisten dari tuan,,,???!!! tanya Rey menggantung
"Dia Radex, Pria yang dulu pernah mencampakkan Hanna demi wanita yang lebih cantik dan kaya" ucap Roy yang membuat semua orang di ruangan itu kaget kecuali Hanna
"Apa,,,??!! Kaget Rey
"Ya mas Rey, dia tak terima saat tau aku akan menikah dengan mu, itu sebab nya ia menculik ku dan memaksa ku untuk membatalkan pernikahan kita, tapi aku tidak mau, sejak awal aku sudah menebak bahwa di balik topeng itu adalah dia, hanya saja di terus menerus menyembunyikan nya dari ku" ucap Hanna
sesaat kemudian...
Rey dan Roy pun segera berlalu untuk membawa Hanna menuju rumah sakit terdekat,,, " Hanna, bertahan lah sayang," ucap Rey yang memangku Hanna bersama nya
Roy yang sedang menyetir, dapat melihat dengan jelas seberapa besar Cinta Rey terhadap adik nya itu, kekhawatiran akan keselamatan Hanna dapat terlihat dengan jelas saat Rey memasrahkan nyawa nya demi berkorban untuk keselamatan Hanna, Beruntung sebelum Itu Roy datang tepat waktu dan menggagalkan aksi radex saat akan menembak Rey,,,
Saat tiba di rumah sakit terdekat, Hanna segera di beri penanganan oleh dokter,, Hanna sangat lemas dan tak berdaya akibat tak ada sedikit pun makanan yang masuk ke perut nya sejak ia pergi bersama Rey hingga ia di culik
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG