CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 108


__ADS_3

Sore harinya,,,,


Hanna di temani bi ines dan juga Mimi (Art baru ) tengah mempersiapkan beberapa menu istimewa untuk acara makan malam bersama nanti,,, sebenarnya rencana makan malam bersama dan mengundang beberapa anggota keluarga inti itu sudah di rencanakan sejak hari di mana Hanna dan Rey mengetahui kabar gembira tentang kehamilan nya, namun rencana itu terpaksa di tunda karna jadwal kantor Rey sangat padat sehingga Rey tak ada waktu untuk istirahat,,,


Hingga hari ini Rey mendapatkan kesempatan untuk menjalankan rencana nya bersama Hanna untuk memberikan kejutan pada seluruh keluarga dengan memberi tahu kan kabar bahagia tentang kehamilan Hanna ,,,,


_____


"Mimi,,, kamu bantu ines untuk nyiapin ini di meja makan ya, aku mau mandi dan siap-siap dulu,,,, seperti nya mas Rey juga bentar lagi pulang" ucap Hanna pada Art baru nya,


"Baik nyonya,,," ucap Mimi dengan membungkuk hormat pada majikan nya


Hanna tersenyum dan berlalu meninggal kan dapur setelah lama berkutat dengan peralatan masak dan bumbu-bumbu,,, kini ia ingin segera membersihkan diri nya setelah sampai di kamar nya,,,


"Aku harus cepat mandi sebelum mas Rey datang,, kalo gak dia bakal marah kalau tau aku habis masak-masak,,, lagian kan cuma masak,,, kenapa juga harus di kekang seperti ini, rasanya aku sudah seperti maling yang menyelinap dan takut ketahuan saja" gumam Hanna saat sudah di kamar mandi...


Saat 20 menit sudah berlalu, Hanna sudah siap dengan dress Merah muda selutut yang melekat di tubuh nya dan terlihat begitu indah dan cantik di lengkapi dengan riasan wajah seadanya dan bibir indah yang hanya di oleskan lipbalm yang tipis,,,

__ADS_1


Hanna berjalan pelan menuruni anak tangga saat ia mendengar suara deru mobil yang memasuki gerbang rumah nya,,,,


"Ah itu pasti mas Rey,,,," gumam Hanna yang sudah menebak kedatangan suaminya


Dan benar saja, saat ia membukakan pintu, muncul lah seorang presiden direktur Reynand Lee dengan setelan jas berwarna abu dan terlihat berwibawa....


Rey tersenyum kala melihat sang istri tercinta yang sudah menunggu kepulangan nya,,,,,


"Assalamualaikum mas,,," ucap Hanna sembari meraih dan mencium tangan sang suami


"Wa'alaikum salam,,,, Ayo masuk" ucap Rey dengan menggandeng pelan tangan hanna


"Mas,,, kamu mandi dulu gih, biar ku buatkan kopi"


"Kau tetap disini, biar ines yang membuatkan kopi untuk ku,,, aku tak mau jika kau sampai bolak-balik menuruni tangga,,,"


Hanna mendesah kecil,,, lagi-lagi ia merasa kesal dengan sikap Rey yang menurut nya terlalu berlebih-lebihan,,,. " Baiklah, terserah kau saja " ucap Hanna yang hanya bisa pasrah...

__ADS_1


Sementara Rey di kamar mandi, tiba-tiba pintu kamar Hanna di ketuk,,,


Tok, tok, tok.


"Krekkk". " ada apa ines,,,??? tanya Hanna


"Permisi Nyonya,,, di bawah tuan Roy dan nyonya metta sudah datang,,," ucap ines


"Oohh, ya sudah kamu boleh pergi, bilang pada bang Roy dan istri nya, aku akan segera turun" ucap Hanna


"Baik nya"


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2