CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir

CEO Cantik Memikat Hati Tuan Presdir
Episode 93


__ADS_3

Satu Minggu kemudian...


Tut,,, Tut,,, Tut,,,


"Halo,, ada apa"


"Metta,, bisakah kita bertemu siang ini,,," tanya Roy


Metta tak langsung menjawab pertanyaan Roy, ia berfikir sejenak dan,,, "Bisa, tentukan saja tempat nya" jawab metta dengan tegas


"Baik, nanti akan aku kirim ke Wathshap mu"


Panggilan pun berakhir dan metta pun meletakkan kembali ponselnya di atas meja,, namu tak lama kemudian ponsel itu kembali berbunyi, tanpa pikir panjang metta langsung mengangkat nya,,,


"Ada apa lagi,,, aku sedang sibuk" ucap metta dengan nada bicara yang sedikit kasar


"Metta,, ini aku Hanna" ucap Hanna di sebrang telpon dan spontan membuat metta menjauhkan sedikit ponsel nya dan melihat nama yang tertera di layar ponsel nya itu,


sungguh betapa cerobohnya metta yang langsung berbicara kasar pada lawan bicaranya di telpon tanpa melihat terlebih dahulu nama yang tertera di sana...


"Bo, bos Hanna, maaf kan saya, saya fikir anda,,,

__ADS_1


"Metta, apa ada masalah di kantor sampai nada bicara mu marah-marah seperti itu,,,?? tanya Hanna yang langsung memotong pembicaraan metta


"Ti, tidak Bos, itu Anu,, Mmm,, aku hanya sedang lapar saja, tadi aku memesan makanan Lewat online tapi kurir itu terus menerus menelpon ku jadi nya aku sedikit kesal oleh nya" ucap metta yang mencoba mencari alasan


"Oohh, hanya itu, ku pikir ada apa"


"Tidak bos, semua baik-baik saja, oh iya, ada apa bos Hanna menelpon saya,,??!! tanya metta


"Aku hanya ingin minta tolong pada mu, tolong cari berkas warna kuning di lemari yang ada di ruangan ku dan berikan pada bang Roy,"


"Baik Bos, memangnya bos kapan pulang dari bulan madu,,?? tanya metta lagi


"Aku dan mas Rey masih dua satu Minggu lagi di sini, memang nya kenapa,,,??


"Oh ya sudah kalau begitu aku tutup telpon nya ya "


panggilan pun berakhir


sementara Rey dan Hanna saat ini sedang berada di salah satu restoran mewah yang berada di Paris,,,


"Mas, besok kita jalan-jalan lagi ya, aku udah lama gak ngerasain liburan kaya gini, aku pengen puas-puasin dulu sebelum kita pulang" ucap Hanna pada sang suami

__ADS_1


"Nanti kamu kecapekan loh, Kalo jalan-jalan terus, kita kan kesini buat bulan madu sayang, bukan buat jalan-jalan aja" sahut Rey yang sambil sesekali menyuapkan makanan ke mulut nya


"Hehee, iya sih kita kesini buat bulan madu, tapi kan aku gak mau rugi juga, kita udah jauh-jauh datang kesini masa cuma diam di kamar hotel terus"


"Iya deh, terserah kamu aja, apapun yang bikin istri ku ini bahagia, aku bakal nurutin aja" ucap Rey sembari tersenyum


Hanna juga membalas senyuman suaminya itu dengan sebuah ciuman yang mendarat di pipi kanan Rey,


"Eh, kok cuma di pipi doang,," tanya Rey yang tak terima


"Untuk saat ini cukup di pipi saja, kalau mau lebih bukan di sini tempat nya" ucap Hanna santai dan kembali menyantap makanan nya


"Oh gitu ya, ya sudah kalau gitu sekarang kita balik ke hotel aja" ujar Rey yang langsung menarik tangan Hanna keluar dari restoran...


Hanna hanya bisa pasrah dengan perlakuan suaminya itu,,, ia benar-benar tidak habis pikir, suami nya itu sama sekali tak kenal lelah jika menyangkut urusan ranjang.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2