CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 60


__ADS_3

Saat sudah tiba di rumah, Rey mendorong kursi roda Hanna menuju lantai dua di mana kamar Hanna terletak, sementara Roy sudah meminta pada bi Ita agar menyiap kan kamar untuk Hanna,,,


"Bang Roy, aku lupa menelpon metta dan memberi tau nya tentang ini, tapi tak apa lah, toh besok aku akan turun bekerja " ucap Hanna saat sudah berada di tempat tidur


"Abang sudah beritahu dia tentang apa yang terjadi sama kamu, kamu tenang saja jangan memikirkan masalah pekerjaan dulu, tetap fokus pada kesehatan mu dulu" sahut Roy


"Lagian Hanna tadi nya cuma lemas doang kok, gak sakit parah juga, luka-luka juga enggak, bang Roy sama mas Rey aja yang lebay, Hanna pake acara di rawat pula" ujar Hanna kesal karna tak di ijin kan turun bekerja


Rey dan Roy saling tatap seolah memberi isyarat kepada satu sama lain, Mereka tau kalau Hanna memang kadang sedikit keras kepala, apalagi jika menyangkut pekerjaan nya,,,


"Sayang,,, Roy benar, kamu harus benar-benar pulih dulu nanti kalo udah pulih baru kamu kerja lagi, lagian kan ada metta dan Dika (Sekretaris baru) yang handle di kantor, juga hanya beberapa hari saja sampai kamu pulih" ucap Rey yang mencoba memberi pengertian kepada Hanna


"Satu hari saja, setelah itu aku akan ke kantor" Keputusan Hanna tanpa bisa di ganggu gugat lagi

__ADS_1


Rey dan Roy hanya bisa pasrah pada apa yang menjadi kemauan Hanna, setelah memastikan Hanna Beristirahat dengan tenang dan nyaman, Rey dan Roy pun keluar dari kamar nya dan menuju ruang tengah dan duduk di sofa yang tersedia di ruangan itu,,,


Saat melihat Rey menuju ruang tengah bersama Roy, bi Ita datang menghampiri keduanya " Tuan Rey, di luar ada Perempuan cantik, katanya dia orang kantor tuan Rey dan mau bertemu" ucap bi Ita


"Bibi tau nama nya siapa,,,?? tanya Rey lagi


"Maaf tuan, saya gak tau, tadi saya gak nanyain nama nya" ucap bi Ita


Rey pun keluar dari rumah Hanna untuk menemui seorang wanita yang kata nya adalah orang kantor nya itu, sementara Roy hanya diam duduk bersandar di sebuah sofa yang cukup besar dan mpuk di ruang tengah itu... "Den Roy mau minum apa, biar bibi buat kan" tanya bi Ita


"Buat kan aku kopi saja bi" ujar Roy


Saat bi Ita ingin menuju dapur hendak membuatkan kopi untuk Roy, tiba-tiba ia berhenti dan menoleh ke arah Roy kembali "Tapi tuan Rey mau di bikin kan minum apa den, saya gak tau apa yang dia suka, biasa nya bi Minah yang buat kan untuk nya" ujar bi Ita lagi

__ADS_1


"Sama kan saja bi, lagian Rey orang nya gak pilih-pilih kok" sahut Roy dengan mata yang terpejam melepas penat


"Baik lah, kalo gitu bibi permisi ke belakang dulu"


Bi Ita pun berlalu menuju dapur untuk membuat kan minum untuk tuan nya itu, sementara di dapur, bi Minah sedang memasak bubur untuk Hanna dan membuat kan beberapa ramuan herbal (jamu) yang biasa ia buat untuk memulih kan stamina dan menyehatkan badan,,, Hanna sudah terbiasa jika apa-apa selalu minta di buat kan ramuan herbal oleh Bi Minah, karna selain rasa nya enak, ramuan herbal juga terbuat dari bahan yang alami jadi tidak takut ada efek samping yang membahayakan.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2