CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 16


__ADS_3

"Hahh,,, udah siang ya, maaf aku tadi terlalu lelap jadi nya gak sadar kalo mas Rey udah di sini" ucap Hanna


"Ya sudah gak papa, mandi gih sana, terus kita makan siang di luar" ujar Rey


"Ya udah mas Rey tunggu aja, aku mau mandi dulu" ujar Hanna berlalu ke kamar mandi


Tanpa ia sadari bahwa ia tak membawa handuk atau pakaian ganti apapun


Setelah 10 menit berlalu akhirnya Hanna selesai dengan acara mandi nya


"Eh, astaga aku lupa bawa handuk sama baju ganti lagi, Mana di luar ada Mas Rey lagi, Malu aku kalo harus minta bantuan dia" gumam Hanna


Lama ia berfikir dan tak menemukan cara apapun,


" Duh gimana dong, Masa iya harus nunggu di sini,, mau sampai kapan bisa² beku kedinginan aku kalo kaya gini" gumam Hanna


Tapi sebelum Hanna meminta bantuan, Rey lebih dulu memanggil Hanna karena takut terjadi apa-apa, pasal nya sudah hampir 1 jam Hanna di dalam kamar mandi namun sampai saat ini masih belum keluar, sedangkan suara gemercik air pun sudah tak terdengar lagi...

__ADS_1


"Sayang,,,, Hanna apa kau baik baik saja,,,??? Tanya Rey sembari mengetuk pintu kamar mandi


Hanna yang mendengar itu pun jadi serba salah, dan sekarang ia sudah tidak ada pilihan lain lagi kecuali minta bantuan pada Rey...


"I iya mas,,, Eemm aku boleh minta bantuan sama mas Rey gak,,,??? tanya Hanna setengah berteriak dari dalam


Rey panik saat mendengar Hanna bilang ingin minta bantuan nya


"Kamu baik² saja kan Han, kamu mau minta tolong apa, Cepet buka pintu nya" panik Rey


"Gak kok, aku baik² aja, aku cuma mau minta tolong ambil kan handuk aja, soal nya tadi aku lupa bawa"


"Sayang ini handuk nya" ujar Rey dari luar pintu


Hanna hanya membuka sedikit pintu kamar mandi dan mengulurkan tangan nya untuk mengambil handuk dari Rey


****

__ADS_1


Setelah beberapa saat drama handuk pun sudah selesai, kini Hanna dan Rey sedang dalam perjalanan menuju Restoran XX untuk makan siang,


"Sayang, Aku boleh nanya sesuatu gak,,," ucap Rey ragu²


"Boleh, nanya apa mas" ucap Hanna


"Tapi sebelum nya kamu jangan marah ya,,, Setau aku kamu kan anak tunggal yatim piatu tapi kenapa kemarin kamu bilang kalo Roy itu Abang kamu,,,"


"Oh itu, aku sama bang Roy cuma sebatas adik Kaka angkat saja, Kami sudah saling mengenal dan berteman baik sejak dari bangku SMP dan kalo bukan karna dia, mungkin aku gak akan bisa sukses seperti sekarang, dia sudah banyak berkorban untuk ku,,,,


Ucapan Hanna tiba² terhenti saat Mobil yang membawa mereka sudah sampai di Restoran yang mereka tuju untuk makan siang


Saat memasuki Restoran itu, Rey mengajak Hanna duduk di kursi yang agak jauh dari orang², sebenarnya Rey sendiri adalah tamu VIP restoran itu, namun Hanna tak ingin di perlakukan istimewa meskipun ia sendiri adalah CEO sekaligus pemilik PT HANNA GRUP namun kebiasaan hidup sederhana yang ia jalani membuat ia terbiasa dengan segala sesuatu yang apa adanya, tak heran jika banyak yang menyukai dan menyayangi nya karna ketidak sombongan nya, Menurut Hanna sekalipun makan hanya di pinggir jalan saja tak masalah yang penting bisa membuat kenyang, dulu saat ia hidup susah, makan sekali sehari pun sudah bersyukur.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2