
"Hm,, anda terlalu memuji tuan Ragil" ucap Hanna dengan di sertai senyuman
Rey tersenyum saat mendengar pujian orang lain terhadap kekasihnya itu, sebenarnya dalam hati ia juga sangat ingin memuji Hanna secara langsung, Ia benar² merasa bangga bisa memiliki seorang kekasih sebaik dan secantik Hanna, segalanya yang ia cari ada pada diri Hanna, walau pun sebenarnya ia juga tak mengharapkan Harta dan kekayaan Hanna, karna yang ia cari adalah ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan sebuah hubungan, Hanna adalah wanita yang kuat, penyabar, penyayang, baik, dan memiliki sopan santun terhadap yang lebih tua dari nya, itu sebab nya Rey merasa yakin bahwa Hanna adalah pilihan yang tepat untuk menjadi pendamping hidup nya,,,
Acara berlangsung dengan penuh hikmat, semua berjalan lancar dan meriah tanpa kendala sedikit pun, hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat, saat Roy dan Hanna akan segera pulang,,,
"Sayang, biar aku yang mengantar mu" ucap Rey pada Hanna
"Gak usah mas, aku pulang sama bang roy aja" ucap Hanna
"Ga papa, Roy juga bisa ikut satu mobil dengan kita, lagi pula arah jalan pulang kita sama, kau dan Roy pulang kerumah mu dan aku pulang ke mansion agar bisa istirahat lebih nyenyak di sana" ucap Rey
__ADS_1
"Ya sudah,,, sekarang lebih baik kita segera berangkat, hari sudah semakin malam" ucap Roy melerai,
Mereka pun memasuki mobil dan berlalu dari gedung tempat pesta yang sudah selesai itu .. saat tiba di rumah....
"Mas Rey mau mampir dulu,,,??? tawar Hanna
Sejenak Rey berpikir, "Hm, baik lah, aku akan mampir sebentar untuk mencicipi kopi buatan calon istri ku yang cantik ini" ucap Rey dengan senyuman
Roy melengos saat mendengar kata² gombal dari mulut Rey yang menurut nya sudah berubah menjadi bucin pada adik nya itu "Ya ya ya,,,, beginilah nasib sang jomblo sejati, setiap Hari hanya di suguhkan dengan pemandangan sepasang kekasih yang bucin " ucap Roy sembari berlalu meninggalkan sepasang kekasih itu
"Huhh,,,, malam ini sangat melelahkan sekali" ucap Rey saat duduk
__ADS_1
"Ya kau benar, aku yang bukan punya acara saja sudah cukup lelah, apalagi kau yang tuan rumah nya,,, Btw, pangkat ku dan Ken sama² asisten tapi kelihatan nya Ken itu seperti bukan manusia" ucap Rey
"Maksud mu,,,??? tanya Rey bingung
"Maksud ku, asisten Ken itu seperti bukan manusia pada umum nya yang mudah lelah, karna yang aku lihat dia sudah bekerja dengan sangat ekstra tapi sedikit pun aku tak melihat nya kelelahan, itu semua karna dia memang rajin atau mungkin karna dia takut dengan mu,,,??? ucap Roy
"Hahaaaa,,, Roy, Roy ,, kau ini ada ada saja, Ken itu memang pekerja keras, sebenarnya dia itu hanya sengaja menyibukkan diri dengan alasan agar ia tak mudah larut dalam semua masalah yang ia hadapi, aku mengenal nya sejak dari kecil, kami tumbuh bersama dan saling support satu sama lain, jadi dia tak mungkin bekerja dengan ku hanya karna takut" jelas Rey.
.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG