
Naya menyentuh kaki nya yang tadi terkilir "Kaki gue masih sakit, gimana gue nanti jalannya" gerutu Naya.
"Kaki lo masih sakit, nanti gue bantu jalannya."
"Bagaimana caranya" tanya Naya kebingungan.
"Nanti gue akan gendong lo" jawab Leon enteng.
"What!Lo gendong gue.Yang bener lo, emang lo sanggup.Trus tas gue dan lo bagaimana, siapa yang bawain?" tanya Naya.
"Nanti ada orang yang bawa tas lo dan tas gue" jawab Leon.
"Emang lo sanggup gendong gue" tanya Naya sekali lagi.
"Gue sanggup, toh badan lo ringan juga" sindir Leon.
"Jadi lo kita badan gue gendut apa" tegas Naya.
"Bisa jadi" jawabnya enteng.
"Leon, dasar lo..." Naya kesal sambil melipatkan tangannya di dada.
"Haha, canda kali" tawa Leon.
"Dasar lo" umpat Naya.
Naya mengambil handphonenya dan memainkannya, untuk menghilangkan kekesalannya pada Leon.
"Lo ngapain" tanya Leon.
"Gue buka medsos gue, mank napa."
"Mana tau lo lihat film yang tadi lagi." ucap Leon.
"Ehh!Gue cuman nonton ya, bukan ngelakuin" balas Naya.
"Tadi lo ngelakuinnya dengan gue.".
Blush
__ADS_1
Wajah Naya mendadak berubah memerah bak udang rebus.Karna mengingat kejadian yang terjadi antara dia dan Leon.
"Muka lo udah merah tuh" mencongkel pipinya Naya.
"Kan tadi lo yang mulai" jawab Naya dengan gugup.
"Lo lucu banget sih Nay, kalo lagi gugup gitu." kata Leon sambil tertawa.
"Gak lucu tau" kesal Naya.
Tiba-tiba ada notifikasi masuk di hpnya Naya.
"Siapa yang chat sih di WhatsApp" gumam Naya sambil membuka WhatsAppnya.
"Ehh, ini Aldo.Ngapain dia chat gue" batin Naya.
Naya membuka isi chatnya dengan Aldo.
Aldo:
Nay, lo kenapa pindah sekolah sih.Gue nyari lo kemana-mana tau.
Naya:
Aldo:
Lo bilang dulu kek ama gue Nay.Biar gue ngadain acara ucapan perpisahan ama lo.
Naya:
Kagak lucu tau, Al.Tapi kapan-kapan deh kalo lo mau ngadain perpisahan ama gue.Eh, gimana teman-teman disana.
Aldo:
Pada heboh Nay karna lo pindah.Apalagi para cowok-cowok yang gebet lo pada patah hati mereka semua.
Naya:
Kasihan banget mereka sih.
__ADS_1
Naya tersenyum geli melihat chat mereka.
Aldo:
Udah ya, Nay kapan-kapan kita chat lagi.
Naya:
Wongkeh Al.
Setelah Naga chat dengan Aldo, Naya asik membuka sosmednya dan tersenyum sendiri karna melihat isi berandanya.
"Sama siapa tadi lo chat, sampai tersenyum gitu" tanya Leon datar.
"Gue chat ama teman gue di SMA Nusantara" jawab Naya tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.
"Teman lo cewek apa cowok."
"Cowok" jawab Naya singkat.
Seketika ekspresi Leon berubah menjadi kesal "Yang chat lo itu pacar lo" tanyanya.
"Kagak tunangan gue yang chat" jawab Naya.
"Apa!Tunangan?!Sejak kapan lo punya tunangan" tanya Leon dengan nada tinggi.
"Canda kali, Leon.Mana mungkin gue punya tunangan, gue aja masih sekolah.Lo kenapa sih marah-marah" ucap Naya sambil memandangi Leon yang kelihatan marah.
Leon bernapas lega, ternyata Naya cuman bercanda.
"Lo kenapa sih, tadi itu cuman candaan gue.Ya kali gue bertunangan secepat ini" ujar Naya.
"Kalo lo bercanda, lihat-lihat situasi" balas Leon.
"Emank kenapa kalo gue dah tunangan.Memang ada masalah" tanya Naya.
"Gak boleh.Gak boleh ada yang tunangan dengan lo." tegas Leon.
"Napa emangnya."
__ADS_1
"Lo gak boleh tau mengapa."
"Hmph, dasar aneh." memalingkan mukanya.