CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 45


__ADS_3

"Maksud mu" ujar Roy yang malah bertanya balik


"Maksud ku,,, aku dan ken tumbuh bersama saat Ken mulai tinggal di rumah ku, dulu ayah Ken adalah asisten papa ku, tapi karna ayah nya meninggal akibat mendonorkan hati nya pada papa, akhir nya papa merasa bertanggung jawab atas Ken dan ibu nya, tapi tak lama kemudian ibu Ken juga meninggal akibat sebuah kecelakaan, itu sebabnya Ken jadi merasakan kesedihan yang mendalam hingga ia memilih menyibukkan diri dengan bekerja agar ia tak selalu mengingat orang tua nya yang telah tiada" ujar Rey


Roy manggut² setelah mendengar Cerita dari Rey tentang Ken,,, " aku tidak menyangka, di balik sikap tegas dan dingin nya terdapat sebuah cerita kelam di masa lalu, tapi aku salut dengan Ken, walau pun begitu ia tetap profesional dalam bekerja dan semangat nya dalam menjalani hidup tak pernah luntur walau tanpa adanya orang tua, sama hal nya dengan aku dan juga Hanna, kami sama² hidup tanpa orang tua dan bahkan tak ada yang mendampingi sedikit pun untuk menyemangati, kami sama² berjuang sendirian, hanya saja beda nya, aku menjalani bisnis peninggalan ayah ku sedangkan Hanna menjalani bisnis hasil keringat nya sendiri" jelas Roy


Di saat yang bersamaan Hanna datang membawa tiga gelas kopi di temani bi Minah yang membawakan beberapa cemilan,


"Bang Roy, mas Rey ini kopi nya di minum dulu" ucap Hanna lalu meletakkan tiga gelas kopi di atas meja dan di iringi bi Minah yang meletakkan cemilan nya juga

__ADS_1


Rey dan Roy pun mengambil gelas kopi mereka masing² dan meminum nya, setelah Roy meletakkan kembali gelas nya dan melihat kearah Hanna yang duduk di samping Rey,,,


"Hanna, Abang mau ngomong sama kamu, Bi minah juga tolong tetap di sini sebentar" ucap Rey membuka suara,,, bi Minah pun juga menuruti perintah Roy pada nya


Roy terdiam sesaat menunggu reaksi dari Hanna ,,, "Bang, sebenarnya apa yang terjadi, dari mana kau mendapat kan semua bukti itu dan menunjukan bahwa aku adalah Anna adik mu yang hilang,,,??? tanya Hanna beruntun


Roy menarik nafas dalam-dalam dan perlahan ia hembuskan kembali,,, "Dulu saat kita berada di satu sekolah, sekilas aku melihat wajah mu sangat mirip dengan Anna kecil dan almarhum ibu, tapi saat itu aku tidak yakin karna yang ku pikir di dunia ini banyak yang memiliki kemiripan meskipun tidak sedarah, tapi setelah bertahun-tahun aku mengenal mu hingga aku bekerja menjadi asisten pribadi mu, dari situ lah aku mulai yakin bahwa kau adalah Anna, sejak saat itu aku berusaha mencari kebenaran dan mengumpulkan semua bukti² yang menunjukan kau adalah adik ku, dan aku juga tau, bahwa setelah kecelakaan itu kau mengalami amnesia dan kehilangan sebagian dari ingatan mu secara permanen, dari situlah aku mengerti mengapa kau tak mengenal ku dan juga tak tau siapa dan di mana keluarga mu karna yang kau ingat hanya almarhum ibu,,,,


"Jadi,,,???? ucap Hanna lagi sambil melihat ke arah bi Minah

__ADS_1


"Ya,,, bi minah adalah adik dari almarhum ayah, aku sengaja menjemput nya di kampung untuk menjadi ART di rumah mu, aku juga yang memintanya untuk selalu menjagamu dikala aku tidak bersama mu, dulu sewaktu keluarga kita masih utuh dan tinggal di kampung bersama, bi Minah lah yang sering merawat mu saat ibu bepergian, bi minah tidak bisa punya anak, itu sebab nya ia menganggap aku dan kamu sebagai anak nya" jelas Roy lagi


Sementara Rey hanya fokus menjadi pendengar saja


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2