CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 49


__ADS_3

Hari-hari berlalu begitu cepat, Rey dan Hanna telah sepakat akan melangsungkan pertunangan terlebih dahulu, dan hari ini Rey datang ke kediaman Hanna untuk mengajak nya jalan sekalian mengambil cincin yang sudah mereka pesan beberapa hari yang lalu,,,


"Assalamualaikum,, bi Minah, Hanna nya ada,,,??? tanya Rey


"Wa'alaikum salam,, eh nak Rey, Hanna nya ada di kamar, memang nya nak Rey kesini gak ngabarin Hanna dulu ya,,,??? tanya bi Minah heran sebab Rey bertanya tentang keberadaan Hanna


"Hehee,,, gak bi, aku sengaja mau bikin kejutan, aku mau ngajakin Hanna jalan² mumpung hari libur" ucap Rey


"Ya sudah, kalo gitu nak Rey langsung samperin aja ke kamar nya"


"Iya bi, makasih ya" ucap Rey tulus


Saat Rey sudah berada di depan pintu kamar Hanna, perlahan ia membuka pintu agar tak menimbulkan suara yang bisa membuat Hanna mengetahui kedatangan nya, namun saat ekspektasi tak sesuai dengan realita, di saat yang bersamaan Hanna juga membuka pintu hingga terjadi lah....


* Bukkk,,, aduhh,,!!! *


"Auww,,, mas Rey,,,??!! kaget Hanna saat mendapati Rey ada di hadapan nya sambil sesekali mengusap jidat nya yang sakit akibat terbentur dengan dada rey


"Sayang,,, hehee,,, maaf, ku pikir tadi kamu masih tidur makanya aku mau bikin kejutan" ucap Rey dengan senyum nakal nya

__ADS_1


"Kejutan,,,??!! ada-ada aja kamu mas, pagi-pagi mau bikin kejutan,,, udah sana, aku mau keluar sebentar" ujar Hanna


"Mau keluar kemana, padahal aku mau ngajakin kamu jalan-jalan hari ini, sekalian buat ngambil cincin pesanan kita yang udah jadi kemarin, kata Nona Tasya ( pemilik toko ) sudah bisa di ambil" ucap Rey


Hanna terdiam sesaat, kemudian menyetujui untuk pergi bersama Rey,,


Saat di jalan...


"Sayang,, menurut mu, berapa banyak tamu yang harus kita undang untuk acara tunangan kita nanti,,,???! tanya Rey


"Ku pikir lebih baik kita tidak perlu mengundang tamu yang banyak, cukup keluarga inti dan beberapa karyawan kantor saja, lagi pula ini hanya acara pertunangan, jadi tidak perlu berlebihan" ucap Hanna


Rey dan Hanna keluar keluar bersama saat setelah mobil telah terparkir di tempat nya, sebelum ke toko perhiasan yang akan di tuju, Hanna meminta Rey untuk mampir ke sebuah pusat perbelanjaan terbesar di kota itu untuk membeli sesuatu...


saat mereka memasuki pusat perbelanjaan itu, tiba² Hanna ingin ke toilet,,,


"Mas, kamu tunggu dulu ya, aku mau ke toilet sebentar" ucap Hanna


"Aku Temenin"

__ADS_1


"Gak usah, aku bisa sendiri" ucap Hanna sembari berlalu meninggal kan Rey


setelah beberapa lama menunggu, Rey yang mulai gelisah menunggu Hanna yang tak kunjung kembali, sudah hampir dua jam ia menunggu namun Hanna sama sekali tak memunculkan batang hidung nya, Rey pun bergegas menuju toilet untuk memastikan kalau Hanna masih di sana atau tidak, namun saat ia sampai, ia sama sekali tak mendapati Hanna di mana pun, rasa gelisah dan cemas mulai melanda diri nya, beberapa kali ia mencoba menelpon Hanna namun hasilnya nihil, telpon Hanna sama sekali tidak aktif dan hanya suara operator yang selalu menjawab nya...


"Hanna,,, kamu di mana,, kenapa aku telpon tidak bisa menyambung sama sekali" cemas Rey


Di saat yang bersamaan handphone nya pun berbunyi, bergegas Rey mengangkat nya tanpa melihat nama yang tertera di layar ponsel nya itu


"Hallo,,, Hanna,,, sayang kamu di mana,, aku mencari mu sejak tadi tapi...ucapan Rey terhenti saat lawan bicara nya di telpon itu bersuara


"Tuan Rey, ini saya Ken" sahut Ken di seberang telpon


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2